Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
GABUNGAN Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) mengeluhkan mulai terganggunya perdagangan ekspor akibat kebijakan yang dikeluarkan pemerintah di masa pandemi covid-19 saat ini.
Sekjen Gapki Kanya Lakshmi Sidarta mengatakan sebagian besar hasil produksi sawit ialah untuk pasar global. Karena itu, Gapki
meminta pemerintah tidak mengeluarkan aturan baru yang makin memberatkan dan menyulitkan ekspor.
“Contoh pengaturan tentang kapal nasional atau asing yang berujung pada peningkatan biaya dan tertahannya barang,” ujar Kanya lewat keterangan resminya, kemarin.
Pertengahan April lalu, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menerbitkan Peraturan Menteri Perdagangan No 40/2020 tentang Ketentuan Penggunaan Angkutan Laut Nasional dan Asuransi Nasional untuk Ekspor dan Impor Barang Tertentu.
Dalam beleid itu, eksportir batu bara dan minyak kelapa sawit (CPO), importir beras, dan barang pengadaan pemerintah diwajibkan menggunakan angkutan laut dan asuransi nasional.
Kewajiban penggunaan kapal nasional berlaku untuk penggunaan angkutan laut dengan kapasitas sampai dengan 15.000 deadweight tonnage (DWT). Eksportir masih boleh mengirim barangnya menggunakan kapal asing jika volumenya di atas 15 ribu DWT.
“Kami para pelaku CPO memohon aturan itu sebaiknya ditunda, bahkan sebaiknya tidak diberlakukan terhadap CPO. Produk CPO
dan produk turunan sawit lainnya umumnya diangkut bersamaan dalam kapal yang sama. Jadi, jika perlakuannya berbeda antara CPO dan
produk sawit turunan lainnya, tentu itu akan sangat menyulitkan,” ujar Kanya.
Ia menambahkan, aturan itu juga akan berdampak pada petani plasma yang sangat bergantung pada pelaku usaha pabrikan. Apalagi, saat
harga terus cenderung turun seperti saat ini. (RO/E-2)
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat penyerapan tenaga kerja nasional menunjukkan tren membaik pada November 2025.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) menutup perdagangan terakhir tahun 2025 dengan kinerja positif, menguat tipis sebesar 2,68 poin.
Anjloknya harga emas pada perdagangan hari ini memberikan tekanan langsung terhadap sentimen saham-saham tambang emas di Bursa Efek Indonesia (BEI).
IHSG mengakhiri perdagangan Selasa sore di zona merah. Tekanan jual muncul seiring investor melakukan aksi ambil untung (profit taking) menjelang libur dan cuti bersama Natal.
Sektor non-migas menjadi pendorong utama surplus perdagangan Batam pada September 2025, dengan mesin dan peralatan listrik (HS 85) mendominasi ekspor dengan nilai US$831,02 juta.
PRESIDEN Prabowo Subianto menyatakan pentingnya dukungan terhadap investasi asing sebagai bagian dari upaya mempercepat kemakmuran nasional.
Pada kuartal IV 2025, industri tekstil dan produk tekstil tercatat tumbuh 4,37 persen secara tahunan di tengah tekanan global dan perlambatan permintaan di sejumlah negara tujuan ekspor.
Neraca perdagangan Indonesia yang tetap mencatatkan surplus sepanjang 2025 mencerminkan daya tahan sektor eksternal.
Indonesia kembali mencatatkan kinerja positif dengan mempertahankan surplus neraca perdagangan selama 68 bulan berturut-turut, di tengah kondisi ekonomi global yang tak pasti.
BPS melaporkan kinerja ekspor Indonesia sepanjang Januari hingga Desember 2025 tercatat mencapai US$282,91 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 6,15%.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan barang Indonesia sepanjang Januari hingga Desember 2025 kembali mencatatkan surplus signifikan.
Partisipasi Sarinah di Indonesia Pavilion yang berlangsung pada 19–23 Januari 2026 di Davos, Swiss, menandai dimulainya fase penguatan ekspor perusahaan mulai tahun ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved