Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK BRI terus meningkatkan peran aktif dalam mendukung aktivitas dan produktivitas pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di situasi Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).
Dukungan Bank BRI kepada UMKM diwujudkan dengan ikut aktif dalam Gerakan Pakai Masker (GPM) yang dibentuk untuk menyalurkan bantuan masker gratis kepada pedagang pasar tradisional dan masyarakat (konsumen) yang berbelanja di pasar tradisional.
GPM sendiri berdiri dibawah naungan Perkumpulan Semua Peduli Bangsa (PSPB) yang diketuai oleh Sigit Pramono. Dalam organisasi tersebut terdapat para bankir senior, pelaku industri keuangan, profesional, maupun tokoh-tokoh Nasional. Gerakan ini secara virtual diresmikan di pasar Tanah Tinggi, Kota Tangerang, Provinsi Banten pada Sabtu (27/6).
Dalam sinergi ini Bank BRI ikut menyalurkan bantuan masker gratis kepada pedagang pasar tradisional dan masyarakat (konsumen) yang berbelanja di pasar tradisional baik mitra binaan Bank BRI maupun pedagang pasar yang tergabung dalam Asosiasi Pasar Tradisonal Indonesia (Asparindo).
Sebagai Bank yang memiliki komitmen terhadap pengembangan UMKM, BRI memiliki perhatian lebih terhadap keberlangsungan usaha para pelaku UMKM yang berada di pasar yang mana mereka adalah bagian dari penggerak ekonomi nasional.
“Kami menyambut baik sinergi ini. Keselamatan masyarakat adalah yang utama (people’s first) sehingga kami terus mendorong para pedagang untuk selalu aware dengan protokol kesehatan yang memadai untuk keselamatan bersama,” ungkap Handayani, Direktur Konsumer Bank BRI.
Pada tahap pertama penyaluran masker dilakukan di pasar-pasar tradisional di Jabodetabek dan selanjutnya akan dilakukan di pasar-pasar tradisional di seluruh Indonesia.
Bank BRI memanfaatkan keberadaan Agen BRILink yang tersebar di setiap wilayah untuk memastikan bantuan masker dapat tersalurkan langsung ke para pedagang pasar. Selain itu, Agen BRILink juga melakukan sosialisasi tentang penggunaan masker.
Sebelumnya, Bank BRI melalui program BRI Peduli Penanganan Covid-19 telah menyalurkan 1 juta masker gratis bagi para pedagang pasar tradisional. Penyaluran dilakukan melalui kantor-kantor cabang dan unit kerja di setiap wilayah di seluruh Indonesia.
"Masker yang diberikan merupakan masker dengan spesifikasi bahan kain yang nyaman digunakan oleh pedagang pasar atau para pelaku usaha," ujar Handayani.
Bank BRI juga bekerja sama para pelaku usaha konveksi di wilayah-wilayah setempat atau para mitra binaan untuk memproduksi masker sehingga dapat mendorong produktivitas dan keberlangsungan usaha di tengah pandemi.
"Bank BRI yang memiliki komitmen untuk fokus terhadap pemberdayaan UMKM di Indonesia tidak tinggal diam melihat kondisi saat ini. Perseroan telah mengimplementasikan berbagai strategi dalam rangka mendukung pemerintah menyelamatkan UMKM," jelasnya.
Handayani menegaskan, BRI akan terus meningkatkan peran aktif dalam mendukung aktivitas pelaku UMKM dalam rangka mendukung upaya pemerintah untuk menumbuhkan kembali perekonomian nasional. (OL-09)
Menurut Niti, tanpa adanya insentif, khususnya untuk mobil listrik, harga kendaraan listrik akan melonjak dan berisiko menurunkan daya beli konsumen.
Di tengah perubahan perilaku konsumen yang kian serba cepat dan berbasis lokasi, perusahaan-perusahaan di Indonesia menghadapi tantangan baru.
Kemendag terus melakukan pengawasan terhadap distribusi barang kebutuhan pokok Minyakita jelang Nataru
PEMILIHAN rumah sakit rujukan dengan standar dan komitmen layanan terbaik yang sama dengan perusahaan asuransi menjadi salah satu penentu kualitas layanan kepada peserta.
KESADARAN masyarakat Indonesia sebagai pasar Muslim terbesar di dunia terhadap pentingnya memilih produk kesehatan yang bersertifikasi halal terus menguat.
Prinsip shared responsibility mengingatkan bahwa prinsip keberlanjutan hanya bisa tercapai jika semua pihak berperan aktif.
PT Bank Negara Indonesia (BNI) dinilai berada pada posisi yang lebih siap memasuki 2026 dibandingkan bank-bank besar lainnya.
Menurut Pramono, pencatatan saham Bank Jakarta di BEI tidak hanya akan meningkatkan kepercayaan publik, tetapi juga mendorong profesionalisme perusahaan.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku telah menarik dana pemerintah sebesar Rp75 triliun dari total penempatan Rp276 triliun Saldo Anggaran Lebih (SAL) di sistem perbankan.
MANTAN Kepala PPATK Yunus Husein menilai pemajangan uang tunai hasil rampasan kasus korupsi dan sitaan negara oleh aparat penegak hukum tidak diperlukan dan cenderung tidak efisien.
PERUBAHAN status Bank Syariah Indonesia (BSI) menjadi persero dinilai memperkuat posisi bank tersebut, terutama dari sisi kredibilitas dan persepsi keamanan.
Bank Indonesia (BI) menyebut penurunan suku bunga kredit perbankan cenderung lebih lambat. Karena itu, BI memandang penurunan suku bunga kredit perbankan perlu terus didorong.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved