Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
Banyak pihak memperkirakan ekonomi akan terpukul seiring dengan keadaaan darurat terkait penyebaran virus 2019-nCov atau New Corona. Sektor perdagangan dan arus investasi diperkirakan yang akan terkena dampak pertama.
Bagi Director Chief Economist and Head of Research PT Samuel Aset Management, Lana Soelistianingsih sementara ini pasar modal Indonesia paling terlihat terkena dampak dari isu virus corona tersebut.
"Sementara ini kalau kita lihat memang ada dampak itu ke pasar modal, ke saham. Rupiah tidak. Mereka ini keluar dari Asia sebenarnya, bukan dari Indonesia. Itu karena kekhawatiran wabah tadi," kata Lana saat dihubungi, Minggu (2/2).
Dalam perdagangan sepekan kemarin, indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) tidak bisa melepaskan diri dari tekanan jual. IHSG akhirnya ditutup anjlok 117,548 poin dari posisi 6.076 ke 5.940. Volume perdagangan tercatat mencapai Rp7,88 triliun dari 9,34 miliar lembar saham yang diperdagangkan
6 Poin Ratas Virus Korona Bersama Presiden
Lana menambahkan bahwa bila virus tersebut terus menghantui Tiongkok, sektor riil Indonesia akan terdampak lebih berat dalam beberapa bulan mendatang. Pasalnya akibat corona, perekonomian Negeri Tirai Bambu melambat dan berdampak pula pada Indonesia.
"Ekspor, ekonomi Tiongkok melambat, otomatis ekspor akan menurun karena virus ini. Aktivitas usaha di sana menurun. Itu yang kita khawatirkan di sektor riilnya," imbuhnya.
Ia mengatakan bahwa dampaknya baru terlihat dua bulan lagi untuk di ekspor atau sektor riil.
Namun Lana berpendapat, dampak dari virus corona tidak serta merta menggoyahkan perekonomian dalam negeri. Hal itu dikarenakan pertumbuhan ekonomi Indonesia ditopang oleh konsumsi rumah tangga. "Tapi kalau ekspor turun lagi terus menerus nanti akan terasa mungkin nanti di kuartal I. Kita banyak ekspor ke Tiongkok barang baku, CPO, batu bara, ya barang komoditas," ujarnya. (E-1)
Presiden Prabowo Subianto akan menghadiri sarasehan ekonomi Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat 13 Februari.
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Projo mengingatkan pemerintah untuk mewaspadai sinyal bahaya menyusul keputusan lembaga pemeringkat internasional Moody’s Investors Service.
Dari sisi permodalan, peningkatan porsi saham juga berkorelasi langsung dengan kebutuhan modal berbasis risiko.
Bertemu lima naga, Presiden Prabowo Subianto menegaskan investasi harus berdampak nyata, menciptakan lapangan kerja, menggerakkan sektor riil, dan memperkuat UMKM.
PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia (Tugu Insurance), anak usaha PT Pertamina, kembali menorehkan capaian positif di kancah internasional.
Kompleksitas lingkungan pembayaran telah mendorong inovasi fintech yang bervariasi.
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved