Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Pertumbuhan Ekonomi Diyakini Meningkat di Periode Kedua Jokowi

Atalya Puspa
21/4/2019 20:00
Pertumbuhan Ekonomi Diyakini Meningkat di Periode Kedua Jokowi
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Haryadi Sukamdani.(DOK PHRI )

PELAKU pasar optimistis pertumbuhan ekonomi di era Jokowi yang kedua akan tumbuh sebesar 6,5% sesuai dengan prediksi yang dirilis oleh lembaga survey Moody.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Haryadi Sukamdani.

"Kita melihatnya optimis karena dengan Jokowi meneruskan pemerintahan, berarti tidak diperlukan waktu adaptasi. Karena tinggal melanjutkan," kata Haryadi kepada Media Indonesia, Minggu (21/4).

Dirinya menyatakan pertumbuhan ekonomi 6,5% tersebut dapat dicapai pada 2020 mendatang, mengingat tahun 2019 sudah memasuki pertengahan tahun.

Baca juga: Pertumbuhan Ekonomi Berpotensi Meningkat

"Tahun ini mungkin 5,4%-5,6%, ya. Tapi tahun depan bisa di atas 6%," ucapnya.

Dirinya meyakini, pertumbuhan ekonomi tersebut dapat dicapai apabila kondisi pasar serta regulasi yang dikeluarkan oleh pemerintah sejalan dengan apa yang diharapkan para investor.

Dengan kata lain, kabinet dalam pemerintahan Jokowi mendatang mendukung para pelaku pasar.

"Tapi saya rasa semua akan menjaga momentum yang sangat bagus. Artinya kalau ada kebijakan aneh-aneh pasti reaksi pasar akan keras. Karena kita ingin fundamental ekonomi bagus. Semua orang merasa punya kepentingan untuk maju," tukasnya.

Sebelumnya, Moody's Investors Service mengatakan bahwa berdasarkan perhitungan IMF, Indonesia bisa mencapai potensi pertumbuhan PDB riil sebesar 6,5% pada tahun 2022. (OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Budi Ernanto
Berita Lainnya