Headline

Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.

Lonjakan Pemudik Diprediksi Naik, Wamen LH Tekankan soal Pengelolaan Sampah

Ficky Ramadhan
15/3/2026 17:34
Lonjakan Pemudik Diprediksi Naik, Wamen LH Tekankan soal Pengelolaan Sampah
Pemudik tujuan Pulau Jawa dan Sumatra menunggu keberangkatan bus di terminal Pondok Pinang, Jakarta Selatan.(Dok. MI/Ramdani)

WAKIL Menteri Lingkungan Hidup/Wakil Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Diaz Hendropriyono menyoroti potensi lonjakan jumlah pemudik pada musim mudik Lebaran 2026, serta mengingatkan pentingnya kolaborasi antar-pengelola fasilitas transportasi serta pemudik untuk menjaga kebersihan.

"Kita sedang lihat persiapan mudik, tapi tentunya karena dari kami dari KLH, kami fokus dengan pengelolaan sampahnya, kita dengar akan ada peningkatan pemudik sekitar 20% di Stasiun Tegal sendiri dan bisa lebih, artinya sampah yang ditimbulkan akan naik, jadi kami harap dari para pemudik dan pengelola transportasi untuk menjaga fasilitas umum agar tetap bersih dari sampah," kata Wamen Diaz, Minggu (15/3).

Peninjauan fasilitas pengelolaan sampah dilakukan Wamen Diaz di sejumlah simpul transportasi antara lain Terminal Klari Karawang, Stasiun Cirebon, Stasiun Tegal, dan Stasiun Semarang Tawang.

Dalam kesempatan tersebut, Wamen Diaz menyampaikan apresiasi kepada sejumlah simpul transportasi yang telah menyediakan fasilitas pengelolaan sampah yang baik, termasuk tempat sampah terpilah serta penyediaan dispenser air minum gratis bagi penumpang, seperti di Stasiun Cirebon dan Stasiun Tegal.

"Kami apresiasi sudah ada tempat pemilahan tong sampah yang memisahkan antara sampah organik, anorganik, dan B3, PT KAI sudah memilah sampah dari sumbernya, saya mohon kerja sama masyarakat pemudik agar tidak mencampur lagi sampah yang dibuang supaya tidak susah lagi di hilir untuk pengelolaan sampahnya," ujarnya.

Selain dialog dengan pemerintah daerah setempat dan pengelola fasilitas transportasi, Wamen Diaz turut berbicara dengan para pemudik di masing-masing lokasi. Pada kesempatan ini, Diaz membagikan tempat makan, tumbler serta alat P3K untuk para pemudik.

"Kami dari KLH mau ngasih tempat makan sama tumbler agar tidak lagi pake plastik sekali pakai. Saya lihat ada water dispenser sehingga orang bisa secara gratis isi air kapanpun juga, tapi harus punya tumbler sendiri, sehingga tidak menggunakan botol plastik sekali pakai,” jelasnya.

Wamen Diaz menambahkan bahwa simpul transportasi juga dapat bekerja sama dengan kelompok swadaya masyarakat yang mengelola fasilitas seperti bank sampah dan TPS3R agar mengurangi beban sampah yang terbuang ke TPA.

"Kemungkinan perlu ada kerjasama dengan Bank Sampah terdekat ini untuk mengambil sampah yang high value lalu nanti yang low value atau no value at all bisa dibawa ke TPA," tuturnya.  (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya