Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar mengapresiasi upaya PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) karena mampu memanfaatkan sampah menjadi bahan bakar untuk memproduksi energi listrik di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat.
"Setelah dilihat bagus sekali karena mesin pembuat pelet sampah dibuat sendiri dan tekniknya dengan fermentasi, kemudian hasilnya bisa menjadi substitusi batu bara untuk pembangkit listrik tenaga uap (PLTU)," kata Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar, ketika meninjau lokasi pembuatan pelet sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kebon Kongok,
Kabupaten Lombok Barat, Minggu (8/3).
PLN Gunakan Kabel Laut Dukung Pariwisata Tiga Gili
Seperti diketahui, PLN bersama anak usahanya Indonesia Power, mengembangkan penggunaan pelet sampah untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jeranjang berkapasitas 3 x 25 Megawatt (MW), yang berlokasi di Desa Taman Ayu, Kabupaten Lombok Barat.
Menurut Siti, pengolahan sampah sangat bagus karena tidak hanya bisa menjadi bahan bakar untuk menghasilkan energi listrik, tapi juga bisa menjadi bahan bakar gas.
Secara nasional, kata dia, pengembangan energi baru terbarukan sedang diintensifkan oleh Presiden Joko Widodo, bersama beberapa kementerian terkait.
"Kita memang sudah harus mengawali itu karena emisi gas rumah kaca batu bara dinilai seharusnya sudah bisa dikendalikan," ujarnya.
Oleh karena itu, lanjut Siti, langkah yang sudah dilakukan PLN sudah sangat baik dan menjadi contoh konkrit di lapangan. Hasilnya juga sudah terlihat dan nantinya masyarakat akan dapat manfaat.
Ia juga meminta agar pengolahan sampah menjadi pelet di TPA Kebon Kongok bisa ditingkatkan dari 30 ton menjadi 100 ton per hari. Bahkan, bisa menjadi 200 ton per hari seperti keinginan Gubernur NTB. Sebab, volume sampah di TPA Kebon Kongok mencapai 300 ton per hari.
"Saya kira pembuatan pelet sampah tersebut contoh yang baik. Kami akan dorong terus dan akan mendukung. Kalau perlu dibuatkan semacam kawasan untuk pusat latihan dan lain-lain," kata Siti.
Gubernur NTB H Zulkieflimansyah juga mengapresiasi upaya PLN yang ikut mendukung penanganan persoalan sampah di daerahnya.
"Apa yang sudah dilakukan juga menjadi bukti keseriusan dan keberhasilan PLN menjadikan sampah sebagai salah satu bahan bakar untuk menghasilkan energi listrik," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Bisnis PLN Regional Maluku, Papua dan Nusa Tenggara, Ahmad Rofiq mengatakan pembuatan pelet sampah sebagai bahan bakaruntuk memproduksi energi listrik merupakan implementasi dari program Jeranjang Olah Sampah Setempat (JOSS).
Program tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi NTB dalam hal pendampingan kepada pengelola TPA Kebon Kongok. "Selama ini, PLTU Jeranjang menggunakan 100% batu bara. Tapi sekarang bisa disubstitusi dengan pelet sampah sebanyak 60 ton per hari sebagai pengganti batu bara," katanya.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTB Rudi Purnomoloka, menambahkan pihaknya berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi NTB karena memiliki program Bebas Sampah (Zero Waste). Program bebas sampah tersebut juga bisa menjadi energi dan bisa mengarah kepada ecotourism.
"Program tersebut bisa terus dikembangkan. Bahkan, Gubernur NTB ingin semua desa membuat pelet sampah untuk mandiri energi. Tidak hanya
untuk listrik, tapi juga untuk bahan bakar kompor briket dan gas," kata Rudi. (Ant/E-1)
IESR-Kemenko Perekonomian Luncurkan Kajian Implementasi Program PLTS 100 GW
TIM Opsnal Polsek Palu Barat mengungkap kasus pencurian besi bracing tower milik PT PLN (Persero) ULTG Palu di sepanjang Span Silae, Kabupaten Donggala.
PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan (UIP) Sumatra Bagian Utara memperkuat tulang punggung sistem kelistrikan Pantai Barat Aceh, khususnya Kabupaten Aceh Selatan.
PT PLN kembali menegaskan perannya dalam mendorong transisi energi nasional dengan meraih dua penghargaan sekaligus di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.
Lalu lalang kendaraan listrik di arena Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 di Kemayoran mencerminkan arah baru mobilitas di Indonesia.
RENCANA Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034 menargetkan total penambahan pembangkit listrik selama 1 dekade ke depan sebesar 69,5 gigawatt (GW).
WAKIL Menteri Lingkungan Hidup/Wakil Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Diaz Hendropriyono, menilai kinerja pengelolaan sampah nasional masih perlu ditingkatkan.
WAKIL Bupati Toba Audi Murphy O. Sitorus menyatakan kurve dan pembuatan bank sampah di setiap organisasi perangkat daerah (OPD) menjadi salah satu strategi penanganan sampah.
Kunjungan ini menjadi upaya memperkuat gerakan pilah sampah dari rumah sekaligus mendorong replikasi pengelolaan berbasis komunitas di tingkat RW.
SEBAGAI bagian dari perayaan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 yang jatuh setiap tanggal 21 Februari, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) terus melakukan berbagai inisiatif.
Pemkot Bandung akan mengkaji dan mengembangkan teknologi yang lebih ramah lingkungan seperti RDF, budidaya maggot, pengolahan organik, serta pengurangan sampah dari sumber.
HARI Peduli Sampah Nasional yang diperingati setiap 21 Februari menjadi momentum memperkuat komitmen terhadap pengelolaan sampah yang lebih baik dan berkelanjutan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved