Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. (Bank BJB) menyepakati kerja sama jasa layanan perbankan dengan pihak Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Barat (Jabar).
Kerja sama tersebut diikat secara formal dalam penandatanganan memorandum of understanding (MoU) atau nota kesepahaman yang dilakukan Pemimpin Divisi Hubungan Kelembagaan Bank BJB Isa Anwari dan Kepala Perwakilan BKKBN Jabar Kusmana di Bandung, Jabar, Kamis (5/3).
Kesepakatan tersebut menandai babak baru jalinan ikatan yang melibatkan Bank BJB dan BKKBN Jabar.
Dengan kerja sama ini, kedua belah pihak dapat kian erat bersinergi dalam rangka memperoleh manfaat bagi akselerasi pengembangan kelembagaan sekaligus mengeksplorasi peluang lebih menjanjikan di masa depan, tak terkecuali guna mendukung upaya masing-masing lembaga untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Melalui kerja sama ini, diharapkan Bank BJB dapat memberikan keluasan dan kenyamanan dalam pemenuhan kebutuhan jasa layanan perbankan bagi seluruh insan BKKBN Jabar.
"Langkah kecil ini juga merupakan wujud nyata partisipasi bank bjb yang senantiasa bersinergi dan turut serta mendukung pelbagai program pemerintah, termasuk dalam upaya melakukan pemberdayaan masyarakat dan meningkatkan kualitas kesejahteraan keluarga Indonesia," kata Pemimpin Divisi Corporate Secretary Bank BJB Widi Hartoto.
Seperti diketahui, BKKBN Jabar adalah lembaga yang berperan untuk melaksanakan tugas di bidang pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana (Banggakencana).
Upaya untuk senantiasa melakukan pemberdayaan masyarakat yang menjadi koridor kerja BKKBN Jabar juga merupakan ikhtiar yang senapas dengan visi perseroan dalam mengembangkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.
Terdapat beberapa kesepakatan dalam penandatanganan nota kesepahaman ini. Secara umum Bank BJB dan BKKBN Jabar menyepakati kerja sama pemanfaatan jasa asuransi serta produk jasa dan layanan perbankan meliputi penyediaan sarana funding, lending, pembukaan giro pada Bank BJB, penggunaan layanan informasi keuangan perbankan, payroll services dan produk layanan dan jasa perbankan lainnya sesuai kesepakatan kedua belah pihak.
Selain kerja sama yang telah disepakati, terdapat pula sejumlah potensi kerja sama yang sangat mungkin dijajaki kedua belah pihak, termasuk di antaranya potensi pemberdayaan masyarakat melalui sosialisai bersama program Banggakencana dan literasi keuangan perbankan sejak dini bagi masyarakat desa, meningkatkan agen Laku Pandai Bank BJB melalui Kampung KB, potensi penyaluran Kredit UMKM di setiap Kampung KB, potensi penyaluran gaji dan kredit 1.400 pegawai BKKBN Jabar, serta peningkatan perolehan dana pihak ketiga (DPK) melalui penyaluran dana APBN tahun 2020. (OL-09)
Kementerian Pertanian menargetkan distribusi 4 juta dosis vaksin PMK secara nasional sepanjang 2026.
Kasus gangguan jiwa anak dan remaja di Jawa Barat meningkat. RSJ Cisarua mencatat kunjungan naik hingga 30 pasien per hari, depresi jadi kasus dominan.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
DUA pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) di Desa Wanakerta, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang, Jawa Barat, diamuk massa setelah ketahuan mencuri sepeda motor.
SATUAN Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya, Jawa Barat, berhasil menangkap pelaku berinisial W, warga Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
OTT ini terjadi pada Kamis, 5 Februari 2026, malam. KPK menyita ratusan juta atas penangkapan ini.
Pada 2026 cakupan intervensi diharapkan semakin luas sehingga target penurunan stunting hingga 5 persen pada 2045 dapat tercapai.
PEMERINTAH menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memanfaatkan bonus demografi agar menjadi kekuatan pembangunan, bukan justru berubah menjadi persoalan sosial dan ekonomi
Analis Kebijakan BNPT Haris Fatwa Dinal Maula, mengungkapkan bahwa ancaman terorisme dan radikalisme masih nyata di Indonesia sepanjang tahun 2025.
Meski jangkauan tim sudah cukup luas, Safrina mencatat masih ada beberapa wilayah yang belum tertangani sepenuhnya karena kendala akses.
Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka menegaskan urgensi pencegahan stunting sejak masa krusial 1.000 hari pertama kehidupan, khususnya ketika bayi masih berada dalam kandungan. MBG 3B
PT Hengjaya Mineralindo resmi berkolaborasi dengan Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara dalam mengimplementasikan program Taman Asuh Sayang Anak
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved