Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo mengungkapkan, pertumbuhan perekonomian Indonesia saat ini jauh lebih baik ketimbang negara-negara lain di tengah kondisi ekonomi dunia yang tidak pasti.
"Negara lain ekonominya menurun, bahkan ada yang resesi. Tahun ini kita ada dikisaran 5,1%. Inflasi akhir tahun ini 3,3% itu rendah dibanding target yang 3,5%. Tahun depan kita mengarahkan agar bisa 5,3% dari konsumsi domestik dan investasi," kata Perry di Jakarta, Kamis (31/10).
Perry optimistis pertumbuhan perkonomian Indonesia jauh lebih baik ketimbang negara lain. Hal itu dikarenakan nilai tukar rupiah yang disebutnya tetap stabil berada dikisaran Rp14.000.
Current Acount Deficit (CAD) Indonesia berada di angka 2,5%-3% dari Pendapatan Domestik Bruto (PDB).
"BI mendukung outlook itu, sejak tahun ini semua instrumen kami adalah untuk pertumbuhan. Dengan stabilitas yang terjaga, itu akan sangat mendukung," tukas Perry.
Baca juga : Realisasi Investasi di Luar Jawa Tumbuh Tinggi
Ia kembali mengingatkan, Bank Sentral telah mengeluarkan berbagai kebijakan moneter yang mampu menopang pertumbuhan perekonomian dalam negeri.
Diantaranya yakni pemangkasan suku bunga sebanyak 4 kali sebesar 1%. "Tahun ini kami memangkas suku bunga empat kali berturut-turut dari 6% menjadi 5%. Perbankan juga mulai dan akan menurunkan suku bunga, lending akan lebih cepat," terangnya.
"Likuiditas lebih dari cukup, kami sudah menurunkan giro wajib minimun 50 basis poin, lebih dari cukup untuk financing. Kami terus gerojoki kebijakan moneter kami," sambung Perry.
Selain itu, BI juga telah mengeluarkan kebijakan makroprudensial dengan memberikan relaksasi di sektor industri dan otomotif.
"Bahkan akan lebih besar untuk yang ramah lingkungan sejalan dengan kebijakan pemerintah green financing," tukas Perry.
Lebih jauh, Perry mengungkapkan, pada sisi pendalaman pasar keuangan, pihaknya bersama dengan Otoritas Jasa Keuangan membuat trading platform agar tercipta integrasi antara pasar uang, valas dan pasar modal.
"Kita sudah masuk ke valas dengan domestic delivery forward. Itu yang menjaga stabilitas nilai tukar rupiah," pungas Perry. (OL-7)
Purbaya menjelaskan bahwa meskipun kondisi global penuh ketidakpastian, permintaan domestik masih menjadi mesin utama penggerak ekonomi.
LPEI memperkirakan bahwa ekonomi Indonesia masih diperkirakan tumbuh 4-5 persen dengan mempertimbangkan dinamika harga komoditas dan perdagangan global dengan catatan
Batam mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 6,76% secara tahunan (year-on-year) pada 2025. Angka itu menjadikannya sebagai yang tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
UBS menggelar UBS OneASEAN Summit untuk ke-14 kalinya dengan menghadirkan lebih dari 850 investor institusional, pembuat kebijakan, serta pemimpin industri dari berbagai negara.
Bank Indonesia (BI) mengapresiasi catatan surplus neraca perdagangan Indonesia pada Januari tahun ini.
Gubernur BI Perry Warjiyo proyeksikan pertumbuhan ekonomi RI triwulan I 2026 tetap kuat di tengah tantangan global. Simak faktor pendorong dan analisisnya.
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved