Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, John Kerry, Rabu (14/4) akan memulai lawatannya ke Tiongkok untuk membahas perubahan iklim. Kerry yang di era pemerintahan Joe Biden ditunjuk sebagai utusan untuk perubahan iklim AS, juga akan mengunjungi Taiwan dan Seoul, Korea Selatan.
Meski ketegangan AS dan Tiongkok meningkat, terutama dalam bidsang perdagangan, hubungan kedua negara di bidang isu lingkungan sepertinya tidak ada hambatan. Misi Kerry dilakukan sebagai persiapan untuk KTT iklim virtual yang digagas Presiden Joe Biden dan bakal dihelatminggu depan. Dalam KTT itu, AS telah mengundang Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin.
Dengan suhu global dan bencana alam yang meningkat, Biden telah menjadikan iklim sebagai prioritas utama pemerintahannya. Ia merevisi kebijakan pendahulunya Donald Trump, yang mundur dari Kesepakatan Paris dalam pengurangan gas rumah kaca.
Kerry, yang telah melaksanakan misinya ke Eropa, India, Bangladesh dan Uni Emirat Arab, mencatat bahwa ia bekerja erat dengan Tiongkok saat ia merundingkan kesepakatan iklim Paris 2015.
"Kami berharap Tiongkok akan datang ke meja perundingan dan memimpin. Presiden Xi telah berbicara tentang kepemimpinan, tentang peran Tiongkok dalam isu ini. Kami ingin bekerja sama dengan Tiongkok dalam melakukan ini," kata Kerry, dalam wawancara dengan India Today.
"Kami memang memiliki perbedaan dalam beberapa masalah. Tapi itu tidak berarti kita harus mengabaikan krisis di hadapan kita semua."
Tidak ada solusi global yang mungkin terjadi tanpa Amerika Serikat dan Tiongkok, dua negara dengan tingkat perekonomian teratas yang bersama-sama menyumbang hampir setengah dari emisi gas rumah kaca dan bertanggung jawab atas perubahan iklim.
Tiongkok sendiri menghasilkan hampir 30% emisi karbon, jauh lebih banyak daripada negara mana pun, setelah beberapa dekade mengalami industrialisasi yang pesat.
Tetapi Xi telah berjanji bahwa bakal mengurangi emisi yang dihasilkan negaranya untuk membersihkan lingkungan. Biden juga berharap untuk melakukan upaya yang luas untuk mengubah ekonomi AS menuju energi hijau, penekanan utama dari paket infrastruktur senilai $ 2 triliun yang diajukannya kepada kongres. (AFP/M-4)
Di tengah krisis iklim yang kian nyata, arah kebijakan negara disebut belum beranjak dari pendekatan lama yang justru memperparah kerusakan lingkungan.
Peneliti mengungkap hutan Arktik hancur hanya dalam 300 tahun pada masa pemanasan global purba. Temuan ini jadi peringatan bagi krisis iklim modern.
Studi cincin pohon pinus di Spanyol mengungkap anomali cuaca paling ekstrem sejak 1500-an. Ketidakstabilan curah hujan kini mencapai titik kritis.
Gelombang panas ekstrem melanda tenggara Australia. Enam kebakaran besar berkobar di Victoria, suhu tembus 48,9 derajat Celcius.
Ilmuwan temukan fenomena Marine Darkwaves, yakni kegelapan mendadak di dasar laut yang merusak ekosistem kelp dan terumbu karang.
Peneliti ungkap bagaimana kombinasi panas, garam, dan plastik merusak kesehatan tanah kota. Temukan mengapa satu faktor stres bisa mengubah segalanya.
Pemerintah mencabut izin 28 perusahaan kehutanan dan non-kehutanan di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat terkait pelanggaran hukum dan kerusakan lingkungan.
Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan, menegaskan bahwa manusia memiliki kewajiban moral tanpa batas untuk menjaga kelestarian alam
Muslimat NU dan Kementerian Lingkungan Hidup RI menandatangani MoU untuk memperkuat gerakan pelestarian lingkungan berbasis masyarakat melalui program Mustika Darling.
Kementerian LH memberikan tenggat waktu selama enam bulan bagi seluruh pengelola rest area di jalur tol untuk segera menyediakan unit pengolahan sampah mandiri yang mumpuni.
Seorang guru, Beryl Hamdi Rayhan, mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) untuk mendorong pendidikan lingkungan hidup menjadi mata pelajaran wajib dalam kurikulum nasional.
Penghijauan wilayah pesisir menjadi langkah penting untuk menahan laju abrasi, memperkuat ekosistem pesisir, dan melindungi masyarakat dari dampak perubahan iklim.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved