Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
DESAINER Biyan Wanaatmadja merilis koleksi terbaru musim semi/panas 2023 dari label utamanya, Biyan. Bernama Renjana, koleksi ini merupakan wujud dari luapan rasa rindu Biyan akan ragam budaya nusantara yang lama tak ia jumpai selama masa pandemi.
“Pandemi memantik kerinduan saya pada nusantara. Saya banyak membuka kembali buku-buku lama yang saya miliki, melihat apa yang ada di sana. Banyak waktu untuk berpikir yang kemudian menginspirasi saya membuat koleksi Renjana,” ujar Biyan, dalam konferensi pers, di Intercontinental Jakarta, Senin, (11/7).
Identik dengan kemahirannya membuat busana dengan wastra nusantara, dalam Renjana, Biyan kembali menonjolkan ragam kain tradisional, khususnya tenun ikat sumba dan motif tampan lampung. Terdapat lebih dari 20 busana yang dihadirkan desainer kelahiran Surabaya, 67 tahun lalu dalam koleksi tersebut.
Dijelaskan Biyan, ia berusaha menghadirkan sebanyak mungkin variasi dalam Renjana. Di antaranya dengan memadukan tenun ikat sumba dan motif tampan lampung dengan motif garis dan polkadot.
“Sumba itu terkenal dengan tenunnya yang sangat grafis motifnya tapi kali ini karena saya sudah kolaborasi dengan para penenun, saya coba membuat beberapa corak kain yang lebih universal,” ujar desainer yang karyanya telah lama masuk di retail-retail kelas atas di New York, Paris, maupun Dubai.
Corak tenun sumba yang lebih modern tampil dalam beberapa busana Renjana dalam bentuk motif yang lebih solid, seperti garis dengan bermacam ukuran. Alhasil, motif yang ada semakin menunjang model busana yang juga bergaya modern. Selain itu, hadir beberapa busana yang didominasi dengan motif floral dan warna ombre yang menghadirkan kesan ceria dan bersemangat.
Dalam hal desain dan potongan busana, Biyan menuangkan imajinasinya akan keragaman nusantara dan kehidupan yang lebih saling melengkapi menjadi beragam elemen busana. Ia menghadirkan busana yang memiliki potongan pola adaptif dari kebaya, kimono, dan rok sarung.
Busana-busana bernuansa tradisional dan etnik tersebut dipadukan dengan potongan yang lebih modern seperti potongan kotak dan ekstra besar. Kesan modern juga diperkuat dengan kehadiran beberapa model busana berupa atasan-atasan gantung, gaun mini, hingga bralette.
Bahan yang digunakan untuk membuat koleksi Renjana disebutkan juga sangat bervariasi. Di antaranya kain katun, linen, tulle, sutera organza, sutera twill, sutera taffeta, hingga lame jacquard.
“Semua disesuaikan dalam proporsi baru yang dilebur bersama permainan motif dan warna, hingga menciptakan olahan baru yang bersemangat, etnik, sekaligus kontemporer,” ujar Biyan.
Keindahan desain koleksi Renjana itu semakin lengkap dengan detail ornamen yang digarap secara manual. Di antaranya detail guratan nusantara dengan teknik sulaman, seni merangkai manik-manik, kristal, dan hiasan payet.
Sementara itu dalam hal warna, Biyan tak sekadar memilih warna yang membuat busana karyanya jadi lebih indah dipandang. Ia menyertakan ragam kategori warna dalam koleksi Renjana sebagai wujud dari rasa optimisme dan persatuan umat manusia dalam menghadapi masa pandemi yang masih terjadi hingga saat ini.
Kategori warna yang disertakan ialah warna bernuansa alam seperti warna kulit, beige, dan terracotta. Dihadirkan juga warna-warna kuat seperti hijau emerald, biru tua, dan cokelat. Selain itu tak ketinggalan juga disertakan pilihan busana dengan warna yang lebih cerah seperti fucshia pink, kuning terang, dan hijau limau retro. “Semua melebur menjadi sebuah koleksi perayaan akulturasi masa yang beradaptasi dalam garis kepraktisan kekinian,” tutup Biyan. (M-1)
Dalam disertasinya, Laely menghadirkan kontribusi substantif melalui model komunikasi budaya yang ia sebut sebagai “Tanah-Tangan-Tutur”.
DESAINER muda berbakat Nabila Misha kembali menunjukkan kreativitasnya melalui peluncuran Raya Collection 2026 bertema ‘The Quiet Opulence’.
Sejak mengambil alih tugas desain pada 1980, lima tahun setelah Hello Kitty pertama kali diluncurkan, Yuko Yamaguchi telah mengubah karakter mungil ini menjadi fenomena budaya dunia.
Desainer mode Indonesia, Nila Baharuddin mempersembahkan koleksi busana pada acara eksklusif bertajuk “帰郷 ~Kikyō~ A Designer’s Homecoming” di Malinda Furniture Gallery Showroom
Busana yang dikenakan Nancy Ajram merupakan bagian dari koleksi Ivan Gunawan Deluxe, lini couture Ivan Gunawan.
Jakarta Fashion Week menghadirkan mulai dari nama-nama besar hingga talenta baru dari ajang Lomba Perancang Mode, Fashion Force, dan tentu saja para penggemar mode.
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved