Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Agar Bisnis Makanan Lebih Efisien dan Proses Konsisten

Media Indonesia
28/11/2025 11:21
Agar Bisnis Makanan Lebih Efisien dan Proses Konsisten
(MI/HO)

KEBUTUHAN efisiensi operasional dan konsistensi proses kerja di industri food & beverage (F&B) semakin meningkat seiring dengan bertambah outlet dan kompleksitas bisnis. Ada berbagai tantangan operasional yang umum ditemui di industri F&B.

Platform Lark menghadirkan ruang kerja terpadu sebagai upaya menjawab persoalan rendahnya efisiensi operasional perusahaan akibat proses internal yang rumit, alur kerja yang tersebar di banyak aplikasi, serta koordinasi yang memakan waktu. General Manager APAC (Asia Pacific) Lark, Mark Dembitz, menyatakan dalam era bisnis yang semakin kompetitif, perusahaan kini dituntut untuk bergerak lebih cepat dan lebih efisien. 

General Manager Sales (F&B Markets) PT Prasetia Dwidharma, Iwan Mulyawan, menjelaskan berbagai tantangan operasional yang umum ditemui di industri F&B. "Proses manual seperti approval berlapis, laporan outlet yang tidak seragam, serta komunikasi frontline yang sering terfragmentasi," kata Iwan.

Iwan juga memaparkan platform Lark menggabungkan percakapan, dokumen, workflow, automasi, dan dashboard dalam satu sistem. Integrasi fitur ini memungkinkan tim operasional dan manajemen mengambil keputusan lebih cepat dan mempertahankan standar yang konsisten di seluruh outlet.

Itu disampaikannya pada acara yang digelar Virtuenet, divisi ICT dari PT Prasetia Dwidharma, bersama Fresh Factory belum lama ini di Jakarta. Acara ini dihadiri pemimpin bisnis dari sektor F&B, retail, cold chain logistics, hingga industri kreatif. 

CFO Fresh Factory, Andre Septiano, menjelaskan cara perusahaannya membangun sistem IT helpdesk berbasis Lark menggunakan base, forms, dan automasi. Sistem tersebut membantu mempercepat penanganan tiket internal dan menciptakan proses yang lebih transparan serta mudah dilacak.

Head of IT Roscik, Asep Jamaludin, membagikan pengalaman digitalisasi berbagai proses operasional outlet dalam organisasinya. Ia menjelaskan aktivitas seperti attendance approval, customer survey, facility monitoring, hingga pelaporan kunjungan lapangan kini dapat dilakukan melalui workflow digital yang terpusat. Pendekatan ini membantu meningkatkan akurasi data dan menyamakan standar operasional di seluruh cabang. (Ant/I-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik