Minggu 28 Juli 2019, 08:00 WIB

Sembilan Maskapai Asing akan Masuk Bali

Atikah Ismah Winahyu | Ekonomi
Sembilan Maskapai Asing akan Masuk Bali

MI/Dwi Apriani
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

 

MENTERI Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi berupaya meningkatkan kapasitas Bandara Ngurah Rai, Bali, guna menambah jumlah turis yang berkunjung ke ‘Pulau Dewata’ tersebut.

Rencananya sembilan maskapai asing akan terbang ke Bali. Untuk itu, Menhub menggelar rapat bersama sejumlah pejabat terkait sekaligus menin­jau apa saja yang harus ditingkatkan di bandara itu.

“Saya rapat di sini untuk menindaklanjuti arahan Bapak Presiden, bahwa turis harus diperhatikan dan ditingkatkan jumlah mereka. Oleh karena itu, saya ingin melihat apa yang harus di-improve di bandara ini,” kata Budi Karya Sumadi dalam pernyataan resmi, kemarin.

Menhub menjelaskan salah satu upaya yang dilakukan ialah menambah slot penerbangan, khususnya untuk penerbangan rute internasional. Untuk itu, penerbangan internasional akan diberikan prioritas take off dan landing pada waktu-waktu strategis atau golden time.

Golden time mereka itu kan pukul 23.00 sampai pukul 07.00 (UTC). Oleh karena itu, prioritas akan diberikan pada penerbangan dari turis-turis itu,” tuturnya.

Selain itu, Menhub menambahkan,  ke depan akan ada pembatasan penerbangan dengan pesawat sekelas ATR-72 yang mendarat di Bali.

“Kita akan buat cluster yang menuju Bali. Semisal, dari beberapa kota kecil tidak masuk ke sini, kecuali kota-kota itu memang hanya dijangkau dengan pesawat sekelas ATR-72,” ujarnya.

Hal lainnya yang akan dilakukan Menhub ialah membatasi ground time atau waktu naik-turun penumpang, yakni tidak lebih dari 3 jam.

“Melalui upaya-upaya itu, kami berharap, ke depan kapasitas Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dapat bertambah sebesar 30% dan diprioritaskan bagi penerbangan internasional,” terangnya.

Saat ini, kata Menhub, sudah ada sekitar sembilan maskapai asing yang ingin terbang ke Bali, di antaranya dari Jepang, Taipei, Bangladesh, Kamboja, Australia, Singapura, Abu Dhabi, dan Malaysia.

“Dengan adanya sembilan penerbangan ini, jika dirata-ratakan antara 200-300 orang penumpang per penerbangan, paling tidak ada tambahan 2.000 orang setiap hari. Jadi kurang lebih 30% kenaikannya. Oleh karena itu, saya minta kepada jajaran Kemenhub, Otoritas Bandara, Angkasa Pura I, juga pemerintah daerah, Kadishub secara sinergi melakukan optimalisasi upaya ini,” tandasnya.

Sebagai informasi, hingga kini, terdapat 34 maskapai asing dengan 47 rute penerbangan yang melayani penerbangan di Ngurah Rai. Untuk penerbangan domestik, saat ini terdapat delapan maskapai domestik dengan 22 rute penerbangan. (Aiw/N-3)

Baca Juga

Antara

Perekomian di Jawa Paling Terpukul Akibat Pandemi

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 25 Januari 2021, 23:30 WIB
Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di kota-kota besar Pulau Jawa memengaruhi minat investor menanamkan...
Antara

Sandiaga : Dana Wakaf Dapat Mempertahankan Lapangan Kerja

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 25 Januari 2021, 23:00 WIB
"Dana wakaf ini insyaallah akan dimanfaatkan untuk meningkatkan kegiatan sosial yang lebih luas, apalagi di tengah pandemi...
Antara

Anggaran Kemenhub Dipangkas Rp12,4 T untuk Vaksinasi Covid-19

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 25 Januari 2021, 20:49 WIB
Seperti diketahui, pemangkasan tersebut terjadi setelah ada instruksi dari Kementrian Keuangan melakukan refocusing anggaran 2021 soal...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya