Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
LIBUR panjang Idul Adha telah dimulai. Dengan cuaca yang makin ekstrem, penggunaan tabir surya semakin penting, apalagi untuk Anda yang akan banyak beraktivitas di luar ruang.
Hal ini pula yang diingatkan oleh Dr. Nataliani Mawardi atau biasa dikenal sebagai dr. Nat, penggagas klinik kecantikan NMW sekaligus praktisi estetika dengan pengalaman lebih dari 30 tahun.
“Dalam situasi seperti ini; terpaan sinar matahari yang begitu menyengat dan hantaman polusi udara, hampir bisa dikatakan mendesak bagi kita yang beraktifitas penuh untuk menyadari pentingnya perawatan dan perlindungan kulit dan tubuh agar dapat melindungi diri dari dampak buruk yang dapat ditimbulkan oleh sinar matahari dan udara buruk yang berlebihan," katanya, seperti dikutip dari siaran pers yang diterima Media Indonesia, Selasa (27/6). Namun ia juga menyarankan agar aktivitas luar ruang sebaiknya dihindari di rentang pukul 10.00 pagi hingga pukul 14.00.
Produk tabir surya, pada umumnya, terdapat dua jenis, yakni sunscreen dan sunblock. Keduanya bukan hanya berbeda nama tetapi juga berbeda cara kerja.
Sunscreen bekerja menyerap sinar UV sehingga sinar tersebut tidak terserap ke kulit. Namun untuk dapat menjalankan fungsinya maka sunscreen harus terserap ke kulit dan sebab itu harus dioleskan dengan seksama dan membutuhkan waktu untuk terserap.
Dilansir dari Health.com, bahan aktif pembuat sunscreen adalah oxybenzone, avobenzone, octisalate, octocrylene, homosalate, atau octinoxate. Dengan terserap ke kulit maka sunscreen tidak meninggalkan warna di permukaan kulit.
Sementara, sesuai namanya, sunblock bekerja dengan memantulkan sinar UV. Ia umumnya tidak terserap ke dalam kulit dan sebab itu sering meninggalkan warna putih di permukaan kulit.
“Sunscreen dapat menyerap ke kulit kita, melindungi dari dampak buruk UVA dan UVB, sementara sunblock mampu memantulkan sinar matahari dari kulit," jelas dr. Nat. Lebih lanjut, dr. Nat, mengatakan penggunaan sunscreen minimal 30 menit sebelum ke luar rumah dan dioleskan kembali setiap 2 jam. (M-1)
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menegaskan capaian dan penghargaan inovasi daerah tidak boleh menjadi titik akhir dalam berinovasi.
Ancaman super flu, infeksi saluran pernapasan akibat virus influenza dengan gejala yang lebih berat dibanding flu biasa, kian menjadi perhatian.
Buku berjudul Mika & Maka: Berani ke Dokter karya kolaborasi Karen Nijsen dan Maria Ardelia menghadirkan kisah yang disampaikan secara hangat dan mudah dipahami agar anak takut ke dokter
Siapa sangka, golongan darah ternyata ikut berkaitan dengan risiko serangan jantung. Ini bukan mitos kesehatan.
Dengan teknologi bedah robotik, standar perawatan bedah tidak lagi dibatasi oleh jarak geografis, melainkan ditentukan oleh kualitas keahlian dan presisi teknologi.
Bupati Samosir Vandiko Gultom mengusulkan peningkatan daya dukung fasilitas kesehatan di Samosir agar sejalan dengan statusnya sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).
Pasar perawatan kulit pria menunjukkan pertumbuhan yang semakin konsisten dalam beberapa tahun terakhir.
IDAI mengingatkan cacar air sangat menular. Satu anak bisa menularkan varicella ke 8–12 anak lain, terutama di sekolah dan lingkungan dengan kontak erat.
Peningkatan ini banyak didorong oleh generasi muda, khususnya Gen Z dan milenial, yang semakin memprioritaskan perawatan kulit sebagai bagian dari self-care jangka panjang.
Memiliki kulit yang sehat, bercahaya, dan terawat menjadi impian banyak orang.
Marshant hadir dengan fokus pada sains, inovasi, serta pengembangan produk secara in-house.
Menurut dr. Donna, perawatan kulit tidak hanya sebatas membuat kulit tampak cerah, tetapi juga harus mampu menjaga keseimbangan alami kulit.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved