Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat (Bank BJB) tetap mendapatkan untung meski kondisi global saat ini tengah mengalami perlambatan ekonomi akibat pandemi Covid-19. Pada triwulan pertama 2020 ini, kinerja positif bank pelat merah tersebut ditandai dengan raihan laba bersih sebesar Rp418 miliar.
Bahkan, capaian positif ini diikuti dengan penambahan nilai aset yang tercatat sebesar Rp123 triliun atau tumbuh 4,5% year on year (y-o-y). Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi mengatakan, catatan positif ini menunjukkan kekuatan kinerja perusahaan di tengah perlambatan ekonomi akibat pandemi Covid-19.
Dia meyakini hasil positid ini berkat berbagai inovasi dan pengembangan produk serta jasa layanan perseroan demi menjaga keberlanjutan usaha yang konsisten.
"Pertumbuhan berkualitas dan berkelanjutan tetap kami jaga di tengah kondisi wabah virus korona yang berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi," kata Yuddy usai paparan kinerja triwulan I tahun 2020-analyst meeting Bank BJB, di Bandung, Selasa (28/4). Pada analyst meeting kali ini, bank BJB memodifikasi kegiatan menyesuaikan dengan standard protokol Covid-190 melalui format webinar.
Yuddy menjelaskan, sektor kredit tumbuh 9,1% y-o-y menjadi Rp82,7 triliun. Pertumbuhan total kredit ini berada di atas rata-rata pertumbuhan industri perbankan nasional yang berada di kisaran 6,09% (per Januari 2020).
Dia menilai, pertumbuhan kredit ini berhasil dicapai akibat kualitas kredit yang diberikan terjaga dengan baik sehingga angka kredit macet (NPL) bisa ditekan pada kisaran 1,65%. "NPL ini juga di bawah industri perbankan nasional yang tercatat 2,56% (per Januari 2020)," ucapnya.
Adapun dalam penghimpunan dana, tercatat jumlah dana pihak ketiga (DPK) yang dihimpun tumbuh 4% y-o-y menjadi Rp93,8 triliun. Bank BJB juga mencatat porsi dana murah (CASA) di level 48,5%
Perseroan juga berhasil menjaga porsi dana murahnya atau Current Account Saving Account (CASA) di level 48,5%. Yuddy menjelaskan, rangkaian raihan positif ini menjadi catatan tersendiri bagi Bank BJB mengingat keberhasilam ini tak bisa dilepaskan dari komitmen perseroan untuk senantiasa berpegang teguh pada prinsip tata kelola perusahaan yang baik yang dipadukan dengam pengembangan berbagai produk dan jasa layanan keuangan.
"Inovasi dilakukan guna memberikan pengalaman transaksi yang lebih nyaman, praktis, sekaligus efisien. Langkah-langkah untuk menopang laju pertumbuhan bisnis telah dipersiapkan," paparnya.
Ini menjadi tumpuan dalam menghadapi berbagai situasi termasuk seperti kondisi pandemi saat ini. "Seluruh aktivitas yang kami jalankan akan senantiasa beriringan dengan semangat untuk terus-menerus meningkatkan kualitas layanan demi mengoptimalisasi potensi pertumbuhan usaha dan mewujudkan visi menjadi 10 bank terbesar dan berkinerja baik di Indonesia," katanya. (BY/OL-09)
Pentingnya penerapan prinsip pengenalan nasabah yang mendalam.
KEPALA Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae menegaskan kinerja intermediasi perbankan tetap tumbuh positif dengan profil risiko yang terjaga.
Bank Mandiri menilai perpanjangan penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) oleh Kementerian Keuangan dapat memperkuat likuiditas perbankan.
Di tengah persaingan industri perbankan yang semakin kompetitif, program loyalitas menjadi salah satu strategi utama untuk mempertahankan dana pihak ketiga.
Meningkatnya ancaman kejahatan daring seperti phishing, social engineering, dan serangan siber lainnya mendorong perusahaan perbankan untuk terus memperkuat sistem keamanannya.
Inflasi Januari 2026 naik ke 3,55%. Bank Indonesia menahan BI Rate di 4,75% jelang Ramadan dan Idulfitri, seiring tekanan musiman dan nilai tukar rupiah.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved