Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan pemerintah terus berupaya meminimalkan kerugian akibat bencana alam yang terjadi di Indonesia. Kementerian keuangan disebutnya akan memonitor segala kebutuhan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terkait banjir yang sedang terjadi.
“Ini ialah sesuatu yang menjadi pembelajaran, kami terus memonitor kebutuhan mereka baik dari logistik (anggaran), sosial dari sisi support dan pemerintah daerah dalam hal ini,” tuturnya usai menghadiri pembukaan perdagangan bursa saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, kemarin.
Diketahui, banjir melanda sejumlah wilayah di Jabodetabek, sejak Rabu (1/1). Di Jakarta, me-nurut catatan BNPB, sedikitnya ada tujuh kelurahan dari empat kecamatan terdampak banjir. Ketujuh kelurahan itu tersebar di seluruh wilayah Jakarta, ter-utama Barat dan Timur.
Menurut Menkeu, selain merugi dari sisi materi, imbas dari banjir juga mengakibatkan korban jiwa. Hal itu, menurutnya, merupakan kerugian terbesar.
Padahal, apabila penghitungan dan mitigasi risiko dilakukan dengan baik, banjir bisa saja dapat diantisipasi. “Karena memang kalau kita membangun dan ke-mudian rusak, hanya karena suatu bencana alam yang bisa kita kalkulasi, seharusnya bisa kita hindari,” ujar Ani.
Menurut Ani, mitigasi bencana mungkin jadi salah satu pekerjaan semua pihak untuk betul-betul menjaga risiko dari berbagai kerugian, baik perumahan, fasilitas umum, maupun infrastruktur. “Kita harus mampu mengantisipasi terhadap perubahan dari bencana alam, pola bencana alam, atau pola iklim ini yang telah menyebabkan dampak yang sangat besar kepada masyarakat,” pungkasnya.
Bukan soal anggaran
Ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Enny Sri Hartati mengungkapkan, pemerintah perlu memberikan kejelasan kewenangan ihwal penanggulangan bencana di Indonesia.
BNPB, imbuh Enny, harus memiliki fungsi dan tugas yang selaras dengan nama yang dise-matkan pada lembaga itu. “Dari sisi namanya BNPB, ini lebih ke mitigasi, penanggulangan, seperti apa tupoksinya? Kalau harus menanggulangi dan menangani dari Sabang sampai Merauke, anggarannya hanya Rp700-an miliar itu gak ada apa-apanya,” jelas Enny saat dihubungi, kemarin.
Sebab, lanjut dia, Indonesia sebagai negara kepulauan dan dikelilingi oleh cincin api akan terus dibayang-bayangi oleh potensi bencana alam, mulai gempa bumi, gunung meletus, hingga tsunami.
Namun, Enny menekankan, anggaran yang diberikan pemerintah untuk mengurusi bencana bukanlah persoalan utama. Hal yang penting dan utama ialah bagaimana mitigasi bencana dapat terlaksana dengan baik. “Anggaran itu nomor kesekian, sekarang kan pemerintah itu mengeluarkan anggaran berbasis follow to function. Kalau misal fungsi BNPB hanya bikin dapur umum, evakuasi, Rp700 miliar itu sudah terlalu banyak.”
Menurut dia, mitigasinya hal yang paling utama. Dia menyebut Jepang yang sering dilanda gempa tapi jarang sekali menimbulkan korban jiwa. “Namun, di kita sekali gempa sampai ribuan yang meninggal. Itu kan persoalan mitigasi bencana,” sambung dia. (Mir/A-1)
BNPB mencatat 140 kejadian bencana alam di Indonesia pada awal tahun 2026 yang didominasi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem.
Kepala BNPB memastikan setiap kepala keluarga yang kehilangan rumah akan memperoleh satu unit hunian, meski sebelumnya tinggal bersama dalam satu rumah.
Hingga Senin (19/1), banjir masih merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Karawang dengan Tinggi Muka Air (TMA) bervariasi antara 10 hingga 200 sentimeter.
Melihat kondisi cuaca yang masih hujan hingga saat ini, ia juga meminta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk ikut serta melakukan modifikasi cuaca.
BANJIR dan tanah longsor yang terjadi di Desa Tempur, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, telah memutus akses jalan masyatakat dan merusak rumah warga.
Bahkan banjir merendam sejumlah daerah tersebut, juga mengakibatkan kerusakan sejumlah infrastruktur seperti tanggul jebol, jalan l, jembatan hingga sejumlah perkantoran dan sekolah rusak
KEMENTERIAN Keuangan (Kemenkeu) merespons kabar yang menyebut Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono digadang-gadang mengisi posisi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).
(KPK) menduga uang kasus suap pajak turut mengalir ke oknum di Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Anggota DPR RI menyebut kasus suap korupsi yang melibatkan pegawai Direktorat Jenderal Pajak harus menjadi momentum bagi Kementerian Keuangan melakukan bersih-bersih.
KPK melakukan penelusuran penerimaan uang suap ke pejabat di Ditjen Pajak.
Budi enggan memerinci sosok yang tengah dibidik oleh penyidik. KPK sedang mencari keterlibatan pihak lain yang diduga memiliki peran dalam pengurangan pajak ini.
Rudianto menilai tindakan tegas dari Aparat Penegak Hukum (APH) sangat krusial di tengah upaya Presiden Prabowo Subianto meningkatkan penerimaan negara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved