Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH akan memberi insentif kepada petani dan nelayan karena dinilai berkontribusi besar dan berperan sangat strategis menjaga produksi bahan pangan di masa pandemi covid-19.
Pemerintah telah mendata 2,7 juta petani dan 1 juta nelayan ser ta petambak yang masuk golongan miskin. “Mereka akan diberikan bantuan sosial berupa paket sembako, uang tunai, serta subsidi tarif listrik,” kata Presiden Joko Widodo saat memimpin rapat terbatas, kemarin.
Menurut Presiden, ada beberapa skema yang digunakan untuk membantu para pejuang pangan tersebut. Pertama, melalui program jaring pengaman sosial. “Tujuan utama program ini untuk meringankan beban biaya konsumsi rumah tangga dari petani dan nelayan miskin,” ujar Jokowi.
Skema kedua, pemberian subsidi bunga kredit. Dalam ke adaan sulit sekarang ini, pemerintah akan merelaksasi pemba yaran angsuran dan memberi subsidi bunga kredit kepada para nelayan dan petani. “Skema ketiga, pemerintah akan memberi stimulus berupa modal kerja demi menjaga keberlangsungan produksi di tengah pandemi. Penyaluran modal kerja akan dilakukan melalui per luasan program KUR,” jelas Kepala Negara.
Petani dan nelayan yang tidak terjangkau perbankan, imbuh Presiden, akan mendapat sokongan melalui program Ultramikro dan Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar).
Presiden juga meminta agar prosedur untuk mendapat modal kerja itu dipermudah, dibuat sederhana, dan tidak berbelit-belit sehingga petani dan petambak bisa cepat memperoleh dana yang dibutuhkan.
Skema yang terakhir, sambung Jokowi, menerapkan kebijakan nonfiskal yang bisa dilakukan dengan menjamin kelancaran rantai pasok. Di kesempatan yang sama, Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengatakan kementeriannya mengusulkan stimulus anggaran sebesar Rp1,024 triliun.
Dana sebesar itu akan digunakan untuk membantu sekitar 1,1 juta nelayan dan petambak yang terdampak pandemi covid-19 tapi belum memper oleh bantuan sosial dari pemerintah.
Menteri Sosial Juliari Batubara menambahkan pihaknya terlebih dulu akan melakukan pemadanan terhadap 1,1 juta nelayan dan petambak yang dilaporkan Menteri Kelautan dan Perikanan. “Kita lihat apakah mereka sudah masuk data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) atau belum,” paparnya.
Mensos juga menjamin produk-produk dari nelayan akan diprioritaskan untuk masuk warung pembayaran elektronik (e-Warong) yang menyediakan bahan pokok bersubsidi. (Pra/Ant/X-7)
Akankah perlawanan Roy Suryo cs akhirnya bakal kandas nanti?
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak segera memanggil Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) untuk diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi kuota haji 2023-2024.
Langkah ini diambil sebagai bentuk kepastian hukum setelah tercapainya kesepakatan antara pihak-pihak yang berperkara.
Setelah adanya permohonan RJ dari para pelapor dan tersangka, serta mempertimbangkan terpenuhinya syarat keadilan restoratif sesuai ketentuan yang berlaku.
Jokowi disebut menanyakan kapan Eggi berangkat ke Malaysia untuk berobat.
Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan atensi terkait penanganan perkara ini.
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Mak Comblang Project, sebuah inisiatif yang bertujuan mempertemukan langsung petani dengan dapur MBG.
Kehadiran personel TNI dan dukungan pemerintah provinsi memberikan suntikan semangat baru bagi petani serta pemerintah daerah, terutama di tengah tantangan keterbatasan fiskal.
Kementan memulai tahap rehabilitasi lahan sawah pascabencana di sejumlah wilayah Sumatra.
KENAIKAN Nilai Tukar Petani (NTP) periode 2025 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) dinilai tidak langsung cerminkan petani semakin sejahtera.
Pupuk bersubsidi kini lebih murah dan mudah ditebus. HET turun 20%, petani Garut sudah bisa tebus pupuk sejak awal 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved