Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso menyebutkan, kondisi perbankan saat ini dalam kondisi yang baik dan dapat memberikan dorongan pada pertumbuhan ekonomi nasional.
Dari perbankan misalnya, Wimboh menyatakan dengan likuiditas yang ada saat ini maka bisa mendukung pertumbuhan ekonomi hingga 10,7%.
"Dari likuiditas yang ada, bisa mendukung pertumbuhan sampai 10,7% dengan likuiditas yang ada sekarang dengan asumsi demand di sektor riil bisa cepat recover. Sehinga stimulus modal kerja itu sangat penting untuk bisa mengungkit balik dan segera beroperasi kembali. Jadi likuiditas tidak ada masalah," ujarnya dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR, Kamis (30/4).
Pun demikian pada sisi permodalan, Wimboh memastikan kondisi permodalan cukup kuat di level 23% meski beberapa waktu terakhir mengalami penurunan karena kecenderungan Non Performing Loan (NPL) meningkat.
Baca juga : Presiden :Perencanaan Pembangunan 2021 Harus Adaptif
Tapi persoalan NPL itu setidaknya dapat diminimalisasi dengan adanya restrukturisasi sesuai dengan kebijakan yang dikeluarkan oleh otoritas.
"Dari perbankan tidak ada masalah. Kami perkirakan, untuk 2020 ini, pertumbuhannya masih cukup rendah, mungkin sekitar paling tinggi 2%, itu kalau moderat bisa 1% bahkan kalau worse tidak tumbuh kreditnya," jelas Wimboh.
"Stimulus lain yang diberikan adalah kalau memang debiturnya perlu modal kerja, diberikan dengan dijamin pemerintah. Dan untuk UMKM stimulus langsung yang berdampak pada masing-masing nasabah, subsidi bunga dan berbagai insentif pajak. Ini akan kita coba dan jaga dan akan kita monitor," pungkas Wimboh. (OL-7)
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) akan terus memperkuat pengawasan di sektor perbankan seiring dengan semakin kompleksnya aktivitas perbankan yang semakin beragam dan cepatnya digitalisasi.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan giro sebesar 19,13%, tabungan 8,19%, dan deposito 14,28%.
PT Bank Negara Indonesia (BNI) dinilai berada pada posisi yang lebih siap memasuki 2026 dibandingkan bank-bank besar lainnya.
Menurut Pramono, pencatatan saham Bank Jakarta di BEI tidak hanya akan meningkatkan kepercayaan publik, tetapi juga mendorong profesionalisme perusahaan.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku telah menarik dana pemerintah sebesar Rp75 triliun dari total penempatan Rp276 triliun Saldo Anggaran Lebih (SAL) di sistem perbankan.
MANTAN Kepala PPATK Yunus Husein menilai pemajangan uang tunai hasil rampasan kasus korupsi dan sitaan negara oleh aparat penegak hukum tidak diperlukan dan cenderung tidak efisien.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved