Rabu 30 Maret 2022, 16:22 WIB

Tahun Ini, Sektor Perfilman Kembali Dapat Jatah Dana Pemulihan

Fathurrozak | Weekend
Tahun Ini, Sektor Perfilman Kembali Dapat Jatah Dana Pemulihan

Unsplash
Skema pemberian dana PEN untuk perfilman tahun ini dibatasi hanya untuk kegiatan promosi.

 

 

Tahun lalu, pemerintah melalui Dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) turut menyalurkan dana bantuan untuk pekerja film. Total dana yang digelontorkan adalah Rp116, 881 miliar. Dana tersebut disalurkan ke 125 rumah produksi dan komunitas perfilman baik untuk film panjang, pendek, dokumenter panjang dan pendek.

Dari jumlah tersebut, pemerintah membuat tiga skema bantuan dana PEN film, yang terdiri dari promosi untuk 22 rumah produksi film panjang layar lebar (Rp22 miliar), skema produksi untuk 26 rumah produksi atau komunitas film pendek, dan 27 rumah produksi atau komunitas dokumenter pendek (Rp12,9 miliar). Dan terakhir adalah skema praproduksi yang disalurkan ke 50 rumah produksi untuk 88 proyek film fiksi panjang dan dokumenter panjang (Rp69 miliar).

Tahun ini, dana PEN film pun masih akan tetap hadir. Hal itu terkonfirmasi melalui penuturan Direktur Musik, Film, dan Animasi Kemenparekraf Mohammad Amin di salah satu gelar wicara Akatara 2022. Namun, anggaran yang digelontorkan pun tidak sebanyak tahun lalu.

Tahun ini pemerintah menyediakan Rp75 miliar untuk pekerja film dan hanya melalui satu skema, yaitu promosi. Sementara itu, dua skema yang sebelumnya hadir kini dihilangkan. Media Indonesia pun mengonfirmasi kepada Amin mengapa anggaran tersebut turun dan cuma tersedia satu skema bantuan.

“Pengajuan dari Kemenparekraf ke Kemenkeu itu kan butuh waktu. Sehingga yang paling mudah untuk dilakukan itu ya skema promosi. Karena filmnya juga sudah ada, tinggal kemudian pemerintah mendukung promosinya,” kata Amin seusai gelar wicara kepada Media Indonesia di forum pasar film (film market) Akatara 2022 di The Westin Hotel, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa, (29/3).

Amin melanjutkan, dengan besaran anggaran Rp75 miliar, setiap rumah produksi akan mendapatkan jatah Rp1,5 miliar. Artinya hanya akan ada kuota untuk sekitar 50 rumah produksi yang bisa mengakses bantuan tersebut. Lalu bagaimana persyaratan dan pengajuannya?

“Sementara ini sedang kami godok. Tentu akan ada submit di website tertentu yang akan kami buat. Nanti akan ada persyaratannya juga, ini sedang digarap. Tentu juga harus sepengetahuan dirjen anggaran. Terkait teknisnya juga akan dibicarakan dengan BPI (Badan Perfilman Indonesia). Mereka kan baru saja punya pengurus baru, jadi nanti akan diatur juga mengenai ini,” lanjut Amin.

Di samping skema bantuan Dana PEN Film yang ditujukan untuk pekerja film komersial, Amin menambahkan saat ini pemerintah juga masih akan mengeluarkan skema bantuan untuk komunitas film di daerah. (M-2) 

Baca Juga

Dok Prost Fest 2022

Prost Fest 2022 di Bali Bakal Tampilkan Puluhan Musisi Kenamaan

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 30 Juni 2022, 15:02 WIB
Prost Fest 2022 bukan hanya menjadi hiburan semata, tapi juga mengedepankan para local heroes ke pentas Nasional hingga bisa...
Instagram @mangkokku_id

Gandeng Tasyi Atasyia, Mangkokku Hadirkan Rice Bowl Baru

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 30 Juni 2022, 12:15 WIB
"Menu kolaborasi dengan Tasyi Atasyia ini adalah menu seasonal (musiman). Nanti dua bulan kemudian akan ada lagi menu kolaborasi baru...
Dok. Titimangsa

Senandung Revolusi Ismail Marzuki

👤Fathurrozak 🕔Kamis 30 Juni 2022, 12:05 WIB
Pentas monolog ini berlangsung di Teater Kecil Taman Ismail Marzuki, Rabu-Kamis, 29-30 Juni pukul 20.00 WIB dengan penonton...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya