Headline
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
Kumpulan Berita DPR RI
Waktu liburan banyak dimanfaatkan orang untuk bersantai dan mengunjungi tempat-tempat wisata. Banyaknya beraktivitas di luar dan saat cuaca sedang terik dapat membuat kulit mengalami Sunburn. Sunburn atau kulit terbakar dapat terjadi saat kulit terlalu lama terpapar sinar matahari secara langsung.
Jika Anda mengalami sengatan matahari, pastikan untuk memperhatikan penggunaan hal-hal tertentu di kulit Anda agar tidak memperburuknya. Selain itu, ada beberapa tips terbaik untuk meredakan luka bakar dan apa yang harus dihindari saat merawatnya, seperti dikutip dari mirror.co.uk, Senin (18/4).
Sunburn dapat diobati di rumah dan akan membaik dalam waktu tujuh hari, namun, jika Anda memiliki kulit yang bengkak, melepuh, suhu tinggi, sakit kepala dan merasa pusing dan sakit, Anda harus mencari bantuan medis.
Jika tidak, Anda dapat menenangkan kulit dengan mandi air dingin atau berendam atau mengoleskan handuk basah ke area tersebut.
Setelah itu, NHS merekomendasikan penggunaan krim atau semprotan khusus untuk kulit yang terpapar matahari dengan lidah buaya.
Juga disarankan agar Anda minum banyak air untuk mencegah dehidrasi, minum obat penghilang rasa sakit seperti parasetamol atau ibuprofen jika Anda kesakitan dan hindari memaparkan kulit terbakar Anda ke lebih banyak sinar matahari sampai benar-benar sembuh.
Selain itu, ada dua perawatan lagi yang harus Anda hindari untuk digunakan pada kulit yang terbakar sinar matahari karena dapat lebih berbahaya daripada bermanfaat . Ini termasuk petroleum jelly dan es atau kompres es yang dioleskan langsung ke kulit.
Menurut para ahli, petroleum jelly tidak bertindak seperti pelembab seperti yang Anda kira tetapi malah menjadi penghalang, menjebak panas dan keringat, membuat Anda merasa lebih tidak nyaman dan berpotensi menyebabkan infeksi.
Es tidak boleh dioleskan langsung ke kulit yang mengalami sunburn dan dapat menyebabkan rasa sakit dan kerusakan. Anda dapat menggunakannya pada kulit yang terbakar sinar matahari jika Anda membungkusnya dengan handuk terlebih dahulu, lalu oleskan pada kulit. (M-2)
Gerhana ini tidak aman untuk dilihat tanpa pelindung mata dengan filter matahari.
Perbedaan kecepatan ini menciptakan tegangan magnetik yang luar biasa. Plasma yang bergerak lebih cepat di ekuator "menarik" garis-garis medan magnet.
Fakta mengejutkan datang dari dunia sains, Bumi juga memiliki sesuatu yang menyerupai “ekor” raksasa di luar angkasa.
Matahari meletuskan ledakan X-Class dan CME raksasa melaju ke Bumi. Badai geomagnetik kuat berpotensi terjadi dalam 24 jam ke depan.
Fenomena pertama gerhana matahari cincin dijadwalkan terjadi pada 17 Februari 2026.
SELAMA ini ekor planet sering dikaitkan dengan benda langit tertentu. Namun, riset ilmiah menunjukkan bahwa bumi pun memiliki “ekor” sendiri yang terbentang jauh ke luar angkasa
Studi terbaru mengungkap mikroplastik melepaskan ribuan bahan kimia berbahaya ke air akibat paparan sinar matahari. Simak risiko bagi ekosistem dan air minum.
Sinar matahari merupakan sumber energi alami utama bagi kehidupan di bumi dan sangat penting bagi kesehatan manusia bila dinikmati dengan porsi tepat.
Sseorang yang terbiasa terpapar sinar matahari aktif umumnya memiliki risiko lebih rendah terhadap penyakit kardiovaskular (CVD) dan kematian nonkanker/non-CVD.
Cancer Council merekomendasikan agar perlindungan kulit bayi dan anak-anak lebih difokuskan pada penghalang fisik seperti kain pembungkus, pakaian, topi, serta penggunaan area teduh.
Keuntungan dari sinar matahari di pagi hari bukan hanya untuk bayi, tetapi juga untuk anak-anak, orang dewasa, hingga orang lanjut usia.
Sejumlah daerah di Indonesia sedang mengalami cuaca panas yang menyengat. Kondisi ini tak jarang membuat sebagian orang lebih rentan terserang migrain atau sakit kepala sebelah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved