Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH menetapkan target pertumbuhan ekonomi yang sangat ambisius pada 2021 yakni di kisaran 4,5% sampai 5,5%.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan penetapan angka tersebut sejalan dengan optimisme pemulihan ekonomi nasional yang akan mulai terjadi pada pengujung tahun ini.
Dia menambahkan, target tersebut akan disampaikan oleh pemerintah kepada DPR dalam waktu dekat.
"Kami akan sampaikan outlook proyeksi 2021 kepada DPR. Pertumbuhan ekonomi antara 4,5% sampai 5,5%," ujar Sri Mulyani usai mengikuti Sidang Kabinet Paripurna, Selasa (14/4).
Namun, proyeksi tersebut bukan tanpa catatan. Pemerintah masih akan melihat perkembangan dari pandemi covid-19. Jika penanganan bisa dilaksanakan dengan cepat, Ani optimistis target tersebut tidak mustahil dicapai.
"Kita membuat proyeksi dengan banyak catatan. Kita harap sudah membaik di kuartal ketiga dan akselerasi di kuartal keempat," tuturnya.
Baca juga: Ekonomi RI Terancam Resesi, Menkeu : Kita upayakan Tidak Terjadi
Adapun, untuk defisit anggaran, mantan direktur pelaksana Bank Dunia itu menargetkan pada tahun depan bisa dijaga di level 3%.
Sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan, pemerintah diperkenankan melebarkan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dari semula hanya 3% menjadi di atas 3% terhadap produk domestik bruto (PDB) hingga 2022.
"Tahun ini defisit kita jaga di 5% atau mungkin bisa lebih rendah kalau kita disiplin. Kalau tahun depan, desainnya defisit sekitar 3% sampai 4%. Ini untuk meningkatkan disiplin anggaran dan menurunkan defisit. Dan ini akan kita fokuskan untuk belanja barang atau sektor yang menjadi prioritas tahun depan, yaitu pemulihan ekonomi dan reformasi di berbagai bidang. Seperti kesehatan, pendidikan, bantuan sosial serta untuk transformasi ekonomi," jelas Ani. (A-2)
BI memutuskan menahan BI Rate di level 4,75% dalam RDG Januari 2026. Kebijakan ini ditempuh untuk menjaga rupiah dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Lampung, total kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara mencapai 24.702.664 orang, atau meningkat 53,50 persen dibandingkan 2025.
Pemerintah dan pelaku usaha mendorong pembentukan Tim Percepatan Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Industri untuk merealisasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional.
PERWAKILAN Aliansi Ekonom Indonesia (AEI) sekaligus Secretary General of the International Economic Association Lili Yan Ing menegaskan target pertumbuhan ekonomi 2026 di angka 5,4% tidak bisa hanya mengandalkan konsumsi masyarakat.
KAMAR Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai bahwa tekanan terhadap kelompok kelas menengah bawah menjadi pekerjaan rumah (PR) terbesar khususnya bagi pemerintah dalam menjaga pertumbuhan ekonomi nasional ke depan.
Kerusakan padang lamun di pesisir Jawa dan sebagian Sumatra berpotensi menjadi salah satu sumber emisi karbon tersembunyi terbesar di Indonesia.
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved