Jumat 26 Februari 2021, 08:05 WIB

Sedih dan Menyentuh, Film ini Sedang Digemari di Tiongkok

Adiyanto | Weekend
Sedih dan Menyentuh, Film ini Sedang Digemari di Tiongkok

GREG BAKER / AFP
Seorang pria berjalan melewati poster film "Hi, Mom" di sebuah bioskop di Beijing. Film ini amat populer di Tiongkok

Hi, Mom, film besutan sutradara perempuan, Jia Ling kini tengah digandrungi di Tiongkok. Penonton berdesakan di bioskop-bioskop untuk menonton komedi sentimental itu, yang dengan cepat menjadi salah satu film paling populer sepanjang masa di negara ini.

Menurut lembaga pemeringkat box-office Maoyan, sejak dirilis dua minggu lalu, karya pertama Ling itu telah menjadi film terlaris keempat di Tiongkok dengan pendapatan mencapai 4,3 miliar yuan (US$670 juta). Jika sukses ini berlanjut, Hi, Mom ​​bisa menjadi film berpenghasilan tertinggi yang pernah dibuat oleh sutradara perempuan.

Di film itu, Ling juga menjadi peran utama sebagai anak perempuan yang melakukan perjalanan kembali ke tahun 1981, tahun sebelum dia lahir, dan mencoba memperbaiki kehidupan ibunya. Film ini sebagian diadaptasi dari biografinya dan merupakan persembahan Ling untuk ibunya yang meninggal karena kecelakaan ketika ia berusia 19 tahun.

"Bu, jangan pergi, jangan tinggalkan aku," kata Ling dalam film itu yang membuat banyak penonton menangis, meskipun cerita film itu sebagian besar adalah komedi.

Sejak pandemi mereda, sejumlah bioskop di Tiongkok kembali dibuka. Film garapan Ling tersebut telah memberikan banyak inspirasi bagi penonton terhadap peran seorang ibu. "Saya tidak pernah berpikir sebelumnya bahwa ibu saya juga pernah muda di masa lalu," kata Yu Yanting, seorag mahsiswi setelah menonton film tersebut di Shanghai.

Vittoria yang berusia tiga belas tahun dan adik perempuannya, Valeria, 11, tidak dapat menyembunyikan kesedihan setelah menonton film itu bersama ibu mereka. "Kuharap mereka lebih menghargai saya sekarang," kata ibu mereka, Elaine, memeluk erat kedua putrinya.

Ling, yang sebelumnya dikenal sebagai komedian di Tiongkok, mengatakan sangat tersiksa saat ibunya meninggal mendadak. Namun, dia berharap, daripada menganggapnya sebagai film sedih, penonton sebaiknya lebih menghargai semangat dan optimis seorang ibu.

"Cinta ibu itu seperti udara, ada sejak kita lahir namun kita sering mengabaikannya," kata Ling kepada televisi pemerintah.

Kritikus film Jing Runcheng mengatakan Hi Mom telah menjadi jalan keluar bagi orang-orang Tiongkok untuk membiarkan emosi mereka yang terpendam mengalir. Orang Tiongkok sangat tertutup dan tidak pandai mengungkapkan perasaan mereka," katanya.

Film Hi Mom kini juga tren di Weibo, aplikasi lokal seperti Twitter. Tagar yang berkaitan dengan film tersebut telah menarik lebih dari 1,5 miliar penayangan. Banyak orang memposting foto diri mereka bersama ibu mereka ketika mereka masih kecil.

Film ini juga memantik diskusi online tentang apa yang akan dikatakan orang kepada ibu mereka jika mereka dapat kembali ke masa lalu, seperti di film itu. (AFP/M-4)

 

 

Baca Juga

 Boris HORVAT / AFP

Anak Berusia 9 Tahun Beri Nama Spesies Baru Spons Laut di Inggris

👤Bagus Pradana 🕔Kamis 15 April 2021, 06:05 WIB
Karena ejaan 'parpal' (ungu) yang khas Norflok, membuat para ahli bersepakat secara bulat dengan usulan anak sembilan tahun...
Sajjad HUSSAIN / AFP)

Kebiasaan Mengonsumsi Madu Ternyata Sudah Dimulai 3.500 Tahun Lalu

👤Galih Agus Saputra 🕔Kamis 15 April 2021, 04:10 WIB
Wilayah ekskavasi Breunig bersama Dunne di Nok kini dianggap sebagai situs perburuan madu tertua yang pernah...
123RF/Katarzyna Białasiewicz

Ini yang Dapat Dilakukan untuk Melalui Masa Duka

👤Irana 🕔Rabu 14 April 2021, 23:11 WIB
Duka adalah proses yang cukup sepi tanpa kita perlu mengisolasi...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Tajamnya Lancang Kuning di Lapangan

 Polda Riau meluncurkan aplikasi Lancang Kuning untuk menangani kebakaran hutan dan lahan. Berhasil di lapangan, dipuji banyak kalangan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya