Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
Di masa pasca pandemi covid-19, memelihara ketahanan tubuh dengan meningkatkan imun tetap penting untuk dilakukan. Ketika Anda memiliki imun yang kuat, semakin kecil pula risiko terserang virus korona.
Untuk meningkatkan imun tubuh, Anda butuh asupan makanan sehat dan bergizi seimbang, serta mengikuti pola hidup sehat lainnya. Di antara begitu banyak nutrisi dan vitamin, Vitamin D3, E dan Astaxanthin ternyata memiliki banyak manfaat untuk membangun sistem imun tubuh yang kuat.
Kombinasi ketiganya cukup ampuh dalam mencegah virus mampir ke tubuh Anda. Berikut manfaat ketiga nutrisi tersebut, seperti dilansir healthline.com dan healthcareweekly.com
Vitamin D3
Sejumlah literatur menyebutkan bahwa vitamin D3 adalah bentuk paling alami dari vitamin D. Sebagai informasi, secara kimiawi, bentuk aktif dari vitamin D ada dua, yaitu vitamin D2 (ergokalsiferol) dan vitamin D3 (kolekalsiferol).
Vitamin D3 berperan dalam mengatur kadar kalsium dalam tubuh, hingga menjaga kekuatan tulang dan gigi. Mencegah keropos tulang bagi wanita diatas umur 30 tahun. Vitamin ini dapat terbentuk secara alami saat kulit terkena sinar matahari langsung. Kemudian pada beberapa makanan hewani, seperti ikan laut, telur, susu dan olahannya, hati sapi, dan sereal.
Vitamin ini juga memiliki peran dalam pencegahan berbagai penyakit infeksi respiratorik, seperti tuberkulosis paru dan influenza.
Vitamin E
Vitamin E mempunyai sifat anti radang dan antioksidan, yang dapat memperkuat daya tahan tubuh untuk melawan infeksi virus maupun bakteri. Vitamin ini juga mampu meningkatkan produksi antibodi untuk melawan penyakit. Kemudian menangkal radikal bebas yang melemahkan sistem imun.
Vitamin ini terkandung dalam biji bunga matahari, kacang tanah, kacang almond, bayam, brokoli, hingga alpukat. Kadar vitamin E paling banyak terkandung dalam biji bunga matahari. Untuk 30 gram biji bunga matahari, terkandung sekitar 65% kebutuhan vitamin E harian yang dibutuhkan tubuh.
Astaxanthin
Astaxanthin merupakan senyawa antioksidan sekaligus zat pemberi warna (pigmen) merah pada biota laut, seperti udang, lobster, kepiting, salmon, dan ganggang. Kekuatan astaxanthin sebagai senyawa antioksidan disebut 6.000 kali lebih tinggi ketimbang vitamin C sehingga punya kemampuan sangat baik dalam meningkatkan respons kekebalan tubuh.
Senyawa ini juga bermanfaat melindungi sel-sel dalam sistem imun dari paparan radikal bebas.
Anda dapat mengonsumsi ketiga nutrisi tersebut dalam bentuk buah, sayuran, serta makanan hewani atau juga bisa berupa asupan suplemen Tomo Kenko yang banyak dijual di berbagai marketplace. (*/M-4)
Seiring bertambahnya usia, kebutuhan nutrisi ikut berubah. Pada lansia, massa otot dan kepadatan tulang cenderung menurun, sementara daya tahan tubuh bisa melemah
KIWI dikenal sebagai buah yang kaya akan antioksidan, vitamin, mineral, serta serat. Bagian kulitnya justru menyimpan banyak nutrisi penting.
Vitamin D sebenarnya memiliki banyak manfaat lain yang penting untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Buah yang kaya akan vitamin, mineral, serat, dan antioksidan esensial, buah-buahan memberikan nutrisi awal yang baik untuk mengawali hari.
Vitamin atau yang dikenal sebagai mikronutrien, sangat penting bagi tubuh. Untuk menunjang fungsi sel dan proses molekuler tubuh. Tapi hanya dibutuhkan dalam jumlah kecil.
Namun, beberapa suplemen mengandung pemanis tambahan yang bisa menambah kalori, sehingga penting untuk memperhatikan komposisinya terutama saat diet.
Minyak sawit sering dianggap berbahaya. Simak fakta ilmiah tentang komposisi lemak, risiko kanker, obesitas, dan kesehatan jantung yang jarang diketahui publik.
Agar tubuh tetap bertenaga dan fokus dalam beribadah, pemenuhan gizi seimbang menjadi kunci krusial yang harus diperhatikan masyarakat.
Kunci utama menjaga kesehatan ginjal terletak pada pemenuhan cairan yang cukup.
Langkah pertama yang harus diperhatikan bukan sekadar menahan lapar, melainkan kesiapan fisik dan psikis sang anak untuk berpuasa di bulan Ramadan.
Aktivitas fisik yang rutin terbukti dapat menjaga kebugaran, membantu mengontrol kadar gula darah, serta meningkatkan metabolisme.
Pemilihan nutrisi yang memiliki efek antiinflamasi dan antioksidatif menjadi kunci utama dalam menjaga keremajaan tubuh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved