Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
TREN harga minyak mentah dunia terus merosot selama dua minggu terakhir mendekati level US$50 per barel. Hal itu lantaran melemahnya permintaan global akibat kekhawatiran pasar terhadap penyebaran virus korona.
Hingga Sabtu (8/2), minyak mentah berjangka Brent (ICE) untuk pengiriman Maret turun 31 sen atau 0,57% menjadi US$54,45 per barel. Sementara, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Maret turun 39 sen atau 0,77% ke level US$50,34 per barel.
Direktur Eksektutif Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa menilai melemahnya harga minyak mentah dunia saat ini tidak serta merta langsung berpengaruh terhadap harga bahan bakar minyak (BBM) dalam negeri.
Pasalnya, harga tersebut merupakan harga di pasar spot, sedangkan pasokan BBM di Tanah Air sudah disediakan sejak beberapa bulan sebelumnya.
"Pertamina beli minyak sudah 2-3 bulan lalu untuk pasokan Januari/Februari ini. Jadi harga minyak sekarang pengaruhnya pada harga BBM di Maret/ April," jelas Fabby kepada Media Indonesia, Minggu (9/2).
Karena itu, ia memprediksi baru mulai awal Maret akan terjadi penurunan harga BBM di level Rp7.000 hingga Rp7.500 per liter untuk jenis Pertalite.
"Harga minyak sekarang ini akan berpengaruh pada harga BBM pada Maret atau April di sekitar level Rp7000-7500/liter (Pertalite). Tapi untuk penentuan harga BBM perlu dicermati harga minyak 2-3 bulan terakhir," kata Fabby.
Jika harga minyak terus berlangsung beberapa bula ke depan, ia menyebut tren itu akan mendorong ekonomi domestik. Sektor-sektor industri menurutnya akan lebih bergairah dan daya beli masyarakat pun akan meningkat.
meski demikian, apabila harga minyak terus berada di bawah indikator harga migas atau Indonesian Crude Price (ICP) yakni US$65 per barel, itu akan berdampak pada penerimaaan negara dan investasi sektor migas ke depan.
"Kalau harga minyak mentah di bawah ICP, penerimaan negara berkurang. Lalu kalau harga minyak rendah maka biasanya minat eksplorasi menurun," pungkasnya. (X-12)
MANTAN Wakil Presiden RI Jusuf Kalla alias JK menilai serangan Amerika Serikat - Israel terhadap Iran akan mengerek harga minyak dunia menjadi naik. Dampaknya terhadap Indonesia kenaikan BBM
Bahkan sempat direviu Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang menyatakan prosedur penunjukan sesuai pedoman pengadaan Pertamina.
Hukum seharusnya berfungsi sebagai tools of justice, alat untuk menegakkan keadilan, bukan berubah menjadi tools of politics demi memperoleh dukungan masyarakat.
WAKIL Menteri ESDM periode 2016-2019 Arcandra Tahar mengatakan, Indonesia tetap memerlukan impor kilang dan BBM pada 2018, karena produksi dalam negeri belum mencukupi kebutuhan kilang.
Untuk itu Imron meminta Pertamina agar terus meningkatkan kinerja, melalui lifting yang terus meningkat diharapkan bisa mendukung upaya ketahanan energi nasional.
Di Provinsi Aceh, dari total 156 SPBU, sebanyak 151 SPBU atau sekitar 97% telah kembali beroperasi.
Konflik yang semakin memanas antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat tidak hanya menjadi isu politik, tetapi telah memasuki ranah ekonomi global.
Analis pasar modal Hendra Wardana memperingatkan IHSG berpotensi melemah pekan depan akibat eskalasi konflik Iran, AS, dan Israel.
KETEGANGAN geopolitik antara Iran dan Israel dinilai berisiko memicu lonjakan harga minyak global.
Program penyediaan beras dengan subsidi harga ini pun akan berlanjut mulai Maret mendatang. Anggaran yang disiapkan untuk program SPHP beras tahun 2026 sejumlah Rp4,97 triliun.
Untuk pembelian MinyaKita, satu konsumen dibatasi maksimal 12 liter atau satu karton.
Cek harga cabai di 5 pasar utama Batam (Tos 3000 hingga Penuin) per 18 Februari 2026. Harga rawit merah tembus Rp85.000/kg jelang Ramadan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved