Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH ekonomi Singapura yang mengalami resesi parah di triwulan II 2020 yakni terkontraksi hingga 41,2 persen, kemungkinan tersebut besar kemungkinan terjadi di tengah pandemi covid saat ini, dan bisa saja terjadi pada Indonesia. Namun hal tersebut merupakan hal buruk.
Menurut Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Piter Abdullah, resesi bukan sesuatu yang harus dikhawatirkan, karena hal tersebut merupakan kenormalan baru ditengah wabah covid. Hampir semua negara mengalami atau akan terkena resesi.
"Resesi tidak perlu terlalu dikhawatirkan, yang terpenting adalah tidak terjatuh ke jurang krisis dimana dunia usaha dan sektor keuangan sudah terlanjur kolaps," kata Piter saat dihubungi, Jumat (17/7).
Menurutnya, selama wabah covid masih berlangsung memang sulit berharap konsumsi investasi dan ekspor tetap tumbuh tinggi mendorong pertumbuhan ekonomi.
"Investasi baik Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) pasti akan melambat atau bahkan kontraksi karena wabah membatasi ruang gerak tidak saja arus barang dan orang, tetapi juga arus uang. Konsumsi masyarakat turun demikian juga dengan minat investasi," ujar Piter.
Hal ini menyebabkan tingkat penjualan yang anjlok, produksi tidak bergerak, imbasnya tidak ada kebutuhan investasi baru. Dengan konsumsi dan investasi turun drastis. Pertumbuhan ekonomi sudah pasti mengalami kontraksi.
Piter menilai kebijakan yang dilakukan pemerintah sudah on the track untuk mengatasi perlambatan tersebut. Selain itu menahan agar kontraksi tersebut tidak terlalu dalam.
"Dunia usaha bisa tetap bertahan dan sektor keuangan ttp stabil. Sehingga dengan demikian ketika wabah berlalu ekonomi dapat recovery. Itu yang Lebih penting dan jadi fokus pemerintah," jelasnya.
Sebelumnya, Bank Dunia memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2020 tidak akan tumbuh atau bertengger di angka 0%. (OL-4)
Kesepakatan besar ini diresmikan dalam ajang US-Indonesia Business Summit 2026 yang berlangsung di Washington D.C., Rabu (18/2) waktu setempat.
Harga emas global dan Antam turun pada 17 Februari 2026. Prediksi untuk Rabu, 18 Februari, diperkirakan stabil atau berpotensi rebound tipis dengan harga Antam Rp2,96–3,05 juta per gram.
Firman Soebagyo kritik impor garam Australia dan nilai pemerintah lemah lindungi petani lokal. Komisi IV DPR desak bangun industri garam nasional.
Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan kekhawatirannya terhadap adanya pihak-pihak tertentu yang dinilai berupaya melemahkan Indonesia dan menghambat langkah bangsa.
Pemprov DKI Jakarta memprediksi lonjakan kebutuhan pangan jelang Ramadan dan Idulfitri 2026, terutama telur ayam, daging, bawang merah, dan minyak goreng.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan nasional surplus dan aman hingga Idulfitri 2026.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved