Headline

Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.

Raih IPK 4,00, Desainer Laely Indah Lestari Jadi Wisudawan Terbaik Doktor Fikom Unpad

Rahmatul Fajri
24/2/2026 14:29
Raih IPK 4,00, Desainer Laely Indah Lestari Jadi Wisudawan Terbaik Doktor Fikom Unpad
Ilustrasi(Dok Istimewa)

SOSOK desainer wastra Nusantara, Laely Indah Lestari, resmi menyandang gelar Doktor Ilmu Komunikasi dari Universitas Padjadjaran (Unpad). Laely dinobatkan sebagai wisudawan terbaik jenjang S3 Fakultas Ilmu Komunikasi Unpad dengan raihan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4,00 dalam waktu studi hanya dua tahun.

Pencapaian akademik ini menjadi sorotan lantaran Laely mampu menyeimbangkan ketekunan riset di jenjang pendidikan tertinggi dengan kesibukannya sebagai praktisi di industri kreatif.

Dalam disertasinya, Laely menghadirkan kontribusi substantif melalui model komunikasi budaya yang ia sebut sebagai “Tanah-Tangan-Tutur”. Model ini lahir dari riset mendalamnya terhadap dinamika sosial-budaya di Indonesia.

“Indonesia memerlukan kerangka komunikasi budaya yang lahir dari tanahnya sendiri. Model ini adalah langkah awal untuk membangun teori komunikasi Nusantara yang tetap relevan dengan percakapan global,” ujar Laely saat memberikan keterangan usai prosesi wisuda.

Di luar dunia akademik, Laely dikenal luas sebagai fashion designer yang konsisten mengangkat wastra Nusantara. Baginya, busana bukan sekadar produk estetika, melainkan ruang literasi budaya dan medium pemberdayaan masyarakat.

Integrasi antara teori dan praktik ini menjadikannya sosok yang multidimensional, yakni seorang intelektual yang juga aktif sebagai pelestari budaya dan pariwisata. Karyanya seringkali menjadi jembatan yang menghubungkan nilai-nilai tradisional dengan tren modernitas.

Dalam pidatonya sebagai perwakilan wisudawan terbaik, Laely menekankan bahwa proses belajar tidak mengenal batas usia maupun peran. Ia mengajak para kolega lulusannya untuk tidak hanya mengejar legitimasi akademik, tetapi juga memiliki empati dan integritas.

“Bangsa ini tidak hanya memerlukan individu dengan legitimasi akademik tinggi, tetapi juga manusia yang memiliki empati dan kepedulian. Kemajuan Indonesia akan bertumbuh ketika generasi mudanya mampu mendengar dan mengimplementasikan ilmu untuk kebermanfaatan nyata,” katanya.

Keberhasilan Laely Indah Lestari menjadi simbol bahwa perempuan Indonesia mampu berdiri di garis terdepan dalam dunia intelektual tanpa meninggalkan identitas budayanya. Ia membuktikan bahwa kecerdasan (brain), keindahan (beauty), dan perilaku (behavior) dapat berjalan beriringan dalam satu visi yang utuh.(H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya