Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
Banyak orang yang sering menggunakan semprotan dan lap kacamata untuk membersihkan kacamata yang berembun. Tetapi, Anda harus berhati-hati karena berdasarkan sebuah studi, ditemukan bahwa semprotan penghilang kabut dan kain lap kacamata ini bisa menyebabkan orang terpapar bahan kimia penyebab kanker.
Semprotan dan kain antikabut untuk membantu menghentikan kacamata agar tidak beruap saat mengenakan masker wajah dapat membuat pengguna terpapar karsinogen. Itulah peringatan dari para ahli yang dipimpin Universitas Duke, yang menemukan perawatan ini mungkin mengandung zat alkil per dan polifluorinasi penyebab kanker (PFAS).
Tim melakukan empat semprotan dan lima kain antikabut, yang semuanya telah menempati peringkat teratas di Amazon. Secara khusus, analisis kimia menemukan bahwa kesembilan produk mengandung alkohol fluorotelomer (FTOH) dan fluorotelomer etoksilat (FTEO).
Ini adalah dua jenis PFAS yang hingga kini sebagian besar di bawah radar, yang berarti bahwa para ilmuwan tidak yakin apa dampak kesehatan yang mungkin mereka bawa. Namun, penelitian menunjukkan bahwa setelah dihirup atau diserap melalui kulit, FTOH dapat terurai dengan baik di dalam tubuh menjadi bentuk PFAS lain yang berumur panjang dan beracun.
Itu mungkin termasuk asam perfluorooctanoic (PFOA) yang bersama dengan asam perfluorooctanesulfonic (PFOS) telah dikaitkan dengan gangguan seperti kanker. Studi ini dilakukan oleh ilmuwan lingkungan Nicholas Herkert dari Duke University di North Carolina dan rekan-rekannya.
"Pengujian kami menunjukkan semprotan mengandung hingga 20,7 miligram PFAS per mililiter larutan, yang merupakan konsentrasi yang cukup tinggi," kata Dr Herkert, seperti dikutip dari dailymail.co.uk, Rabu (5/1).
Ide untuk penelitian ini muncul setelah ahli kimia lingkungan Heather Stapleton, juga dari Duke University meninjau daftar bahan pada botol semprotan anti-kabut yang telah dibeli peneliti untuk digunakan putrinya yang berusia 9 tahun.
Ironisnya, produk-produk semprotan tersebut diiklankan sebagai aman dan tidak beracun. "Sangat mengganggu saat memikirkan bahwa produk yang telah digunakan orang setiap hari untuk membantu menjaga diri mereka tetap aman selama pandemi mungkin membuat mereka menghadapi risiko yang berbeda," jelasnya.'
"Karena covid, lebih banyak orang dari sebelumnya, termasuk banyak profesional medis dan responden pertama lainnya menggunakan semprotan dan kain ini untuk menjaga kacamata mereka agar tidak berembun saat mereka memakai masker atau pelindung wajah," lanjut Profesor Stapleton. (DailyMail/M-2)
Malaria masih menjadi masalah kesehatan global yang kompleks akibat imunitas parsial, pembawa asimtomatik, dan resistensi insektisida.
MEDIAINDONESIA.COM, 8 Februari 2026, menurunkan berita berjudul ‘Lebih Awal, Arab Saudi Mulai Terbitkan Visa Haji 2026 Hari Ini’.
PENINGKATAN keamanan pangan membutuhkan kebijakan yang tepat demi mewujudkan kesehatan dan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang lebih baik di masa depan.
Jika langkah-langkah pencegahan dan deteksi dini tidak diperkuat sejak dini, jumlah kasus kanker diprediksi akan meningkat hingga 70% pada 2050.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti penghapusan 11 juta peserta PBI BPJS dan meminta penonaktifan tidak mendadak serta disertai sosialisasi.
INDONESIA turut ambil bagian dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN Muslim Youth Summit (ASEAMYS) 2026 yang digelar di Brisbane Technology Park, Australia, pada 6-7 Februari 2026.
Di Indonesia, gangguan penglihatan akibat kelainan refraksi yang tidak terkoreksi masih menjadi tantangan serius.
Laser dalam SiLK berenergi ultra rendah sehingga mengurangi potensi inflamasi, jaringan korneapun lebih aman dan menjaga kekuatan strruktur kornea.
Pasien yang datang karena mata kering jumlahnya sangat banyak, sebagian besar pasien mata kering datang ketika kondisinya sudah cukup parah.
Langkah pertama yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengatasi mata kering adalah menggunakan handuk atau lap yang bersih untuk mengompres mata dengan air yang hangat di rumah.
LAYANAN pemeriksaan mata serta pengalaman berbelanja kacamata sekarang dapat langsung di kantor, rumah, dan lokasi pilihan lain.
Seiring meningkatnya aktivitas digital di tempat kerja, banyak profesional usia produktif kini menghabiskan rata-rata lebih dari 8-10 jam per hari menatap layar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved