Headline
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Kumpulan Berita DPR RI
Kedisiplinan berlalu lintas sangat penting untuk ditanamkan sejak dini. Dengan demikian, diharapkan akan terbentuk generasi muda yang berkeselamatan dan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di jalan raya. Atas dasar pertimbangan itulah, PT Jasa Raharja baru-baru ini menggelar Road Safety Ranger Kids bertajuk “Lindungi Anak dalam Perjalanannya” di Dyandra Convention Center, Surabaya, Jawa Timur.
Kegiatan itu diikuti 400 peserta yang terdiri dari siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) di wilayah Kota Surabaya. Turut hadir dalam agenda tersebut, antara lain Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Timur, Direktorat Lalu Lintas Polda Jatim, Dinas Pendidikan, dan sejumlah komunitas peduli keselamatan berlalu lintas.
Direktur Hubungan Kelembagaan PT Jasa Raharja Munadi Herlambang mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk menanamkan kedisiplinan berlalu lintas kepada anak- anak. “Para orangtua, biasanya lebih patuh kalau diingatkan oleh anaknya sendiri daripada sama orang lain," ujar Munadi, dalam keterangan resmi pihak Jasa Raharja, Jumat (12/8)
Penanaman kedisiplinan berlalu lintas bagi usia dini, lanjut Munadi, akan lebih efektif jika diberikan semenarik mungkin. Oleh sebab itu, agenda Road Safety Ranger Kids, juga digelar dengan konsep fun.
“Di sini anak-anak bisa menikmati suasana taman lalu lintas sambil mempelajari aturan-aturan berkendara, juga aturan pejalan kaki di jalan melalui pos-pos permainan. Sehingga mereka tidak hanya terhibur, namun juga mendapat pembelajaran penting dalam berlalu lintas,” papar Munadi. (RO/M-4)
Menurutnya Road Safety Ranger Kids juga salah satu bentuk dukungan Jasa Raharja terhadap program pemerintah yang mengedepankan prinsip Tujuan Pengembangan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada poin nomor 3, yakni kesehatan yang baik dan kesejahteraan, nomor 4, pendidikan yang bermutu, dan nomor 17 , yaitu kemitraan untuk mencapai tujuan.
Ia berharap, Road Safety Ranger Kids dapat menjadi wadah untuk mencetak generasi yang berkeselamatan. “Nantinya, mereka juga diharapkan menjadi pelopor keselamatan berlalu-lintas yang dapat memberikan pengaruh terhadap keluarga, kerabat, dan masyarakat lain di sekitarnya,” ungkap Munadi. (RO/M-4)
Menyoroti bias kota dalam pendidikan tinggi Indonesia. Dibandingkan hanya membatasi kuota PTN, PJJ berbasis daring adalah kunci menjangkau 67% warga yang belum kuliah.
UI menegaskan dominasinya di tingkat nasional sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu kekuatan utama di Asia Tenggara dalam QS World University Rankings (WUR) by Subject 2026.
Pengarusutamaan gender memastikan bahwa perempuan dan laki-laki memiliki akses partisipasi, kontrol, dan manfaat yang setara dalam proses pembangunan.
Universitas Bakti Tunas Husada (BTH) mempercepat langkah internasionalisasi kampus melalui penguatan mutu akademik dan perluasan kerja sama lintas negara.
PENERBITAN SKB 7 Menteri terkait pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) merupakan langkah penting dalam menjawab tantangan perkembangan teknologi pada dunia pendidikan.
IDUL Fitri baru saja kita rayakan. Selama sebulan, kita berlatih menahan diri dan mempertajam empati.
Guru Besar IPB Prof Euis Sunarti menekankan pentingnya pembangunan ramah keluarga sebagai basis kebijakan nasional untuk mengatasi depresi remaja dan kemiskinan.
Psikolog Michelle Brigitta membagikan tips mengatasi post holiday blues pada anak, mulai dari validasi emosi hingga mengatur ulang rutinitas harian.
Psikolog Sani B. Hermawan menyarankan anak di bawah 16 tahun berkolaborasi di akun orangtua guna mematuhi PP Tunas dan menjaga keamanan digital.
Psikolog UI Prof. Rose Mini dan Alva Paramitha menyarankan orangtua kreatif berikan alternatif kegiatan nyata untuk kurangi ketergantungan gawai anak.
Penggunaan gawai justru memutus kebutuhan stimulasi tersebut karena sifatnya yang searah. Anak cenderung hanya menjadi peniru pasif tanpa memahami makna di balik kata-kata yang didengar.
Jika orangtua melarang anak bermain ponsel namun mereka sendiri sibuk dengan perangkatnya, hal itu akan mengirimkan pesan yang bertentangan bagi anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved