Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
DI era digital, gadget sudah jadi bagian tidak terpisahkan dari kehidupan keluarga. Anak-anak pun semakin terbiasa menghabiskan waktu dengan menonton video atau bermain gim di layar.
Namun, screen time yang terlalu lama kini mulai menjadi kekhawatiran banyak orangtua di Indonesia. Penggunaan gadget berlebihan bukan hanya mengurangi fokus anak, tapi juga bisa berhubungan dengan keterlambatan bicara dan motorik
Sebuah kajian pada 2023 yang dipublikasikan di Cureus berjudul "Effects of Excessive Screen Time on Child Development: An Updated Review and Strategies for Management" menyimpulkan bahwa screen time berlebihan berdampak negatif pada kemampuan bicara, bahasa, motorik, kognitif, hingga interaksi sosial. Hal ini menegaskan pentingnya memberikan alternatif yang menstimulasi kreativitas dan aktivitas langsung.
Psikolog anak dan keluarga, Saskhya Aulia Prima, M.Psi, Psikolog, menekankan, "Aktivitas bermain tanpa layar membantu anak memperkuat keterampilan motorik halus, menumbuhkan imajinasi, dan membangun kedekatan dengan keluarga. Orang tua bisa menciptakan rutinitas berkualitas dengan menyediakan aktivitas kreatif yang mendorong anak bereksplorasi tanpa layar."
Pesannya jelas bahwa perkembangan anak yang sehat membutuhkan keseimbangan antara teknologi dan aktivitas screen-free.
Mainan lilin sejak lama dipercaya sebagai sarana penting untuk tumbuh kembang anak. Dengan meremas, menggulung, dan membentuk lilin, anak-anak melatih motorik halus sekaligus menuangkan ide mereka.
Para psikolog mencatat bahwa hands-on play seperti ini melatih kemampuan memecahkan masalah, mengasah fokus, dan memicu imajinasi, hal-hal yang sering terabaikan saat melakukan screen time berlebihan.
Aktivitas langsung dengan tangan memberikan manfaat lebih dari sekadar hiburan:
Di Indonesia, masak-masakan menjadi salah satu permainan favorit anak-anak. Lewat bermain masak-masakan, anak bisa meniru orang tua di dapur sambil bereksperimen dengan cara aman. Dengan mainan lilin, pengalaman ini jadi lebih seru, anak bisa mencampur, menggulung, hingga berpura-pura menyajikan makanan dengan cara yang bermakna.
Play-Doh, merek mainan berbasis lilin, juga menghadirkan playset untuk mengakomodasi bermain masak-masakan dengan kearifan lokal bertema Jajanan Anak Indonesia seperti cilok, telur gulung, hingga es cendol. Sentuhan lokal ini membuat permainan peran (role-play) terasa lebih dekat dengan keseharian anak dan budaya Indonesia.
Di tengah kehadiran gadget dalam kehidupan keluarga, alternatif mainan yang aman, terpercaya, dan bermanfaat bagi perkembangan anak jadi semakin penting.
Mainan lilin seperti Play-Doh, yang bebas dari bahan berbahaya dan aman untuk anak, menawarkan orang tua solusi praktis untuk mendorong kreativitas, membangun keterampilan, sekaligus memperkuat kedekatan keluarga. (Z-1)
Di tahun 2025, kebutuhan pekerja dan pebisnis terhadap teknologi semakin kompleks.
Upgrade gadget impian Anda & penuhi kebutuhan dapur tanpa khawatir. Dapatkan promo spesial HUT BRI di iBox, Erafone, Superindo, dkk!
TREN warna personal (personal color) semakin populer di kalangan gen Z sebagai cara mengekspresikan gaya. Kini preferensi warna tersebut juga bisa diterapkan pada gadget (gawai).
Meski waktu ideal bermain gawai untuk kebutuhan hiburan maksimal dua jam per hari, kenyataannya banyak anak dan remaja tetap mencari celah untuk melanggarnya.
Penjualan ponsel, tablet, jam tangan pintar, dan berbagai aksesori elektronik disebut terus meningkat, salah satunya berkat kemudahan pembayaran melalui fitur cicilan atau buy now pay later.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved