Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Jujur UN Jadi Dasar Sikap Antikorupsi

Ardi Teresti Hardi/P-2
23/4/2015 00:00
Jujur UN Jadi Dasar Sikap Antikorupsi
(ANTARA/REGINA SAFRI)
SIKAP jujur yang ditanamkan oleh pegiat antikorupsi dan Komisi Pemberantasan Korupsi dalam setiap kesempatan atau event tertentu di sekolah sedikit demi sedikit mulai membuahkan hasil.

Tidak terkecuali pada siswa-siswa SMAN 3 Yogyakarta.

Keberanian mereka menyuarakan kebocoran soal ujian nasional tahun ini mendapat apresiasi dari KPK.

Ketika menerima bocoran soal UN, mereka tidak memanfaatkannya, malah melapor ke sekolah menyuarakannya ke publik.

"Kami melaporkan temuan kebocoran soal UN di internet dilandasi niat mencari keadilan bagi teman-teman yang menjalankan UN," terang Muhammad Tsaqif Ismadi, siswa SMAN 3 Yogyakarta.

Tsaqif mengatakan dirinya bersama teman-temannya di sekolah telah belajar keras dan mempersiapkan diri jauh-jauh hari menghadapi UN.

"Tentu tidak adil jika kemudian ada kebocoran soal," ucapnya.

Namun ternyata keberanian itu direspons 'jahat' oleh pihak yang tidak senang. Muncul ratusan ancaman yang ditujukan ke mereka.

Menurut Tsaqif, ancaman itu mayoritas pengirimnya ialah siswa-siswa SMA juga.

Walau mendapat ancaman, sikap Tsaqif tetap tegas, kebocoran soal itu merupakan bentuk kecurangan, dan tidak adil.

Menurut Staf Fungsional Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat Deputi Bidang Pencegahan KPK Pauline Arifin penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi atas keberanian dan kejujuran siswa.

Berani jujur, lanjut dia, merupakan dasar sikap antikorupsi.

"Penghargaan ini bentuk dorongan agar semakin banyak orang berani mengampanyekan sikap berintegritas," terang dia.

Yang dilakukan oleh siswa SMAN 3 Yogyakarta itu tercatat baru pertama kali sehingga KPK pun memberikan penghargaan berupa plakat dan pin dengan tulisan 'Berani jujur itu hebat'.

Pin tersebut lalu disematkan di baju siswa.

Kadinas Pendidikan Kota Yogyakarta, Edy Heri Suasana, berharap, Yogyakarta bisa menjadi daerah percontohan terkait penerapan kejujuran dalam penyelenggaraan UN.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya