Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Direktur PT Hotel Sahid Jaya Internasional Tbk Hariyadi B Sukamdi, mengaku perusahaannya masih bertahan meski di tengah gempuran pandemi covid-19.
"Kalau (hotel) saya masih di tengah kota begini masih bisa bertahan. Kalau yang berat itu yang enggak ada harapnnya dalam waktu dekat biasanya di daerah-daerah," kata Hariyadi pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Hotel Sahid Internasional, Senin (24/8).
Ia mencontohkan wilayah Bali terimbas parah lantaran jumlah wisatawan yang menjadi andalan perekonomiannya itu turun signifikan oleh adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
"Bali itu babak belur karena tergantung pada wisatawan. Wisatawan domestiknya 10 juta sedangkan wisatawan asing 6,2 juta orang, kalau kondisi seperti ini benar-benar parah banget," katanya.
Baca juga: Bisnis Hotel Terdampak Pandemi, Sahid Group Jual Lele Beku
Ia mengatakan pihaknya masih bisa bertahan meski penurunan terjadi di bulan Maret hingga Juni 2020. Bahkan Hariyadi mengatakan saat itu jumlah penginap turun drastis menjadi 5 kamar saja per harinya.
"Sebelumya parah, satu hari terisi 5 kamar. Sekarang terisi rata-rata 50 kamar per hari, tapi itu juga sangat jauh sekali kalau dibandingkan kamar 600 yang ada," lanjutnya.
Ia menambahkan, pada bulan April masih bisa tertolong karena menjadi penginapan tenaga medis yang mana saat itu terisi 100 kamar. Meski begitu ia mengatakan tidak ingin hotel menjadi klaster baru klaster baru penyebaran covid-19.
"Dari PSBB transisi hingga saat ini, Alhamdulillah ada peningkatan. Jangan sampai ada kluster baru, jangan sampai lah amit-amit, karena kita juga ada meeting antara 50-100 orang sudah mulai ada, weeding juga sudah mulai jalan, mudah-mudahan ini pertanda baik. Tapi kalau bilang prospeknya gimana saya masih butuh perkembangan," katanya. (A-2)
Direktur Utama PT AI Indonesia Sony Subrata meyakini bahwa teknologi AI dapat diterapkan secara nyata untuk memenuhi kebutuhan sektor pariwisata Indonesia.
Swiss-Belhotel Pondok Indah mempersembahkan perayaan Imlek yang akan berlangsung pada Selasa (17/2), di Swiss-Café Restaurant, mulai pukul 18.00 hingga 21.00 WIB.
Selain menu Timur Tengah, Neo+ Airport Jakarta tetap menyediakan hidangan favorit Nusantara dan Barat untuk memberikan variasi rasa yang lengkap.
Seluruh keseruan dan daya tarik tahun baru Imlek dapat dinikmati di Novotel Tangerang. Selain menyajikan hidangan khas Negeri Tirai Bambu, terdapat atraksi Barongsai hingga Kungfu Tea Master.
WINR resmi menggandeng Artotel Group untuk mengelola tiga proyek hotel di Kota Batam. Kerja sama ini menjadi bagian dari strategi Perseroan
Sebagai bagian dari ARTOTEL Group yang mengusung konsep art, lifestyle, and experiential hospitality, De Braga by ARTOTEL terus mengembangkan pendekatan kreatif.
Thomas Djiwandono mengusulkan agar pemerintah dan bank sentral meninggalkan skema burden sharing yang diterapkan pada masa pandemi covid-19.
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved