Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
PERUSAHAAN pialang berjangka yang mengkhususkan diri pada trading forex, emas (Gold), indeks saham dan komoditi (multilateral) Didimax memperluas pasar lewat pembukaan kantor cabang di Makassar yang beralamat di Jln. Prof. Abdurrahman Basalamah Blok C No. 21 Karampuang Panakkukang, Makassar. Hal ini didasari atas minimnya informasi mengenai perdagangan berjagka komoditi di tanah air.
CEO Didimax Yadi Supriyadi mengatakan pihaknya tertarik melakukan ekspansi karena Makassar merupakan kota besar dan banyak orang dari Makassar yang sudah menjadi nasabah Didimax.
"Dengan adanya kantor Didimax di Makassar semoga bisa memberi manfaat kepada masyarakat Makassar yang ingin belajar trading dan membuka lapangan pekerjaan," ujar Yadi, dalam keterangan resminya, Sabtu (25/4).
Yadi mengatakan investasi yang dikeluarkan untuk Didimax Makassar sekitar Rp15 miliar. Investasi digunakan untuk infrastruktur kantor sebesar Rp5 miliar dan sisanya untuk modal kerja.
Chief Business Officer (CBO) Didimax Makassar Anugrah Tri Rahmadi Putra mengungkapkan Didimax Makassar menargetkan 1 juta lot transaksi serta capaian 3.000 nasabah untuk tahun pertama. "Untuk mencapai target itu, kami didukung oleh 300 tim konsultan profesional yang siap 24 jam melayani nasabah," ungkapnya.
Ke depannya, lanjut dia, pihaknya akan melakukan kegiatan edukasi kepada nasabah dan masyarakat baik melalui trading class setiap hari di kantor maupun melalui seminar dan private class.
Broker Didimax mengantongi izin beroperasi dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) serta merupakan anggota Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) dan anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) yang merupakan perusahaan BUMN.
Ketua bidang keanggotaan Asosiasi Pialang Berjangka Komoditi Indonesia (Aspebtindo) Kadjatni menambahkan industri perdagangan berjangka komoditi (PBK) sedang berkembang seiring peningkatakan volume transaksi, baik bilateral maupun multilateral. "Kami menyambut positif hadirnya Didimax di Makassar karena perusahaan ini juga mengedepankan edukasi kepada nasabah," tutup dia. (OL-13)
Baca Juga: Anjloknya Harga Minyak bisa Picu Krisis Gas Bumi
Baca Juga: Wall Street Menghijau di Tengah Stimulus Virus Korona
Di tengah ketidakpastian pasar, berikut rekomendasi saham sektor energi dan emas yang menarik untuk dicermati hari ini. Peluang investasi di tengah volatilitas.
Geopolitik Iran-Israel-AS memanas, mempengaruhi pasar. Simak rekomendasi saham berbasis komoditas dan sektor energi di tengah ketegangan global ini.
Harga emas dunia diperkirakan menguat moderat pada Kamis (26/2) didorong sentimen safe haven dan ketidakpastian global, dengan support di kisaran 5.180–5.200 dolar AS per troy ounce.
Harga emas Antam diperkirakan akan kembali menguat pada perdagangan Selasa, 24 Februari 2026, setelah lonjakan Rp16.000 pada Senin. F
Komoditas ikan patin kini naik kelas, bukan sekadar ekspor, melainkan masuk ke rantai pasok pangan haji dan umrah dunia,
Peran negara tidak boleh berhenti pada pembangunan fisik seperti jalan tol dan bandara, melainkan harus mendorong transformasi ekonomi produktif.
Ketua Umum Apindo Shinta Widjaja Kamdani menyebut risiko serangan AS ke Iran tidak hanya berasal dari sentimen pasar tetapi juga dari potensi gangguan jalur energi dan perdagangan global.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan Indonesia berkomitmen membeli BBM dari Amerika Serikat senilai USD15 miliar sebagai bagian negosiasi dagang.
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat penyerapan tenaga kerja nasional menunjukkan tren membaik pada November 2025.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) menutup perdagangan terakhir tahun 2025 dengan kinerja positif, menguat tipis sebesar 2,68 poin.
Anjloknya harga emas pada perdagangan hari ini memberikan tekanan langsung terhadap sentimen saham-saham tambang emas di Bursa Efek Indonesia (BEI).
IHSG mengakhiri perdagangan Selasa sore di zona merah. Tekanan jual muncul seiring investor melakukan aksi ambil untung (profit taking) menjelang libur dan cuti bersama Natal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved