Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
TERINSPIRASI dari surah Al Asr (Demi Waktu) dan hadis lima perkara sebelum lima perkara, musikus Kunto Aji menelurkan lagu religi pertamanya yang berjudul Hiduplah Sebelum Mati. Lewat lagu ini, dia ingin mengajak para pendengar khususnya umat muslim untuk menjalani hidup yang bermanfaat bagi orang lain.
“Sebenarnya ini (lagu) berdasarkan dari hadis lima perkara sebelum lima perkara, ngambilnya dari situ. Itukan hidup sebelum mati, tapi gue merasa hiduplah sebelum mati, kalau orang Jawa bilang urip kudu urup, hidup itu menyala. Inginnya pesan ini bisa nyampe ke orang-orang bahwa hidup itu menghidupi, kalau di surah Al Asr itu dikatakan kita akan sangat merugi jika tidak bermanfaat bagi orang lain,” kata Kunto Aji dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (15/3)
Pelantun tembang ‘Rehat’ itu menyebut proses pembuatan lagu ini berjalan singkat. Ia hanya membutuhkan waktu dua pekan untuk menyelesaikan. Sepanjang pembuatan lagu, Kunto Aji mengaku tidak mengalami kendala berarti, berjalan dengan mulus.
“Gue bikin lagu religi untuk pertama kalinya, dan dari proses awal menulis sampai mixing kemudian mastering itu selesai hanya dalam 2 pekan. Surprisingly enggak ada kendala selama proses pembuatan, maksudnya ya udah ngalir aja gitu,” ungkapnya.
Untuk menghadirkan nyawa dalam lagu tersebut saat dibawakan, penyanyi berusia 37 tahun itu mengaku memiliki treatment khusus. Dalam proses pembuatan, Kunto Aji mengaku memperbaiki ibadahnya. Menurutnya, menulis lagu religi harus dimulai dari memperbaiki ibadah.
"Pertama memperbaiki salat saya dulu, yang jelas karena dalam menulis (lagu) itu harus ada dalam diri kita, sehingga banyak hal yang harus kita serap, apalagi ini lagu religi. Jadi kalau bicara soal spiritualitas atau religi itu hal yang sangat panjang perjalanannya,” tukasnya.
Adapun lagu yang dinyanyikan oleh Kunto Aji ini juga akan menjadi lagu tema untuk web series berjudul Demi Masa yang dibintangi oleh Bryan Domani. Lagu ini tercipta berkat kolaborasi antara Kunto Aji dengan Kahf, produk perawatan diri halal dan modern untuk pria.(M-3)
Single Rejeki Jalur Langit merupakan hasil kolaborasi Bonzor bersama Ustaz Derry Sulaiman dan Dodi Kangen Band.
Terinspirasi dari pengalaman pribadi dan refleksi diri, lagu religi dari Maulana Ardiansyah itu hadir sebagai pengingat bagi siapa saja yang terkadang lalai dalam menunaikan salat.
Lagu terbaru Vagetoz yang berjudul Manusia Berhati Mulia berisi pujian terhadap Rasulullah SAW.
Lagu ini mengisahkan kesadaran seseorang akan kelemahan imannya dan penyesalan atas dosa-dosa yang telah diperbuat, serta permohonan ampun kepada Tuhan.
Untuk single kedua Pesona, Yossie akan berkolaborasi dengan Isabella Fawzi, putri Ikang Fawzi dan Marissa Haque.
Katyana Mawira secara terbuka mengungkapkan impiannya untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Inggris Raya (UK) demi mengejar gelar di bidang ilmu pasti.
Katyana Mawira mengaku terpengaruh oleh gaya bermusik musisi asal Inggris, Olivia Dean, terutama dalam hal menyusun narasi lagu yang menyatu dengan vokal dan aransemen.
Ke-11 lagu dalam album tersebut secara lirik didasari oleh kisah nyata dari semua perjalanan cinta yang menjadi kenangan dan pelajaran Saphira.
MUSISI Raissa Anggiani sukses menggelar konser album ‘Kepada, Yang Terhormat’ di M Bloc Live House, Jakarta. Raissa menutup gelaran konser album dengan sempurna di Jakarta.
SEBAGAI bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial, penyanyi solo, Rossa, menyalurkan zakat mal senilai Rp500 juta untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana alam di sejumlah wilayah di Sumatra.
Rossa mengaku bahwa ini adalah pengalaman pertamanya terlibat dalam sebuah proyek seni di luar keperluan komersial.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved