Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
Kebutuhan masyarakat, terutama usaha kecil dan menengah (UKM), terhadap pembiayaan masih sangat tinggi. Hal itu tidak dapat dipenuhi oleh perbankan sehingga peran perusahaan finansial berbasis teknologi (fintech).
Salah satu peminjam fintech ialah Linda Anggreaningsih sebagai Founder & Creative Director Buttonscarves. Bisnis yang bergerak di dunia fesyen hijab ini mempercayakan pembiayaan pengembangan usahanya kepada KoinWorks, perusahaan fintech.
"Ketika merasa bisnis sedang berkembang, saya merasa perlu ada pembiayaan tambahan untuk lebih memajukannya," ucap Linda dalam suatu diskusi, Jakarta, pekan lalu.
Awalnya, Linda mengajukan pinjaman ke bank. Namun, pengusaha startup ini merasa banyak kesulitan dalam hal tersebut.
"Saya butuh gerak cepat karena khawatir kehilangan momen usaha. Ketika pinjam ke bank, terlalu banyak syarat yang ditentukan. Menurut saya, tak semua pelaku usaha punya syarat-syarat yang ditentukan bank," ujar Linda.
Melalui pembiayaan dari KoinWorks, ia membeli mesin digital print pribadi. Bahkan, keinginannya untuk melakukan ekspansi usaha ke Singapura dan Malaysia telah terwujud.
Usahanya pun hingga 100% dalam beberapa bulan. Kini ia memiliki lima toko offline menuju tujuh toko dan 23 titik gerai di departement store seluruh Indonesia.
Karena itu, Chief Marketing Officer KoinWorks, Jonathan Bryan, meyakini pihaknya dapat berkontribusi meningkatkan pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. "KoinWorks selalu berupaya membuka akses kepada para pelaku UKM digital yang mungkin sebelumnya menemukan kesulitan dukungan akses pembiayaan," tuturnya.
Setidaknya 90% dari peminjam di KoinWorks datang dari pelaku UKM yang bergerak secara digital.
Hingga kini, KoinWorks membuka akses para pelaku social commerce dan digital commerce untuk mengajukan pembiayaan dengan mudah, mulai Rp100 ribu hingga Rp2 miliar dengan tenor hingga 2 tahun. Saat ini ada 370 ribu peminjam dengan 218.741 pendana.
Rata-rata dana yang digulirkan sekitar Rp250 miliar per bulan dengan rata-rata pinjaman sebesar Rp300 juta sampai Rp400 jutaan per nasabah. Bunga efektif sekitar 21,32%. Jenis bisnis UKM yang dilayani, mulai fesyen, elektronik, hingga food & beverage. (*/S-3)
Tim di balik Elev8 menjelaskan bahwa peluncuran brand baru bukan sekadar perubahan nama, melainkan reposisi strategis yang telah diperhitungkan secara matang.
Di tengah ekspansi ekonomi digital yang kian cepat, industri financial technology (fintech) Indonesia memasuki fase baru: dari mengejar pertumbuhan.
Dukungan serta layanan Amartha juga telah menciptakan lebih dari 110.000 lapangan kerja sepanjang 2024 oleh mitra UMKM Amartha.
Dengan limit hingga Rp50.000.000 yang dapat digunakan berulang kali, Julo memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk mengelola berbagai kebutuhan keuangan secara bersamaan.
OJK mencatat lebih dari 370 ribu laporan penipuan transaksi keuangan sepanjang Januari–November 2025, dengan potensi kerugian mencapai Rp8,2 triliun.
Program pembelajaran ini melibatkan puluhan pembicara profesional yang membagikan pengalaman mereka dalam berkontribusi di bidang teknologi.
Direktur Utama Indodana Finance Mira Wibowo meraih penghargaan Indonesia Best CEO 2025 dalam ajang Indonesia Business Leadership Forum.
Ebbot menghadirkan teknologi AI andal, sedangkan Veda Praxis menyediakan fondasi tata kelola yang kuat dan juga tim implementer dengan kapabilitas lokal.
Model kerja fleksibel berbasis platform digital dinilai menjadi bantalan sosial modern.
Pengemudi ojol dan NGO Deconstitute menggugat skema kuota internet hangus ke Mahkamah Konstitusi dengan menguji UU Telekomunikasi.
Bank Indonesia meluncurkan Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI) untuk memperkuat literasi, keamanan, dan inklusi ekonomi digital, didukung pertumbuhan QRIS dan BI-FAST yang kian pesat.
INDUSTRI kripto di Indonesia terus menunjukkan peran aktifnya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved