Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH akan menggunakan berbagai instrumen kebijakan dalam rangka mendorong perlindungan hutan di berbagai daerah. Instrumen-instrumen kebijakan terkait lingkungan hidup dan kehutanan tersebut ada pada Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD).
Demikian diungkapkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam acara Konferensi Transfer Fiskal Ekologis di Perpustakaan Nasional, Jakarta, Kamis (1/8).
Sri menambahkan, anggaran APBN 2019 yang mendekati Rp2.500 triliun, sepertiganya dialokasikan untuk TKDD.
"Besarnya TKDD dari tahun ke tahun meningkat luar biasa besar. Terakhir, untuk tahun ini mencapai Rp826,8 triliun atau tumbuh 9,1%, kenaikannya tinggi dan jenis instrumennya juga semakin bervariasi," ujarnya.
Adapun instrumen-instrumen dalam TKDD yang terkait dengan lingkungan hidup yakni, DBH SDA (Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam), DAK (Dana Alokasi Khusus), Dana Insentif Daerah (DID), Hibah Daerah, Dana Desa, dan Dana Alokasi Umum (DAU).
Namun menurut Sri, instrumen DAU sampai saat ini tidak didesain untuk menjawab permasalahan spesifik terkait konservasi hutan maupun kompensasi atas perlindungan lingkungan hidup.
"Kalau kita menggunakan DAU dimana masalah luasan hutan ini dimasukkan, persoalan yang muncul langsung adalah bahwa tidak semua daerah memiliki luasan hutan. Sehingga kalau memasukkan formula itu di DAU dengan sendirinya langsung meningkatkan daerah yang punya luasan hutan dan meng-nolkan daerah yang tidak punya hutan," jelasnya.
Untuk itu, Menkeu menyarankan salah satu instrumen alternatif yang telah diterapkan di Papua yakni Dana Otonomi Khusus.
"Papua juga sudah menggunakan dana khusus ini antara lain untuk lingkungan hidup dan kehutanan contohnya penggunaan untuk program rehabilitasi hutan, program perencanaan dan pengembangan hutan, serta peningkatan kualitas serta akses informasi," tambahnya.
Baca juga: Menteri Siti Nurbaya: Kejahatan Lingkungan Harus Dihentikan
Dalam kesempatan itu, Ketua Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) 2008-2018 Sangkot Marzuki mengatakan Indonesia menjadi salah satu negara di dunia yang memiliki wilayah hutan terluas. Namun, daerah-daerah di dalam negeri yang memiliki hutan yang luas justru sedang menghadapi dilema.
Daerah yang memilih untuk menjaga hutan tidak mendapatkan keuntungan dibandingkan daerah yang mengganti fungsi hutan menjadi lokasi tambang atau perkebunan kelapa sawit. Padahal, menjaga hutan juga menimbulkan biaya yang tidak sedikit.
"Semakin tinggi proporsi hutan primer dan sekunder di sebuah daerah, pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut justru turun karena tidak ada keuntungan yang didapat," kata Sangkot.
Oleh sebab itu, Sangkot menilai dibutuhkan transfer fiskal ekologis untuk mendorong pemerintah daerah agar tetap menjaga kawasan hutan yang ada di wilayahnya.
Senada, Direktur World Resources Institute (WRI) Indonesia Nirarta Samadhi menuturkan, pemerintah maupun masyarakat Indonesia harus melakukan berbagai tindakan guna mencegah peningkatan suhu bumi, salah satunya dengan menjaga kawasan hutan melalui kebijakan transfer fiskal ekologis yang dibarengi dengan upaya pengurangan emisi.
"Kita perlu bergegas melakukan tindakan agar peningkatan suhu bumi tidak lebih dari 1,5 derajat. Jika kita hanya fokus pada upaya pengurangan emisi, maka peningkatan suhu bumi kita akan berada pada titik di atas 3 derajat," ujarnya. (A-4)
Kemenkeu mencatat penerimaan bea cukai Rp44,9 triliun hingga Februari 2026, terkontraksi 14,7% dibanding tahun lalu. Ini penyebabnya.
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, penerima atau awardee beasiswa LPDP harus menghormati Indonesia dan rakyat Indonesia. I
Kemenkeu ungkap 44 alumni LPDP belum kembali ke RI. Menkeu Purbaya tegaskan sanksi berat berupa pengembalian dana plus bunga hingga blacklist permanen.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, dana untuk pembelian kapal yang ada di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sejatinya memang belum dicairkan
Purbaya menegaskan Juda Agung memiliki kapasitas dan pengalaman yang mumpuni untuk melanjutkan sejumlah agenda strategis.
(Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melantik 27 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (pejabat Eselon II) di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di Jakarta pada Rabu (28/1).
Kemenkeu mencatat penerimaan bea cukai Rp44,9 triliun hingga Februari 2026, terkontraksi 14,7% dibanding tahun lalu. Ini penyebabnya.
EKONOM PT Bank Danamon Indonesia Tbk Hosianna Evalita Situmorang memberikan catatan terkait kinerja anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) per Februari 2026.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan rata-rata harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) masih di bawah asumsi yang ditetapkan APBN 2026.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan anggaran negara untuk memenuhi kebutuhan BBM subsidi masih mencukupi.
Ia menyebutkan, hal itu pasti akan mengakibatkan kenaikan harga barang dan jasa serta nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing.
Jika harga minyak menembus angka 120 dolar AS per barel, defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 diperkirakan bisa melebar hingga 3,6%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved