Minggu 03 April 2022, 13:49 WIB

Kasus Baru Bertambah, Tiongkok Hadapi Gelombang Kedua Covid-19

Nur Aivanni | Internasional
Kasus Baru Bertambah, Tiongkok Hadapi Gelombang Kedua Covid-19

Hector RETAMAL / AFP
Seorang warga dan petugas yang pakai APD mengumpulkan makanan dari warga untuk warga lainnya di Kota Shanghai yang berlakukan 'lockdown'.

 

TIONGKOK, pada Minggu (3/40, melaporkan 13.146 kasus covid-19, tertinggi sejak puncak gelombang pertama lebih dari dua tahun lalu, ketika varian omikron yang sangat menular menyebar ke lebih dari sejumlah provinsi.

"Ada 1.455 pasien dengan gejala, 11.691 kasus tanpa gejala dan tidak ada kematian baru yang dilaporkan," kata Komisi Kesehatan Nasional dalam sebuah pernyataan.

Di pusat keuangan Tiongkok, Shanghai, pusat wabah covid paling parah di negara itu, hampir semua dari 25 juta penduduknya berada di bawah perintah tinggal di rumah pada Sabtu ketika para pejabat bergegas untuk mengekang penyebaran penyakit.

Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Shanghai Lakukan Lockdown Lebih Luas

Pada Minggu (3/4), kota itu memiliki lebih dari 8.200 kasus lokal - hampir 70% dari total nasional, yang relatif rendah menurut standar global.

Pembatasan di Shanghai mengancam akan mengganggu rantai pasokan, dengan raksasa pengiriman Maersk mengatakan pada Jumat bahwa beberapa depot di kota tetap ditutup dan layanan truk kemungkinan akan terpukul lebih lanjut karena penguncian.

Kemarahan meningkat di antara penduduk Shanghai atas penguncian yang awalnya diumumkan hanya selama empat hari untuk menguji kota secara massal, tetapi sekarang tampaknya akan berlanjut hingga akhir minggu depan atau lebih lama. (AFP/Nur/OL-09)

Baca Juga

AFP/Bryan R. Smith

DPR AS Setujui UU Pembatasan Senjata Api

👤Cahya Mulyana 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 09:47 WIB
UU yang menunggu ditandangani Biden ini telah mengatur sejumlah syarat kepemilikan senjata. Misalnya terdapat pemeriksaan riwayat kriminal...
AFP/MANDEL NGAN

PBB Sebut Keputusan MA AS yang Hapus Hak Aborsi Pukulan bagi HAM

👤Basuki Eka Purnama 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 07:30 WIB
"Akses untuk mendapatkan aborsi yang aman, legal dan efektif ada dalam hukum hak asasi internasional dan merupakan dasar pada hak...
AFP/David McNew/Getty Images

Mahkamah Agung AS Cabut Hak untuk Lakukan Aborsi

👤Basuki Eka Purnama 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 05:45 WIB
"UUD tidak menjamin hak untuk melakukan aborsi. Hak untuk mengatur masalah aborsi dikembalikan kepada warga dan perwakilan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya