Headline

Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.

Gen Z Rentan Kena Gangguan Stres Karena Pencernaan

N Apuan Iskandar
13/1/2026 11:33
Gen Z Rentan Kena Gangguan Stres Karena Pencernaan
Ilustrasi(Pexels)

TIDAK hanya berdampak pada kesehatan mental, stres yang dialami kaum Gen Z kini semakin banyak dikaitkan dengan gangguan pencernaan

Para ahli kesehatan menyebut fenomena ini berkaitan erat dengan hubungan antara sistem syaraf dan saluran cerna, yang secara ilmiah dikenal sebagai gut-brain axis hubungan dua arah antara otak dan usus yang memengaruhi fungsi pencernaan.

Survei baru-baru ini menunjukkan bahwa lebih dari separuh generasi Z dan milenial mengalami masalah kesehatan pencernaan, seperti kembung, konstipasi, dan gangguan pencernaan kronis, dengan stres diidentifikasi sebagai faktor utama. 

Sekitar 85,1% responden mengaitkan stres dengan kesulitan dalam kesehatan usus, sementara kebiasaan makan yang tidak teratur juga turut memperburuk kondisi.

Ahli gastroenterologi menegaskan, stres kronis dapat memengaruhi motilitas usus yaitu kecepatan dan koordinasi gerak otot di dalam saluran cerna. 

Ketika stres meningkat, hormon seperti kortisol dan adrenalin dapat memperlambat atau mempercepat fungsi usus. Hal ini menyebabkan gejala seperti diare, konstipasi, atau perut kembung, meskipun tidak ada penyakit struktural yang jelas pada sistem pencernaan. 

Sebuah studi ilmiah juga menemukan bahwa tekanan psikologis berkepanjangan dapat mengubah komposisi mikrobiota usus pada remaja. Mikroba di gangguan ini berperan penting dalam keseimbangan pencernaan, produksi vitamin, dan fungsi kekebalan tubuh. 

Adanya perubahan signifikan pada mikrobiota usus ini dapat menjadi salah satu mekanisme mengapa stres memiliki dampak serius pada kesehatan pencernaan. 

Kondisi ini diperparah oleh gaya hidup Gen Z modern termasuk jam tidur yang kurang, konsumsi makanan cepat saji, dan paparan media sosial berlebihan yang berkontribusi pada peningkatan tingkat stres. 

Survei kesehatan menunjukkan bahwa sekitar 73% Gen Z merasa “sangat” atau “cukup” stres dalam beberapa bulan terakhir, dan sebagian besar mengaku stres telah memengaruhi kesehatan pencernaan mereka. 

Para ahli kesehatan menekankan pentingnya pendekatan holistik untuk mengatasi masalah ini. Selain pengaturan pola makan bergizi dan tidur cukup, teknik manajemen stres seperti latihan pernafasan, meditasi, dan aktivitas fisik rutin dinilai efektif untuk memulihkan kesehatan pencernaan. Konsultasi dengan profesional kesehatan juga dianjurkan jika gejala tak kunjung membaik. 

Fenomena stres yang memicu gangguan pencernaan ini menjadi alarm penting bagi Gen Z maupun pihak keluarga dan pendidik bahwa kesehatan mental dan fisik saling berkaitan, dan perlu ditangani secara bersamaan agar kualitas hidup generasi muda tetap optimal. (Z-1)

Sumber: Economic Times Health, PubMed, NewsMinimalist, Food Insight



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya