Rabu 04 Agustus 2021, 11:10 WIB

Peningkatan Screen Time saat Pandemi Perburuk Risiko Rabun pada Anak

Nike Amelia Sari | Weekend
Peningkatan Screen Time saat Pandemi Perburuk Risiko Rabun pada Anak

123RF/vlado85
Pandemi menyebabkan keterbatasan untuk anak beraktivitas di luar ruang.

Anak-anak yang diharuskan di dalam rumah selama pandemi covid-19 berisiko dua kali lebih mungkin rabun jauh karena mereka menghabiskan lebih sedikit waktu di luar ruangan dan lebih banyak menonton TV atau bermain video gim, itulah temuan dari studi.

Para ilmuwan mempelajari mata 1.793 anak-anak di Hong Kong. Sekitar 700 anak direkrut untuk penelitian pada awal pandemi, sementara sisanya telah dipantau selama tiga tahun.

Tim melakukan pengukuran kemampuan peserta studi untuk melihat dan peserta studi diminta untuk mengisi kuesioner tentang gaya hidup mereka, termasuk berapa banyak waktu yang dihabiskan di luar ruangan dan melihat layar (screen time).

Sekitar satu dari lima anak dalam kelompok covid mengalami rabun jauh antara Januari dan Agustus 2020, dibandingkan dengan satu dari tiga anak dalam kelompok pra-covid selama periode tiga tahun yang lebih lama.

Frekuensi satu tahun rabun jauh diperkirakan sekitar 28 persen, 27 persen, dan 26 persen masing-masing untuk anak berusia enam, tujuh, dan delapan tahun dalam kelompok covid.

Sedangkan 17 persen, 16 persen dan 15 persen masing-masing untuk anak berusia enam, tujuh dan delapan tahun dalam kelompok pra-Covid.

Perubahan ini berhubungan dengan pengurangan waktu yang dihabiskan anak-anak di luar ruangan, dari sekitar satu jam 15 menit menjadi sekitar 24 menit per hari, dan peningkatan waktu layar dari sekitar 2,5 jam menjadi sekitar 7 jam per hari.

"Hasil awal kami menunjukkan perkembangan miopia (rabun jauh)  yang mengkhawatirkan sehingga memerlukan tindakan perbaikan yang tepat," kata penulis utama studi Dr Jason Yam, seperti dikutip dari dailymail.co.uk, Senin (2/8).

Tim memperingatkan para profesional perawatan mata, pembuat kebijakan, pendidik dan orang tua bahwa upaya kolektif diperlukan untuk mencegah miopia masa kanak-kanak sebagai salah satu akibat dari covid-19.

"Rabun jauh pada anak-anak itu penting. Ini menempatkan mereka pada risiko mengembangkan komplikasi yang meningkatkan risiko gangguan penglihatan atau kebutaan yang tidak dapat diperbaiki di kemudian hari," ungkap Dr Yam.

Sebuah penelitian di Sydney pada tahun 2013 juga mendukung temuan dari studi ini, studi tersebut menemukan bahwa aktivitas di luar ruangan di siang hari memiliki efek perlindungan terhadap anak-anak yang mengembangkan rabun jauh.

Dalam melengkapi studi, data-data dikumpulkan dari Studi Mata Anak Hong Kong, diterbitkan dalam British Journal of Ophthalmology.

"Perlu dicatat bahwa penelitian ini dilakukan pada populasi urban Asia Timur, di antaranya tingkat miopia umumnya lebih tinggi daripada kelompok keturunan Eropa," jelas Dr Yam.

Pada awal 2021, sebuah survei menemukan hampir empat dari sepuluh warga Inggris percaya bahwa penglihatan mereka memburuk selama pandemi.

Badan amal kesehatan mata Fight for Sight menyarankan orang untuk mempelajari aturan '20-20-20' -- melihat sesuatu sejauh 20 kaki selama 20 detik setiap 20 menit seseorang melihat layar.(M-2) 

Baca Juga

Dok. Mal Kuningan City

Pencinta Kuliner, Siap-Siap Santap di Jakarta Kulinary Edition

👤Fathurrozak 🕔Jumat 17 September 2021, 14:20 WIB
Rangkaian festival kuliner Jakarta Kulinary Edition berlangsung sepanjang...
Dok. Zoom Media Indonesia

Karya Peserta Lomba Foto ESDM Cerminkan Ketersediaan Hingga Keberlanjutan Energi

👤Galih Agus Saputra 🕔Jumat 17 September 2021, 07:28 WIB
Juri lomba ini  Koordinator Komunikasi dan Layanan Informasi Publik Kementerian ESDM, Ariana Soemanto, Fotografer, Beawiharta, dan...
Antara/Hafidz Mubarak A

Selain Erigo, Ini Jenama Lokal Lain yang Pernah Tampil di Peragaan Busana Internasional

👤Putri Rosmalia 🕔Jumat 17 September 2021, 07:20 WIB
Tak hanya di Indonesia, kiprah Dian Pelangi dalam dunia fesyen juga telah merambah pasar...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Siap Bawa Pulang Piala Sudirman

 Terdapat empat pemain muda yang diharapkan mampu membuat kejutan di Finlandia.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya