Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PERUSAHAAN e-commerce raksasa Amazon digugat di pengadilan federal AS karena mendiskriminasi pekerja perempuan dan karyawan kulit hitam.
Dalam gugatannya, Charlotte Newman, karyawan kulit hitam yang mengepalai pengembangan bisnis startup di Amazon Web Services mengatakan, dia telah dilecehkan secara seksual dan dicegah untuk naik ke posisi yang pantas dia dapatkan di perusahaan.
"Seperti banyak karyawan kulit hitam dan perempuan lainnya di Amazon, Charlotte Newman dihadapkan pada pola sistemik diskriminasi berdasarkan warna kulit dan jenis kelaminnya," kata pengacara dalam gugatan tersebut.
Newman meminta kasusnya didengar oleh juri dan diberikan ganti rugi yang tidak disebutkan jumlahnya.
"Amazon bekerja keras untuk mengembangkan budaya yang beragam, adil, dan inklusif, dan tuduhan ini tidak mencerminkan upaya atau nilai-nilai kami," kata seorang juru bicara Amazon ketika dikonfirmasi AFP.
"Kami tidak menolerir diskriminasi atau pelecehan dalam bentuk apa pun dan menyelidiki semua tuduhan secara menyeluruh dan mengambil tindakan yang sesuai."
Amazon, kata juru bicaranya, sedang menyelidiki tuduhan yang dibuat dalam gugatan tersebut.
Newman mengatakan dia dipekerjakan sebagai manajer kebijakan publik di Amazon empat tahun lalu. Jabatan itu, kata dia, biasanya ditugaskan kepada karyawan di tingkat yang lebih tinggi, namun dia dibayar lebih rendah daripada rekan kerjanya yang berkulit putih.
Menurut gugatan itu, pada Juni tahun lalu, Newman mengajukan keluhan tertulis tentang pelecehan oleh seorang eksekutif pria dan sikap diskriminatif yang diungkapkan oleh manajernya di Amazon.
Selanjutnya pada tahun itu pula, dia mengajukan pengaduan ke Kantor Hak Asasi Manusia di Washington, DC.
Dalam gugatan itu diungkapkan, praktik diksriminasi Amazon, antara lain menempatkan karyawan kulit hitam ke pekerjaan dengan gaji lebih rendah di bawah kualifikasi dan keterampilan mereka. Selain itu, mereka juga dipersulit untuk naik jabatan.
Sejumlah karyawan kulit hitam di Amazon, dan terutama divisi layanan cloud-nya, juga mengaku kerap dilecehkan secara fisik, seperti rambut mereka yang suka disentuh atau dikritik karena tidak cukup ramah.
"Diskriminasi rasial dan seksual ada di Amazon. Mereka telah gagal menangani masalah ini secara serius di antara manajemennya," demikian pernyataan dalam gugatan itu.
Selain dituding diskriminatif, perusahaan milik Jeff Bezos itu juga kerap mendapat protes dari karyawan lantaran dianggap kurang memerhatikan kondisi kerja. Pada April 2020, misalnya, para karyawan protes terkait risiko infeksi virus korona di area perusahaan. Ketika itu, Amazon dianggap lambat menerapkan protokol kesehatan untuk melindungi karyawan. (AFP/M-4)
Komnas Perempuan ungkap 12 kelompok perempuan rentan alami diskriminasi 2020–2024, dari korban KDRT hingga buruh migran, desak pemerintah bertindak.
Dorong terciptanya lingkungan kerja yang aman dan bebas dari diskriminasi terhadap para pekerja, termasuk perempuan, sebagai bagian dari upaya peningkatan kinerja perekonomian nasional.
PERNYATAAN cawagub Jakarta nomor urut 1 Suswono, agar janda kaya menikahi pengangguran dianggap sebagai seksisme oleh Komnas Perempuan.
Memperkuat kesetaraan gender bukan berarti diskriminasi terhadap salah satunya.
Akses pelayanan kesehatan bagi perempuan juga masih menjadi pekerjaan rumah karena belum memenuhi perspektif gender sesuai konvensi CEDAW.
Untuk pemilihan umum, seleksi kandidat dilakukan oleh sekelompok kecil yang kebanyakan laki-laki.
Ilmuwan temukan spesies baru Anaconda Hijau Utara di Amazon.
Peneliti temukan Tinamus resonans, spesies burung baru di pegunungan Serra do Divisor, perbatasan Brasil-Peru. Memiliki suara menggema dan perilaku unik.
Sedikitnya 12 orang tewas dan puluhan hilang setelah tanah longsor menenggelamkan feri dan merusak kapal penumpang di Sungai Ucayali, Peru.
Hutan Amazon berperan vital dalam mengatur iklim global dan keanekaragaman hayati.
CEO Amazon Andy Jassy menjelaskan pemutusan 14.000 karyawan bukan karena alasan keuangan atau AI, melainkan demi memperbaiki budaya kerja dan struktur organisasi.
Amazon berencana memangkas sekitar 30.000 karyawan kantor atau hampir 10 persen dari total staf administrasi globalnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved