Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
Selain mengonsumsi makanan sehat yang mengandung serat tinggi, ada banyak jenis minuman sehat yang mampu mendukung kesehatan sistem pencernaan. Berbagai minuman berkhasiat tersebut akan menjaga fungsi sistem pencernaan sekaligus mencegah berbagai gangguan yang mengancamnya kesehatan pencernaan.
Gangguan pencernaan adalah kondisi saat sistem pencernaan tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Selain sembelit, mual dan kembung, seseorang bisa menderita diare. Tentunya kondisi ini menimbulkan rasa tak nyaman bagi seseorang dan mengganggu aktivitas sehari-hari.
Dilansir dari Eat This Not That pada Minggu (12/2), berikut adalah minuman sehat yang sebaiknya kita konsumsi agar terhindar dari gangguan pencernaan:
1. Air Putih
Minum air sangat penting untuk pencernaan yang sehat. Seorang dianjurkan untuk minum air putih delapan gelas atau 2 liter setiap harinya agar terhindar dari dehidrasi. Jika Anda rentan mengalami sembelit, minum air putih saat bangun tidur dapat memulai proses rehidrasi dan membuat sistem pencernaan tubuh menjadi lebih baik.
Jamie Nadeau, seorang ahli gizi yang juga pemilik The Balanced Nutritionist mengungkapkan pentingnya mengonsumsi air putih. Dia mengatakan bahwa minuman terbaik untuk pencernaan adalah air putih.
"Tetap terhidrasi dan minum cukup air putih dapat membantu memecah makanan dan memindahkannya melalui sistem pencernaan secara efisien sehingga dapat buang air besar secara teratur. Ketika mengalami konstipasi atau buang air besar tidak teratur, kamu mungkin akan merasa kembung," lanjutnya.
2. Kombucha
Kombucha merupakan minuman fermentasi selama 8-12 hari yang terbuat dari bahan teh hitam dan gula dengan menggunakan bakteri dan ragi. Kemudian difermentasi selama. Belakangan kombucha menjadi tren minuman sehat dan dikreasikan dengan beragam rasa, karena menyimpan beragam manfaat untuk tubuh.
Khasiat yang ada dalam kombucha dianggap mampu menjaga hingga meredakan beberapa masalah pada masalah pencernaan, seperti sembelit. Lisa Richards, seorang ahli nutrisi menyarankan untuk mengonsumsi kombucha yang rendah gula.
Selain itu, kandungan probiotik yang terkandung dalam kombucha yang dipercaya mampu meningkatkan kesehatan pencernaan. Minuman yang banyak ditemukan di China, Rusia, Korea, dan Jepang ini memiliki rasa asam dan aroma yang menyengat.
3. Minuman Kunyit
Kunyit merupakan salah satu jenis bumbu dan herbal yang sangat kaya manfaat, selain menjadi bahan makanan bisa menjadi alternatif untuk meningkatkan kesehatan pencernaan.
Jika mengonsumsi minuman kunyit, kesehatan usus akan terjaga dan pencernaan menjadi lancar. Hal ini dikarenakan, kunyit mengandung curcumin yang dapat merangsang kantong empedu untuk menghasilkan empedu yang mana membantu memperbaiki pencernaan.
Paulina Lee, selaku ahli diet mengatakan bahwa kemampuan zat anti-inflamasi pada kunyit yang kuat dapat memerangi peradangan di lapisan usus dan seluruh tubuh.
Selain itu, vitamin, mineral, senyawa anti-inflamasi, antioksidan, dan serat yang ada dalam kunyit bisa membantu produksi asam, pergerakan otot, serta penyerapan nutrisi agar semuanya tetap berjalan sebagaimana mestinya.
4. Teh Jahe
Jenis rempah yang satu ini memiliki beragam macam, salah satunya adalah jahe merah yang kaya akan manfaat. Saat ini jahe banyak dijadikan bahan campuran ke beberapa minuman seperti kopi dan teh. Kali ini teh jahe yang mudah dibuat di rumah dapat menjadi alternatif bagi Anda jika mengalami gangguan pencernaan.
Rhyan Geiger, selaku ahli diet juga menjelaskan bahwa jahe sangat baik untuk membantu memperlancar pencernaan tubuh. Selain itu jahe memiliki khasiat untuk menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah terserang penyakit.
"Jahe memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat membantu mengurangi berbagai gejala kondisi pencernaan, seperti refluks asam, kembung, dan dispepsia," jelasnya.
5. Jus Lidah Buaya
Minuman lain yang menenangkan bagi kondisi perut adalah jus lidah buaya, Anda bisa membuat secara mandiri dengan mengambil isi tumbuhan lidah buaya atau bisa juga didapatkan di pasaran.
Paulina Lee, selaku ahli diet mengatakan bahwa lidah buaya mengandung sejumlah besar antioksidan dan dapat membantu mempercepat motilitas usus, yang dapat memperbaiki sembelit. "Ini juga menenangkan usus dan bisa mengurangi peradangan usus, sehingga berpotensi mendukung gejala kembung," ujarnya.
6. Air Kelapa
Air kelapa mengandung berbagai gizi baik seperti zat antibakteri, zat antioksidan, elektrolit, vitamin C, hingga kalsium yang dapat digunakan untuk obat diare atau gangguan pencernaan. Air kelapa juga bisa berguna untuk menggantikan cairan yang hilang dari gastrointestinal ketika diare.
Rachelle Caves, selaku ahli diet menjelaskan kalau air kelapa mengandung mineral seperti potasium dan magnesium yang baik dalam meningkatkan kesehatan pencernaan. Selain itu, air kelapa dapat juga mengatasi konstipasi dan cacingan. (M-2)
CELEBRAL Palsy merupakan salah satu gangguan pada otak anak yang dapat menyebabkan terhambatnya kemampuan anak dalam bergerak dan menjaga keseimbangan tubuh
Sembelit juga bisa berarti feses keras, kering, dan sulit dikeluarkan, sering disertai rasa tidak nyaman atau nyeri di perut.
Sebagian besar individu yang menderita konstipasi ringan sebenarnya tidak memerlukan obat, cukup dengan mengonsumsi makanan yang kaya serat untuk membantu melancarkan buang air besar.
Ketika sudah makan serat, tapi asupan cairan kurang, serat tidak dapat bekerja optimal dalam melancarkan pencernaan.
Pepaya dikenal luas sebagai buah yang menyegarkan dan kaya manfaat, namun tak banyak yang tahu bahwa biji dan daun pepaya juga menyimpan khasiat luar biasa untuk kesehatan.
Perut begah atau perut kembung adalah kondisi di mana perut terasa penuh, keras, dan sering disertai dengan rasa tidak nyaman.
Sekitar 85,1% responden mengaitkan stres dengan kesulitan dalam kesehatan usus, sementara kebiasaan makan yang tidak teratur juga turut memperburuk kondisi.
Variasi makanan sangat berpengaruh terhadap kesehatan sistem pencernaan dan kondisi tubuh anak secara menyeluruh.
Serat bukan sekadar pelengkap pola makan, melainkan komponen vital dalam menjaga kesehatan pencernaan, mengendalikan kolesterol, hingga mendukung ekosistem bakteri baik di dalam tubuh.
Fenomena “kupu-kupu” di perut saat gugup ternyata berkaitan erat dengan sumbu otak-usus. Begini penjelasan ilmiah para ahli.
Kebiasaan jalan kaki setelah makan sering diremehkan, padahal memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh dan mental.
Mengonsumsi apel secara rutin, terutama tanpa mengupas kulitnya, terbukti mendukung kesehatan jantung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved