Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo meminta bank dan perusahaan pembiayaan (leasing) untuk memberikan keringanan pembayaran kredit selama masa pandemi covid-19 ini.
"Saya sudah minta bank dan leasing untuk memberikan keringannya, jangan mempersulit jika warga dipersulit untuk meminta keringanan laporkan ke saya," kata Ganjar Pranowo kepada Media Indonesia Rabu (8/4).
Merebaknya kasus korona di Jawa Tengah, lanjut Ganjar, membuat dampak yang begitu besar, selain kesehatan sendiri juga dampak sosial dan ekonomi mengikuti, sehingga perlu dicarikan terobosan untuk jaring sosial dan membantu warga terdampak seperti kesulitan pembayaran kredit.
Ganjar mengatakan untuk membantu warga yang mengalami kesulitan ini, maka telah berkoordibasi dengan otoritas jasa keuangan (OJK), terutama meringankan warga yang kesulitan dalam pembayaran kredit baik di bank maupun lembaga pembiayaan (leasing) selama masa pandemi korona ini.
Setelah sebelumnya berhasil mengajukan keringanan pembayaran untuk bank, demikian Ganjar Pranowo, kini yang terbaru setelah berkonsultasi dengan OJK giliran untuk lembaga pembiayaan dapat memberikan keringanan pengangsuran kredit saat pandemi covid-19 ini.
"Silahksn bagi warga yang mempunyai tanggungan kredit kendaraan ataupun modal dapat menghubungi leasing untuk mengajukan keringanan," ujar Ganjar.
Sambil menunjukan surat dari OJK, Ganjar Pranowo mengungkapkan setelah mendapat persetujuan termasuk teknisnya, lamgkah ditempuh Pemerintah Probinsi Jawa Tengah ini diharapkan dapat menjadi stimulan dalam rangka menghadapi dampak korona ini, yakni denfan penjadwalan ulang pembauaran kredit di bank dan keasing.
Selain itu, lanjut Ganjar Pranowo, pemerintah Juga telah mengeluatkan kebijakan serupa di sektor perekonomian, sehingga meskipun korona ini berdampak luas namun tidak samoai menghentikan perekonomian di daerah. "Sekali lagi saya tekankan buat bank dan leasing jangan ada yang mempersulit," pesannya. (OL-13)
Baca Juga: Peran Menko PMK Dinilai Minim Dalam Tanggani Covid-19
Baca Juga: Sungai Citanduy dan Cikidang Meluap Rendam Ratusan Rumah
PT Bank Negara Indonesia (BNI) dinilai berada pada posisi yang lebih siap memasuki 2026 dibandingkan bank-bank besar lainnya.
Menurut Pramono, pencatatan saham Bank Jakarta di BEI tidak hanya akan meningkatkan kepercayaan publik, tetapi juga mendorong profesionalisme perusahaan.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku telah menarik dana pemerintah sebesar Rp75 triliun dari total penempatan Rp276 triliun Saldo Anggaran Lebih (SAL) di sistem perbankan.
MANTAN Kepala PPATK Yunus Husein menilai pemajangan uang tunai hasil rampasan kasus korupsi dan sitaan negara oleh aparat penegak hukum tidak diperlukan dan cenderung tidak efisien.
PERUBAHAN status Bank Syariah Indonesia (BSI) menjadi persero dinilai memperkuat posisi bank tersebut, terutama dari sisi kredibilitas dan persepsi keamanan.
Bank Indonesia (BI) menyebut penurunan suku bunga kredit perbankan cenderung lebih lambat. Karena itu, BI memandang penurunan suku bunga kredit perbankan perlu terus didorong.
PERTUMBUHAN kredit industri fintech peer-to-peer (P2P) lending atau pinjaman daring (pindar) pada 2026 berada di level dua digit.
Per Desember 2025, kredit perbankan tumbuh sebesar 9,63% secara tahunan (yoy) ditopang penyaluran kredit investasi yang tinggi.
Kebutuhan masyarakat terhadap akses kredit digital yang cepat, mudah, dan terjangkau terus meningkat, terutama di luar kota-kota besar.
Keterbatasan akses pembiayaan masih menjadi persoalan besar bagi pelaku usaha di Indonesia, khususnya UMKM dan generasi muda.
Untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, daya beli masyarakat kelas menengah masih membutuhkan dukungan kebijakan.
Ketua Umum Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) Hery Gunardi mengungkapkan fasilitas pinjaman perbankan yang belum ditarik atau undisbursed loan masih cukup tinggi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved