Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Tecno Indonesia resmi meluncurkan tiga smartphone terbaru mereka, Pova 4, Pova 4 Pro, dan Neo 2. Ketiganya merupakan gawai yang secara khusus dirancang untuk memenuhi kebutuhan para pecinta gim dan smartphone canggih dengan harga terjangkau.
Digital Marketing Manager TECNO Mobile Indonesia, Jefry Fernando, mengatakan ketiga gawai tersebut memiliki beberapa keunggulan masing-masing. Seluruhnya didesain untuk menghadirkan pengalaman bermain gim yang mumpuni.
Pova 4 Pro dilengkapi dengan chipset MediaTek Helio G99. Salah satu chipset tercanggih untuk smartphone yang ada saat ini. Ukuran layarnya 6,66 inci dengan spesifikasi AMOLED yang akan membuat pengalaman bermain gim maupun menonton video jadi lebih nyaman dan tajam. Pova 4 Pro disebutkan Jefry merupakan seri Pova pertama yang dilengkapi dengan layar AMOLED.
“Layar AMOLED akan memungkinkan tampilan dinamis yang menangkap kecerahan dan kompleksitas warna-warna cerah. Selain itu juga ada kecepatan refresh yang tinggi memastikan kehalusan gambar dari setiap video yang diputar atau gim yang dimainkan,” ujar Jefry, dalam acara peluncuran ketiga gawai tersebut, di Jakarta, Kamis, (13/10).
Tecno Pova 4 Pro juga didukung dengan kapasitas RAM sebesar 8GB dengan tambahan RAM mencapai 5GB dan dua pilihan ROM sebesar 128GB dan 256GB. Soal baterai, smartphone tersebut dilengkapi dengan baterai berukuran 6000 mAh dengan fitur fast charging 45W.
“Baterainya akan mampu bertahan hingga 20 jam untuk menonton YouTube dan bermain gim bertahan hingga 13 jam,” ujar Jefry.
Kamera utama pada Pova 4 Pro ialah 50 MP, dengan kamera depan yang mencapai 8 MP. Selain itu juga dilengkapi dengan fitur 2 MP AI bokeh. Warna yang tersedia adalah uranolith grey, lava orange, dan cyolite blue.
Tecno Pova 4 secara umum memiliki spesifikasi yang serupa dengan Pova 4 Pro. Di antaranya dalam hal chipset dan kapasitas RAM dan memori tambahan. Perbedaan di antaranya ada dalam teknologi fast charging yang hanya berkekuatan 18W.
Perbedaan juga ada dalam hal layar. Layar Pova 4 memang lebih besar, yakni 6,82 inci. Namun, layarnya hanya memakai bahan standar IPS LCD dengan resolusi HD+. Tipe ini hadir dalam dua warna, dua varian warna, cryolite bue dan uranolith grey.
Sementara itu, Tecno Neo 2 juga memiliki layar 6,82 inchi dengan chipset Helio G85 Octa Core. Layarnya menggunakan teknologi HD Dot in Display dengan 90Hz Refresh Rate. Untuk baterai Pova Neo 2 hadir dengan kapasitas baterai 7000mAh dengan 18W fast charging.
Untuk harga, Pova 4 Pro dijual dengan harga Rp2.999.000. Tecno Pova 4 dijual dengan harga Rp2.299.000. Sementara Neo 2 dijual dengan harga Rp1.999.000 untuk RAM6/128GB dan Rp1.799.000 untuk RAM 4/128GB.
(M-4)
TREN warna personal (personal color) semakin populer di kalangan gen Z sebagai cara mengekspresikan gaya. Kini preferensi warna tersebut juga bisa diterapkan pada gadget (gawai).
Meski waktu ideal bermain gawai untuk kebutuhan hiburan maksimal dua jam per hari, kenyataannya banyak anak dan remaja tetap mencari celah untuk melanggarnya.
Hands-on play melatih kemampuan memecahkan masalah, mengasah fokus, dan memicu imajinasi, hal-hal yang sering terabaikan saat melakukan screen time berlebihan.
Lingkungan yang mendukung untuk interaksi hangat yang dimaksud ialah saat interaksi berlangsung, orangtua tidak memberikan tekanan bahwa anak harus bercerita tentang kehidupannya.
Jika sebelumnya seorang kreator membutuhkan perangkat kamera profesional, kini seluruh kebutuhan dokumentasi dapat dilakukan hanya melalui ponsel.
ANGGOTA Komisi E DPRD DKI Jakarta Abdul Aziz menilai penggunaan gawai (gadget) tak baik jika dijadikan alat utama pembalajaran untuk anak sekolah di jenjang SD, SMP maupun SMA.
SGGA 2025 digelar dengan lima tahap utama: Indonesia West Online Series, Indonesia East Online Series, High School Major, Wildcard Offline Tournament, hingga puncaknya Bali Major.
Turnamen Esport ini bukan sekedar kompetisi namun juga bentuk apresiasi terhadap generasi muda yang aktif dan kreatif di dunia digital.
PERTUMBUHAN akademi esports di Indonesia menunjukkan tren positif dan menjadi faktor penting dalam mencetak generasi baru atlet esports profesional.
Putri Pramesti, berhasil meraih medali emas pertama di kategori eFootball Women’s dalam ajang ASEAN Youth Esports Championship (AYESC) 2025
Onic menjuarai Mobile Legends: Bang Bang League Indonesia (MPL ID) Season 15 setelah mengalahkan RRQ Hoshi di laga final di Jakarta International Velodrome, Minggu (15/6).
Esport bukan hanya tentang permainan, tetapi tentang kreativitas, strategi, dan kerja sama tim
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved