Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
Setelah beberapa hari mengamati galaksi terjauh di alam semesta, teleskop luar angkasa James Webb kini difokuskan mengamati lingkungan di sekitar tata surya kita. Baru-baru ini, teleskop tercanggih itu berhasil menangkap gambar Planet Neptunus yang bercahaya beserta cincinnya yang halus dan berdebu secara detail, yang tidak pernah terlihat sebelumnya dalam beberapa dekade.
Terakhir kali para astronom memiliki pandangan yang jelas tentang planet terjauh dari Matahari itu adalah ketika pesawat NASA Voyager 2 terbang melewati planet raksasa yang dipenuhi es itu pada 1989.
“Sekarang dengan dilengkapi kemampuan pencitraan inframerah, pandangan Teleskop Webb mampu menembus atmosfer Neptunus," kata Mark McCaughrean, penasihat senior untuk sains dan eksplorasi di Badan Antariksa Eropa, seperti dikutip AFP, Rabu (21/9)
Gambar yang ditangkap teleskop mampu menghilangkan semua silau dan latar belakang sehingga kita dapat mulai mencari tahu komposisi atmosfe planet ini,“ kata McCaughrean, yang telah bekerja di proyek Webb selama lebih dari 20 tahun.
Neptunus tampak berwarna biru tua dalam gambar sebelumnya yang diambil oleh Teleskop Luar Angkasa Hubble karena metana di atmosfernya.
Namun dengan panjang gelombang inframerah yang dimiliki Webb, menunjukkan planet ini berwarna putih keabu-abuan, dengan awan es yang menggores permukaan.
"Cincin itu tampak lebih reflektif dalam inframerah sehingga lebih mudah dilihat,” kata McCaughrean.
Selain penampakan cincin, teleskop Webb juga berhasil menangkap dengan jelas tujuh dari 14 bulan Neptunus yang diketahui.
Namun, karena planet ini miring menjauhi Bumi dan membutuhkan waktu 164 tahun untuk mengorbit Matahari, para astronom belum bisa melihat sisi kutub utaranya dengan baik.
Beroperasi sejak Juli, Webb adalah teleskop ruang angkasa paling kuat yang pernah dibuat manusia. Para ilmuwan berharap kehadiran teleskop ini akan menandai era baru penemuan sejumlah objek di luar angkasa."Dunia astronomi yang kita lihat sekarang tidak terbayangkan lima tahun lalu," kata McCaughrean. (M-4)"
Pada 28 Februari, enam planet akan muncul sesaat setelah matahari terbenam. Enam planet tersebut, yaitu Merkurius, Venus, Neptunus, Saturnus, Uranus, dan Jupiter.
Melalui Teleskop Luar Angkasa James Webb (JWST), para ilmuwan menemukan bahwa planet raksasa gas ternyata memiliki kapasitas pertumbuhan yang jauh melampaui teori-teori sebelumnya.
Pemetaan semacam ini dipandang sebagai terobosan signifikan karena memungkinkan para ilmuwan untuk memahami kondisi atmosfer di luar tata surya.
Samudra Europa berpotensi tidak memiliki dinamika geologis yang cukup untuk mendukung kehidupan, khususnya akibat minimnya aktivitas hidrotermal di dasar lautnya.
Para astronom untuk pertama kalinya berhasil mendeteksi ledakan besar yang dilepaskan oleh sebuah bintang di luar tata surya.
Para ilmuwan NASA kembali membuat terobosan besar dalam dunia astronomi.
Para astronot di Stasiun Luar Angkasa Internasional telah menguji dua teknologi baru guna meningkatkan kemampuan medis di luar angkasa dan mengurangi ketergantungan pada dukungan dari Bumi.
Eksperimen luar angkasa yang dilakukan oleh NASA melalui misi Double Asteroid Redirection Test (DART) menghasilkan temuan penting.
Menurut laporan NASA, asteroid tersebut pertama kali terdeteksi pada 8 Maret 2026. Meski terbilang kecil, pergerakannya tetap dipantau karena lintasannya membawa objek itu melintas
Eksperimen tersebut mendorong asteroid Dimorphos, yang merupakan bulan kecil, ke jalur yang lebih pendek dan lebih cepat mengelilingi saudaranya
James Webb Space Telescope (JWST) berhasil menangkap detail menakjubkan nebula PMR 1 yang menyerupai otak dalam tengkorak. Simak kecanggihan teknologinya.
Dalam misi ini, wahana antariksa Cygnus XL milik Northrop Grumman akan diangkut menggunakan roket Falcon 9 dari SpaceX melalui Space Launch Complex 40 di Cape Canaveral, Florida.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved