Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
INSTAGRAM meluncurkan pembaruan dalam fitur Map atau Peta di Indonesia. Lewat pembaruan ini, pelaku UMKM dapat menandai lokasi bisnis mereka di Peta untuk semakin memudahkan konsumen menemukan bisnis mereka di Instagram.
Kepala Komunikasi Instagram Asia Pasifik Putri Silalahi mengatakan hal tersebut bisa memberikan peluang yang lebih besar bagi para pelaku UMKM. “Instagram kerap digunakan untuk mencari inspirasi belanja dan mengeksplorasi kuliner seru untuk dicoba. Dengan memanfaatkan fitur Peta, para pebisnis memiliki peluang lebih besar untuk ditemukan orang di Instagram,” katanya dalam siaran pers yang diterima Media Indonesia, (20/7).
Berikut adalah keuntungan yang dapat pelaku UMKM dapatkan dengan menggunakan pembaruan fitur Peta ini:
1.Buat lokasi bisnis Anda sendiri.
Bagi pebisnis atau pelaku UMKM, lokasi bisnis yang jelas dan informatif tentunya akan menarik pelanggan dan mendatangkan keuntungan. Dengan fitur Peta, Anda dapat membuat lokasi bisnis Anda sendiri dan membagikannya ke pengguna Instagram lainnya. Lokasi bisnis Anda pun akan muncul di peta dan bersifat publik apabila akun Anda tidak di-private.
2.Ditemukan oleh pasar yang lebih luas.
Jangkauan pasar yang lebih luas adalah impian setiap pebisnis. Dengan fitur Peta, Anda dapat menjangkau audiens baru dan lebih luas, karena jutaan pengguna dapat melihat lokasi yang Anda bagikan di Peta.
Untuk itu, pastikan Anda menambahkan lokasi bisnis di setiap konten Feed maupun Stories, serta menggunakan tagar. Pengguna akan lebih mudah menemukan lokasi bisnis Anda dengan menekan Tagged Locations atau mencari tagar yang berhubungan dengan bisnis Anda.
3.Pelanggan menyimpan lokasi Anda.
Anda tentunya ingin pelanggan terus menerus kembali untuk membeli produk atau jasa dari bisnis Anda. Sekarang, Anda bisa menginformasikan ke pelanggan mereka bisa menyimpan lokasi bisnis Anda di Peta, dan kembali berkunjung saat mereka memiliki waktu luang.
Anda juga dapat membagikan lokasi bisnis ke audiens melalui fitur DM. Hal ini tentunya menjadi kesempatan yang baik bagi Anda sebagai pelaku UMKM untuk meningkatkan kunjungan pelanggan.
Selain bermanfaat bagi pebisnis dan pelaku UMKM, pembaruan pada fitur Map juga berguna bagi pengguna Instagram secara umum. Pengguna dapat menjelajahi dan menemukan lokasi populer di sekitarnya, menentukan lokasi berdasarkan kategori spesifik seperti restoran, kafe dan salon kecantikan, serta menemukan lokasi yang relevan di Peta saat mencari tagar tertentu. (M-1)
Penyedia teknologi seperti berperan membantu organisasi memperkuat monitoring, analitik, dan visibilitas operasional.
Dokter spesialis anak peringatkan risiko konten AI dan game online. Pemerintah resmi batasi akses digital anak melalui PP Tunas mulai 28 Maret 2026.
SEBANYAK tujuh kementerian menandatangani dan menetapkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Pedoman Pemanfaatan dan Pembelajaran Teknologi Digital serta Kecerdasan Artifisial (AI).
Transformasi itu bahkan mendorong efisiensi tinggi, mengubah budaya kerja, dan meningkatkan nilai bagi pelanggan.
Tech Data, anak perusahaan TD SYNNEX, resmi menjalin kerja sama strategis dengan Sangfor Technologies untuk menghadirkan solusi infrastruktur teknologi informasi (TI) terintegrasi.
Klinik gigi Smileworks di Kelapa Gading mengutamakan pemeriksaan komprehensif, edukasi pasien, dan teknologi kedokteran gigi berstandar internasional.
Dalam psikologi perkembangan, remaja sedang berada pada fase meningkatnya kebutuhan otonomi.
Salah satu fenomena yang paling sering muncul dari penggunaan media sosial adalah kecenderungan remaja untuk melakukan perbandingan sosial secara ekstrem.
Laporan Kebahagiaan Dunia terbaru mengungkap dampak negatif algoritma TikTok dan Instagram pada mental pemuda.
Matcha memang kaya akan katekin, terutama epigallocatechin gallate (EGCG) yang bersifat antioksidan.
Cara seseorang mengekspresikan kesedihannya berkaitan erat dengan apa yang dirasa paling menguatkan bagi dirinya sendiri.
Narasi-narasi menyesatkan di media sosial menjadi salah satu pemicu utama keengganan orangtua untuk memberikan vaksinasi kepada anak mereka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved