Jumat 07 Mei 2021, 13:42 WIB

Ternyata Begini Cara Hiu Bermigrasi

Bagus Pradana | Weekend
Ternyata Begini Cara Hiu Bermigrasi

JOE KLAMAR / AFP)
Hiu Kepala Botol

Layaknya manusia, ikan hiu ternyata juga memiliki kebiasaan mudik ke tempat kelahiran. Fakta ini agaknya sempat membuat para ilmuwan kebingungan dengan spesies karnivora ini lantaran mereka tak pernah tersesat dalam perjalanan pulangnya menjelang musim kawin.

Baru-baru ini, para peneliti akhirnya berhasil memecahkan misteri tentang sistem navigasi canggih yang dimiliki hiu, lewat serangkaian penelitian terhadap hiu jenis Bonnethead (kepala botol).

Dua puluh Hiu Bonnethead liar ditangkap dalam penelitian ini. Mereka kemudian dijadikan peserta dalam sebuah proyek eksperimen yang diinisiasi oleh Save Our Seas Foundation, pimpinan Profesor Bryan Keller, seorang ahli biologi kelautan dari Florida State University yang memiliki ketertarikan terhadap keunikan hiu yang masuk dalam keluarga Kepala Martil (Hammerhead Shark) ini.

Dalam eksperimen tersebut, puluhan Hiu Bonnethead tadi kemudian dipindahkan ke sebuah kolam penampungan yang mampu memblokir medan magnet Bumi. Agar hewan tersebut tidak kebingungan, para peneliti lalu mengganti medan magnet yang  diblokir dengan sinyal buatan yang mereplikasi lokasi lain yang jauh dari tempat hiu-hiu tersebut ditangkap.

Karena Hiu Bonnethead selalu kembali ke tempat yang sama setiap tahunnya menjelang musim kawin, para peneliti memprediksi bahwa hiu-hiu itu akan berenang mengikuti medan magnet buatan para peneliti untuk melacak kembali jalur mudik mereka.

Dari eksperimen ini, para peneliti pun memperoleh sebuah kesimpulan yang mampu menjawab misteri tentang sistem navigasi hiu yang belum terpecahkan selama 50 tahun belakangan ini. Rupanya hiu-hiu ini memiliki sensitivitas terhadap perubahan medan magnet Bumi dan mampu memfungsikannya layaknya sebuah GPS untuk memandu setiap penjelajahannya.

"Sejujurnya, saya terkejut dengan hasil eksperimen ini," ungkap Profesor Keller seperti dilansir dailymail.co.uk, Kamis (6/5).

"Alasan mengapa misteri ini sulit terpecahkan selama 50 tahun adalah karena hiu sulit dipelajari," imbuhnya.

Temuan tentang kemampuan Hiu Bonnethead yang mampu memanfaatkan medan magnet Bumi untuk menavigasi perjalanan migrasinya ini juga diterbitkan dalam jurnal Current Biology. Temuan ini diharapkan mampu membantu menjelaskan kemungkinan sama yang mungkin juga dimiliki oleh spesies hiu lainnya ketika mereka bermigrasi.

"Di dunia ini orang-orang menggunakan teknologi GPS dalam perjalanannya ke berbagai tempat, saat kemampuan ini juga dimiliki oleh hewan maka ini sangat luar biasa," pungkas Prof. Keller. (M-4)

 

Baca Juga

AFP

Duh, Habitat dan Populasi Gajah Afrika kian Terancam

👤Galih Agus Saputra 🕔Senin 21 Juni 2021, 07:10 WIB
Para ilmuwan sementara ini menduga gajah-gajah itu mati karena pemanasan global, yang kemudian membuat ganggang beracun bermekaran di...
 Adem ALTAN / AFP

Turki Bakal Luncurkan Misi ke Bulan

👤Galih Agus Saputra 🕔Senin 21 Juni 2021, 06:20 WIB
Jika uji coba berhasil, sebuah wahana penjelajah bulan (Lunar Rover) selanjutnya akan dikirim pada 2028 atau...
Dok. Pribadi

Belum Potensial

👤Meirisa Isnaeni Staf Bahasa Media Indonesia 🕔Minggu 20 Juni 2021, 06:30 WIB
Hendaknya kita cermat dalam pemilihan diksi. Dengan diksi, pesan yang disampaikan akan mudah dipahami dan tidak akan terjadi...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Jangan Gagap Lindungi Nasabah di Era Digital

ERA pandemi covid-19 berdampak pada berpindahnya aktivitas masyarakat di area digital.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya