Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
X, yang sebelumnya bernama Twitter, telah menjadi platform untuk menyebarkan berita. Pasalnya, banyak grup media membagikan tautan berita ke jejaring sosial tersebut setiap hari. Namun, pemilik X, Elon Musk tampaknya akan mengubah hal tersebut. Musk dilaporkan telah meminta karyawannya untuk menyingkirkan berita utama di platform tersebut.
Dilansir dari Fortune, X yang dimiliki oleh Elon Musk berencana untuk meluncurkan cara baru untuk menampilkan tautan berita tanpa judul atau deskripsi. Jejaring sosial ini hanya akan menampilkan tautan dan gambar header dalam sebuah postingan. Pengguna yang ingin membagikan sebuah teks harus mengetiknya sendiri.
Sebuah sumber mengatakan kepada Fortune, pembaruan ini dilakukan untuk mengurangi ukuran sebuah postingan agar dapat memuat lebih banyak postingan dalam satu layar. Mereka juga mengatakan Musk berpikir bahwa menghilangkan headline akan mengurangi clickbait.
Selain itu, pembaruan ini dilakukan Musk agar jurnalis menulis artikel mereka secara langsung di X. Di akun pribadinya, Musk mengatakan jurnalis yang menginginkan lebih banyak kebebasan untuk menulis dan penghasilan tambahan harus mempublikasikan secara langsung di platform tersebut.
Baca juga: New York Times Komentari Renana Pembiayaan Akun Centang Biru Twitter
Dikutip dari 9to5Mag, jika perubahan ini benar-benar diterapkan, akan berdampak besar bagi para penulis, jurnalis, dan kreator. Meskipun mengklik gambar masih membawa pengguna ke situs web, judul menjadi faktor paling awal untuk membawa seseorang ke artikel tersebut.
Selain itu, meskipun Musk mencoba membuat Twitter tampak seperti tempat yang menarik bagi para jurnalis, tidak ada keuntungan untuk menerbitkan artikel lengkap di Twitter. Pasalnya, ada batas karakter dalam sebuah cuitan. Untuk bisa mencuit panjang, maka pengguna harus pelanggan X Premium.(M-4)
Platform X (Twitter) mengalami gangguan global kedua dalam sepekan. Pengguna keluhkan lini masa kosong dan error 503. Simak update terbarunya.
Ashley St. Clair, ibu dari anak Elon Musk, menggugat xAI setelah chatbot Grok diduga menghasilkan citra seksual eksplisit dirinya tanpa izin.
X resmi membatasi fitur AI Grok untuk mengedit foto orang asli dengan pakaian terbuka. Langkah ini diambil usai protes keras dari Indonesia hingga Inggris.
Elon Musk melalui SpaceX menggratiskan layanan Starlink di Iran untuk membantu demonstran menembus blackout internet di tengah kerusuhan yang menewaskan 1.800 orang.
Pemerintah Indonesia memblokir sementara Grok AI milik Elon Musk karena risiko pornografi deepfake non-konsensual dan ancaman keamanan digital.
Grok AI, dengan akses data real-time ke platform X, menawarkan solusi yang tidak dimiliki AI lain. Berikut adalah panduan singkat cara memaksimalkan Grok untuk humas dan konten kreator.
Jika informasi yang didapat terlalu deras maka sebaiknya rehat sejenak dan mengevaluasi apakah berita tersebut benar atau palsu, agar tidak perlu bereaksi berlebihan.
Ia menyarankan masyarakat untuk memilah dan memilih berita yang benar-benar bermanfaat.
Kemampuan seseorang mengelola emosi sangat berperan penting dalam menentukan seberapa besar dampak negatif yang mungkin ditimbulkan oleh berita buruk terhadap kesehatan mentalnya.
Pemerintah Australia baru saja mengumumkan aturan baru yang mengharuskan platform digital besar seperti Facebook (Meta), TikTok, dan Google untuk membayar biaya berita
LEBIH dari 100 staf BBC menuduh lembaga penyiaran tersebut melakukan liputan yang bias dengan memihak Israel dalam pelaporannya tentang perang di Jalur Gaza, Palestina.
Saat ini, Dewan Pers tengah melaksanakan uji coba perdana atas modul, silabus, dan kurikulum atas draft pedoman etik pemberitaan ramah terhadap korban kekerasan seksual.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved