Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Perhubungan (Kemenhub) resmi menaikkan tarif ojek online (ojol) di zona II tepatnya, Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi).
Kenaikan tarif yang berlaku pada 16 Maret ini sebesar Rp250 per kilometer. Menanggapi ini peneliti bidang ekonomi The Indonesian Institute, Muhamad Rifki Fadilah mengatakan kenaikan tarif ini akan berdampak pada masyarakat berpendapatan menengah.
"Ya tentu kenaikan ini akan langsung dirasakan konsumen , terlebih bagi konsumen yang berpendapatan menengah, yang masih rentan. Mereka yang pendapatannya pas-pasan, sekarang harus menanggung beban ongkos yang lebih besar dari sebelumnya," ujar Rifki kepada Media Indonesia, Rabu (11/3).
Lebih lanjut Rifki menjelaskan, dalam jangka pendek masyarakat berkemungkinan masih akan tetap menggunakan jasa ojol, karena sifatnya yang inelastis. Karena mereka sudah terbiasa menggunakan ojol. Namun, dengan pendapatan yang pas-pasan dengan kenaikan tarif ojol ini otomatis pengeluaran harian mereka akan meningkat.
Rifki memprediksi seiring berjalannya waktu konsumen tadi akan mulai mencari subtitusi transportasi sebagai alternatif lain agar bisa menekan biaya pengeluaran.
"Paling terasa ya ke konsumen khususnya kelas menengah ke bawah yg mereka pengguna daily ojol. Memang dalam jangka pendek mereka sifatnya inelastis ( tetap akan pakai ojol) karena sudah kebiasaan tapi dengan income yang terbilang ngepas dan ojol mengalami kenaikan otomatis cost harian mereka akan ningkat. Nah kemungkinan seiring jalannya waktu mereka bisa mulai cari subtitusi lain," paparnya.
Imbas kenaikan tarifnya, menurut Rifki, tidak serta merta membawa kesejahteraan, baik itu dari sisi driver maupun konsumen. Sebenarnya ada solusi untuk menyelesaikan persoalan tarif ini, yakni dari sisi aplikator. Mereka bisa menurunkan biaya beban sewa aplikasi ke pengemudi.
"Dengan diturunkannya margin untuk sewa, uangnya dapat dialokasikan ke pendapatan si pengemudi atau mitra tadi. Dengan begitu, sebetulnya tidak perlu adanya kenaikan tarif ini," jelasnya.
Namun karena pemerintah sudah memutuskan, Rifki memberi masukkan untuk aplikator harus terus berupaya memperbaiki layanan kepada konsumen. Sehingga imbas kenaikan tarif bisa dikompensasi dengan kualitas pelayanan dan fasilitas yang semakin baik. (Hld/OL-09)
Seluruh transaksi dilakukan secara non-tunai menggunakan kartu uang elektronik
Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta mendorong integrasi antarmoda dan kesetaraan akses transportasi publik untuk menekan ketergantungan kendaraan pribadi.
Ia menekankan kesiapan armada menjadi kunci agar layanan berjalan efektif sejak awal operasional.
PT Transportasi Jakarta atau Transjakarta resmi menambah opsi pembelian tiket melalui aplikasi GoPay.
Pemprov DKI mengalokasikan Rp6,4 triliun untuk subsidi transportasi, air, dan pangan pada 2025 demi menjaga daya beli warga.
, pembukaan rute-rute baru tersebut menjadi langkah lanjutan untuk mengoptimalkan konektivitas transportasi publik yang saat ini telah mencapai 92%.
DI tengah persaingan ketat industri ride-hailing dan tingginya sensitivitas harga konsumen, perusahaan transportasi online semakin mengandalkan diversifikasi pendapatan.
CEO PT GoTo Gojek Tokopedia (GoTo), Hans Patuwo, memastikan perusahaan akan kembali menyalurkan Bonus Hari Raya (BHR) bagi mitra pengemudi pada Hari Raya Idul Fitri tahun ini.
AKSI unjuk rasa buruh menuntut kenaikan upah minimum kabupaten (UMK) 2026 di Kabupaten Purwakarta diwarnai kericuhan antara ojol dan buruh.
Kehadiran mereka menunjukkan bahwa semangat kebersamaan para pengemudi masih sangat kuat, terutama di tengah risiko pekerjaan yang mereka hadapi setiap hari.
Para pengemudi transportasi online menolak dua hal yaitu potongan komisi 10% dan rencana mereka dijadikan karyawan tetap.
Kabar duka di Hari Guru Nasional, seorang guru ditemukan tewas di tengah hutan, Brebes. Korban mengajar di SD dan memiliki pekerjaan sampingan sebagai ojek online atau ojol.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved