Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA minyak anjlok lebih dari lima persen atau lebih dari dua dolar per barel pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), setelah penyimpanan minyak mentah AS mencapai rekor lain dan kasus-kasus virus korona rebound di negara-negara seperti Jerman dan melonjak di daerah padat penduduk di Amerika Serikat.
Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus merosot US$2,36 atau 5,8% menjadi menetap pada US$38,0 per barel. Sementara itu, minyak mentah Brent untuk pengiriman Agustus merosot US$2,32 atau 5,4% menjadi ditutup pada US$40,31 per barel.
Amerika Serikat mengalami peningkatan infeksi terbesar kedua sejak pandemi dimulai. Infeksi yang meningkat di sana dan juga di Tiongkok, Amerika Latin, dan India telah membuat para investor ngeri dan menekan harga minyak.
"Pasar memberi sinyal bahwa jika tidak mendapatkan kepastian yang terus-menerus bahwa kita bangkit dari gangguan permintaan yang terjadi karena pandemi. Harga minyak yang lebih tinggi benar-benar tidak masuk akal," kata Gene McGillian, wakil presiden riset pasar di Tradition Energy di Stamford, Connecticut.
Baca juga: Emas Turun Dipicu Aksi Ambil Untung
Dolar AS yang lebih kuat, yang bergerak terbalik dengan minyak, dan penurunan dalam ekuitas juga membebani harga.
Persediaan minyak mentah AS membengkak pekan lalu sebesar 1,4 juta barel, melebihi ekspektasi untuk kenaikan 299.000 barel, kata Badan Informasi Energi AS (EIA). Ini menandai rekor kenaikan mingguan ketiga berturut-turut di stok minyak mentah AS .
Dana Moneter Internasional mengatakan pandemi menyebabkan kerusakan ekonomi yang lebih luas dan lebih dalam dari yang diperkirakan, dan pihaknya memangkas perkiraan output ekonomi global 2020 lebih lanjut.
Impor minyak India pada Mei mencapai level terendah sejak Oktober 2011, karena kilang-kilang dengan persediaan minyak mentah yang penuh mengurangi pembelian.
Tiongkok, importir minyak mentah utama dunia, juga diperkirakan akan memperlambat impor pada kuartal ketiga, setelah melakukan rekor pembelian dalam beberapa bulan terakhir. (A-2)
Wakil Pemimpin Perum Bulog Kanca Banyumas, Muhammad Haekal, mengingatkan para pengecer agar mematuhi ketentuan harga sesuai regulasi yang berlaku.
Harga telur ayam yang biasanya Rp 26 ribu per kg menjadi Rp30 ribu per kg, cabai rawit dari biasanya sekitar Rp35 ribu rupiah per kg menjadi Rp90 ribu per kg.
Daging ayam potong dari Rp37 ribu menjadi Rp40 ribu per kg, telur ayam ras menjadi Rp32 ribu per kg, bawang merah Rp45 ribu per kg, cabai merah menjadi Rp70 ribu per kg.
Harga cabai rawit dipatok Rp80 ribu, dari harga sepekan sebelumnya yang masih dalam kisaran Rp50 ribu.
Harga eceran tertinggi (HET) Minyakita ditetapkan sebesar Rp15.700 per liter. Adapun pembelian oleh konsumen akhir dibatasi maksimal 12 liter per orang per hari.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Pasar Kanggraksan, Kota Cirebon, harga cabai rawit merah kini sudah mencapai Rp100 ribu per kilogram dari sebelumnya hanya Rp60 ribu per kilogram.
Masyarakat dihimbau untuk menerapkan protokol kesehatan terutama menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024
Tiongkok, pada Minggu (3/40, melaporkan 13.146 kasus covid-19, tertinggi sejak puncak gelombang pertama lebih dari dua tahun lalu
Pemakaian UPT Asrama Haji di Surabaya sebagai tempat karantina pasien covid-19 menyisakan tagihan sebesar Rp8,6 miliar yang ditujukan pada BNPB.
RSPAD Gatot Soebroto memiliki hospital disaster plan atau sebagai rumah sakit sudah dipersiapkan diri dengan membuat perencanaan untuk mencegah outbreak ketiga.
KETUA Gernas MUI, Lukmanul Hakim mengapresiasi dukungan dari PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) karena telah menyumbangkan 80 tabung oksigen untuk warga terpapar covid-19.
SEBANYAK 5.000 dosis vaksinasi Covid-19 akan diberikan kepada sivitas akademika Universitas Brawijaya (UB) hingga Senin, 9 Agustus 2021.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved