Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Ribuan umat Buddha memadati Pagoda Shwedagon di Myanmar, Minggu (9/10). Kunjungan mereka untuk merayakan festival Thadingyut, sebagai penanda bulan Purnama. Sebagian pengunjung berdoa untuk keselamatan negara yang baru saja jatuh ke dalam kekacauan akibat kudeta tahun lalu.
Festival tiga hari ini menandai turunnya Buddha dari surga dan biasanya ditandai dengan pertunjukan kembang api yang meriah, dengan lilin dan lentera warna-warni menerangi jalan-jalan dan rumah-rumah. Kerumunan orang di pagi hari berbaris di pusat komersial Yangon untuk berdoa di Pagoda Shwedagon yang berlapis emas.
Tempat ini merupakan situs Buddhis paling penting di Myanmar. Kerumunan orang berdesakan bahu-membahu untuk menaiki eskalator dan menaiki struktur runcing yang mendominasi cakrawala kota terbesar di negara itu. Di dalam kompleks utama, kerumunan orang berjalan tersendat karena beberapa orag berhenti untuk berfoto selfie, menyalakan lilin, atau membakar dupa. Yang lain berdiri di samping untuk berdoa dengan tenang.
"Kami belum datang ke sini selama bertahun-tahun dan jadi kami meninggalkan rumah lebih awal untuk menghindari keramaian tetapi sudah ada banyak orang di pagoda," kata seorang pria dari kota Thone Gwa Yangon yang tidak mau menyebutkan namanya. "Saya pikir orang-orang berjuang dalam kehidupan sehari-hari mereka dan mereka ingin keluar dari rumah," ujartnya kepada AFP.
Myanmar berada dalam kekacauan sejak militer menggulingkan pemerintah Aung San Suu Kyi pada tahun 2021. Hingga kini pertempuran terus berlanjut di banyak wilayah dan ekonomi yang compang-camping. Untuk memperingati Thadingyut tahun lalu, pihak junta mengumumkan amnesti bagi ratusan pengunjuk rasa yang ditahan sejak kudeta.
Sejauh ini pemerintah militer belum mengumumkan amnesti untuk menandai festival tiga hari tahun ini, yang berakhir pada Senin. "Saya berdoa untuk orang-orang yang terlantar," kata seorang wanita kepada AFP di tengah kerumunan yang bergerak perlahan, meminta untuk tidak disebutkan namanya. "Saya ingin melihat negara kita damai, tetapi yang bisa saya lakukan di hari bulan purnama ini adalah berdoa." (M-3)
KOMISI Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) masih harus menganalisis terlebih dulu laporan dugaan penjualan senjata oleh pemerintah Indonesia ke Myanmar.
JUNTA Myanmar dituding membahayakan nyawa pemimpin sipil yang dipenjara, Aung San Suu Kyi. Hal ini diungkapkan partai politik Suu Kyi.
SEKJEN PBB Antonio Guterres menyampaikan pihaknya mendukung penuh inisiatif kepresidenan ASEAN dan 5 poin konsensus untuk menuntaskan krisis di Myanmar.
MALAYSIA telah menyerukan agar KTT ASEAN bisa memberikan tindakan tegas terhadap para jenderal Myanmar.
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan bahwa masih ada sejumlah pekerjaan rumah yang masih harus dilakukan ASEAN untuk membantu mengatasi krisis Myanmar.
KELOMPOK masyarakat sipil yang bekerja di Myanmar telah mengkritik Kepala Bantuan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Martin Griffiths atas kunjungannya ke negara tersebut.
Kasus Pandji Pragiwaksono membuka diskusi publik tentang adat dan budaya Toraja. Mengenal nilai, tradisi, dan makna sakral budaya Toraja di tengah polemik.
Proses pemberian Apresiasi Desa Budaya 2025 dilakukan secara komprehensif melalui tahapan temu-kenali, pendalaman, dan aktivasi.
Lakon kali ini dipilih untuk mengingatkan kita bahwa nilai kepahlawanan berkaitan erat dengan sikap mencintai bangsa dan negara, menempatkan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan, dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara para pemangku kepentingan untuk mengakselerasi upaya penguatan sektor kebudayaan nasional.
SEBANYAK 13 negara kawasan Pasifik menghadiri Indonesia Pacific Cultural Synergy (IPACS) 2025 yang digelar di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), mulai 11-13 November 2025.
Puti Guntur Soekarno, menyoroti pengaruh teknologi terhadap perkembangan kebudayaan di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved