Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBUTUHAN efisiensi operasional dan konsistensi proses kerja di industri food & beverage (F&B) semakin meningkat seiring dengan bertambah outlet dan kompleksitas bisnis. Ada berbagai tantangan operasional yang umum ditemui di industri F&B.
Platform Lark menghadirkan ruang kerja terpadu sebagai upaya menjawab persoalan rendahnya efisiensi operasional perusahaan akibat proses internal yang rumit, alur kerja yang tersebar di banyak aplikasi, serta koordinasi yang memakan waktu. General Manager APAC (Asia Pacific) Lark, Mark Dembitz, menyatakan dalam era bisnis yang semakin kompetitif, perusahaan kini dituntut untuk bergerak lebih cepat dan lebih efisien.
General Manager Sales (F&B Markets) PT Prasetia Dwidharma, Iwan Mulyawan, menjelaskan berbagai tantangan operasional yang umum ditemui di industri F&B. "Proses manual seperti approval berlapis, laporan outlet yang tidak seragam, serta komunikasi frontline yang sering terfragmentasi," kata Iwan.
Iwan juga memaparkan platform Lark menggabungkan percakapan, dokumen, workflow, automasi, dan dashboard dalam satu sistem. Integrasi fitur ini memungkinkan tim operasional dan manajemen mengambil keputusan lebih cepat dan mempertahankan standar yang konsisten di seluruh outlet.
Itu disampaikannya pada acara yang digelar Virtuenet, divisi ICT dari PT Prasetia Dwidharma, bersama Fresh Factory belum lama ini di Jakarta. Acara ini dihadiri pemimpin bisnis dari sektor F&B, retail, cold chain logistics, hingga industri kreatif.
CFO Fresh Factory, Andre Septiano, menjelaskan cara perusahaannya membangun sistem IT helpdesk berbasis Lark menggunakan base, forms, dan automasi. Sistem tersebut membantu mempercepat penanganan tiket internal dan menciptakan proses yang lebih transparan serta mudah dilacak.
Head of IT Roscik, Asep Jamaludin, membagikan pengalaman digitalisasi berbagai proses operasional outlet dalam organisasinya. Ia menjelaskan aktivitas seperti attendance approval, customer survey, facility monitoring, hingga pelaporan kunjungan lapangan kini dapat dilakukan melalui workflow digital yang terpusat. Pendekatan ini membantu meningkatkan akurasi data dan menyamakan standar operasional di seluruh cabang. (Ant/I-2)
Industri food and beverage (F&B) menghadapi tekanan untuk terus berinovasi seiring perubahan perilaku konsumen yang semakin dinamis.
Zhengda memberikan dukungan menyeluruh bagi mitra mulai dari survei lokasi, pelatihan karyawan, manajemen operasional, hingga strategi pemasaran nasional.
Mixing minuman soda merupakan inovasi menciptakan beragam rasa dan bisa menjadi inspirasi bagi para pelaku usaha untuk mengembangkan menu baru yang kreatif dan unik
Mekanisme kecerdasan buatan menawarkan berbagai fitur canggih yang dirancang khusus untuk mendukung bisnis F&B,
Langkah AIMS di 2024 akan fokus pada perubahan bidang usaha utama meliputi food & beverage (FnB), entertainment, olahraga, dan media.
Industri makanan dan minuman Indonesia tumbuh 6,4% pada Triwulan III 2025. Namun, konsumsi susu nasional masih rendah dan ketergantungan impor bahan baku jadi tantangan utama.
Sejak berdiri, organisasi ini mampu menyalurkan lebih dari 4.000 porsi makanan kepada mereka yang membutuhkan.
Kebijakan pembatasan konsumsi Gula, Garam, dan Lemak (GGL) yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2024 memicu kekhawatiran luas.
Industri makanan dan minuman nasional menunjukkan geliat pertumbuhan yang luar biasa, terutama di segmen halal.
Tahun ini, FHI 2025 hadir memfasilitasi koneksi bisnis dengan lebih dari 700 produsen, distributor, dan retailer sektor kuliner dan perhotelan terkemuka dari 35 negara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved