Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
Fenomena food waste atau menyia-nyiakan makanan yang sebenarnya masih layak dikonsumsi, kerap kali masih sering dilakukan orang. Padahal, makanan yang menumpuk di tempat pembuangan akhir (TPA) itu, akan menghasilkan gas metana dan karbondioksida.
Gas-gas itu terbawa ke atmosfer dan berpotensi merusak lapisan ozon sehingga akan berpotensi menyebabkan pemanasan global.
Kepala Divisi Ilmu Konsumen dan Ekonomi Keluarga Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor, Lilik Noor Yulianti, memberikan beberapa tips mengurangi food waste, seperti dilansir dari laman Instagram IPB University.
1. Sebelum belanja, cek terlebih dahulu di tempat penyimpanan (lemari/kulkas), bahan makanan yang sudah habis dan harus segera dibeli.
2. Siapkan rencana menu mingguan, terutama bagi Anda yang sedang diet atau ingin berpuasa untuk menu buka dan sahur. Tulis daftar bahan makanan yang akan dibeli sesuai kapasitas tempat penyimpanan.
3. Beli bahan makanan yang sesuai dengan yang tertulis dengan daftar belanja dan jangan melakukan panic buying atau impulsive buying.
Panic buying merupakan perilaku pembelian secara berlebihan atau penimbunan terhadap suatu barang didasari karena rasa panik dan takut kehabisan yang berlebih.
Sementara itu, impulsive buying ialah keinginan seseorang untuk membeli suatu produk dalam jumlah banyak secara tiba-tiba tanpa melalui pertimbangan dan proses berpikir panjang.
4. Atur tata letak bahan pangan sesuai masa kadaluwarsanya
5. Simpan daging sapi atau ayam atau ikan dalam kemasan kecil untuk sekali pakai. Tuliskan tanggal pada kemasan atau label.
6. Lakukan pengecekan dan pengaturan bahan makanan, terapkan sistem first in first out (FIFO). FIFO merupakan salah satu jenis metode manajemen persediaan yang dilakukan dengan cara memakai stok barang di gudang atau tempat penyimpanan berdasarkan waktu masuknya.
7. Persiapkan sejumlah bahan makanan sesuai porsi dan jumlah orang yang akan mengonsumsinya.
8. Minimalkan membuang sampah bahan yang tidak bisa dimakan (kulit buah, batang sayuran), manfaatkan menjadi pupuk kompos
9. Sajikan makanan dalam porsi secukupnya di tiap piring dan harus dihabiskan
10. Sisa makanan (leftover) bisa dimasak kembali menjadi menu lain. Contoh, sisa tumis cumi asin dicampurkan pada nasi goreng.(M-3)
Peneliti mengungkap hutan Arktik hancur hanya dalam 300 tahun pada masa pemanasan global purba. Temuan ini jadi peringatan bagi krisis iklim modern.
Studi cincin pohon pinus di Spanyol mengungkap anomali cuaca paling ekstrem sejak 1500-an. Ketidakstabilan curah hujan kini mencapai titik kritis.
Analisis mendalam Avatar: Fire and Ash sebagai metafora krisis iklim. Menghubungkan 'Bangsa Abu' dengan data kebakaran hutan global 2025-2026.
Cuaca 2026 semakin tak menentu. Simak panduan medis menjaga imunitas tubuh, mencegah penyakit pancaroba, dan tips menghadapi gelombang panas (heatwave).
Lautan dunia menyerap panas ekstrem tahun 2025, memecahkan rekor selama sembilan tahun berturut-turut. Simak dampak mengerikannya bagi iklim global.
Peneliti Oxford mengungkap bagaimana bentuk garis pantai dapat menjebak spesies laut saat suhu memanas. Garis pantai Timur-Barat tingkatkan risiko kepunahan.
Industri food and beverage (F&B) menghadapi tekanan untuk terus berinovasi seiring perubahan perilaku konsumen yang semakin dinamis.
KEBUTUHAN efisiensi operasional dan konsistensi proses kerja di industri food & beverage (F&B) semakin meningkat seiring dengan bertambah outlet dan kompleksitas bisnis.
Zhengda memberikan dukungan menyeluruh bagi mitra mulai dari survei lokasi, pelatihan karyawan, manajemen operasional, hingga strategi pemasaran nasional.
Mixing minuman soda merupakan inovasi menciptakan beragam rasa dan bisa menjadi inspirasi bagi para pelaku usaha untuk mengembangkan menu baru yang kreatif dan unik
Mekanisme kecerdasan buatan menawarkan berbagai fitur canggih yang dirancang khusus untuk mendukung bisnis F&B,
Langkah AIMS di 2024 akan fokus pada perubahan bidang usaha utama meliputi food & beverage (FnB), entertainment, olahraga, dan media.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved