Headline
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sedang mengonsolidasikan anak usaha perusahaan pelat merah agar sesuai dengan core bisnis induknya. Pasalnya ada banyak sekali anak usaha BUMN yang usahanya tidak relevan dengan core bisnis BUMN induk.
Kabag Protokol dan Humas Kementerian BUMN Ferry Andrianto menyebut salah satu penyebab munculnya anak usaha yang tak sesuai core bisnis induk diawali dari kebutuhan masing-masing perusahaan BUMN saat itu. Karena itu, pihaknya di bawah pimpinan Menteri BUMN Erick Thohir melakukan moratorium pembentukan anak usaha baru kecuali untuk jasa konstruksi dan tol.
"Makanya Pak Menteri ingin mantapkan kembali. Prinsipnya ada moratorium pembentukan anak usaha baru, kecuali bagi anak usaha yang kelola jasa konstruksi dan tol, ini sesuai dengan arahan Presiden," kata Ferry Andrianto dalam diskusi Populi Center di Jakarta, Sabtu (14/12).
Pihaknya meminta kepada BUMN induk dengan anak usaha yang tersebar tetap fokus pada core bisnisnya. Sehingga, anak usaha yang tidak relevan bisa dikonsolidasikan ke perusahaan lain yang sesuai.
"Jangan sampai juga anak usaha yang supply dan topang induknya," imbuhnya.
Baca juga: Kewenangan Merger dan Likuidasi Anak Usaha BUMN Masih di Kemenkeu
Menurut Ferry, secara keseluruhan Menteri BUMN Erick Tohir sedang melihat kembali jangan sampai ada anak usaha BUMN yang tidak mendukung BUMN induknya. Termasuk jangan sampai masyarakat merasa usahanya diambil alih oleh BUMN.
Meskipun BUMN merupakan entitas bisnis yang professional juga agen pembangunan yang membawa misi pemerintahan di bawah Presiden, namun tak boleh mengambil peran 100% sehingga mematikan usaha yang dilakukan pihak swasta.
Ferry menjelaskan dulu BUMN mengambil peran swasta, karena swasta belum optimal dalam mengelola bisnis tersebut. Sehingga ketika ada peluang usaha yang bagus, namun swasta tak mau mengambil peran, maka BUMN yang mengambil peluang tersebut.
"BUMN tidak boleh mematikan usaha swasta, menjadi katalisator usaha kita. Kenapa BUMN harus aktif merespon cepat? Ketika dari aspek ekonomis swasta tidak mau, peran BUMN harus tampil di sana," pungkasnya.(OL-5)
PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) sebagai Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) ruas tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat (Tol Kutepat) di Sumatra Utara mempercepat pembangunan jalan tol tersebut.
KEMENTERIAN Pekerjaan Umum (PU) menargetkan kondisi jalan tol dalam menghadapi periode mudik Lebaran 2026
MASYARAKAT Transportasi Indonesia (MTI) meminta pemerintah jangan hanya terpaku pada jalan tol saat arus mudik Lebaran 2026. Perbaikan jalan arteri yang layak dapat menjadi alternatif.
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat peningkatan arus lalu lintas di ruas Tol Jakarta-Cikampek selama periode libur panjang Tahun Baru Imlek 2026.
Direktur Utama PT Jasa Marga Rivan A Purwantono memprediksi ada 1,6 juta kendaraan meninggalkan dan memasuki wilayah Jabotabek melalui Jalan Tol Jasa Marga di libur Imlek 2026.
Menjelang periode mobilitas tinggi pada arus mudik Lebaran 2026, PT Hutama Karya (Persero) terus memacu pengerjaan pemeliharaan rutin di Ruas Tol Pekanbaru–Dumai (Permai).
Loggis teken kerja sama dengan HD Hyundai Infracore Asia untuk distribusi alat berat DEVELON, mempercepat adopsi teknologi ramah lingkungan di sektor tambang.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan menggelar pelatihan dan uji sertifikasi kompetensi bagi 150 tenaga kerja konstruksi, meningkatkan kualitas SDM sektor konstruksi.
Proyek bernilai sekitar Rp219 miliar ini menampilkan inovasi konstruksi berupa skybridge ikonik sepanjang 22 meter yang menghubungkan Menara Wimaya II (Tower B) dengan Menara Wimaya I.
PERTUMBUHAN Surabaya sebagai pusat ekonomi dan kawasan urban utama di Jawa Timur menempatkan sektor konstruksi pada tekanan yang kian kompleks.
Kaltim serius dalam meningkatkan tata kelola konstruksi, meningkatkan kualitas pembinaan kontraktor, serta memperkuat pengawasan proyek strategis daerah.
Ketua MTKBTI Weni Maulina ingin agar para pelaku industri konstruksi bawah tanah tidak berjalan sendiri. MTKBTI menjadi ruang bersama untuk berdiskusi, mencari solusi, dan berkomunikasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved